Gabungan Para Relawan Gelar Syukuran: Tak Ada Lagi Pendukung 01 dan 02!
Pasangan capres Jokowi-Ma'ruf Amin. (antaranews.com)
MerahPutih.com - Gabungan organisasi para relawan pendukung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo dan Ma’ruf Amin menggelar syukuran. Tepatnya di kawasan Warakas, Tanjung Priuk, Jakarta Utara, Minggu (28/4). Syukuran tersebut dihadiri sekitar 200 pendukung. Selain diisi dengan orasi politik dan potong tumpeng atas keunggulan pasangan Jokowi-Ma’ruf, mereka juga memanjatkan rasa syukur atas suksesnya pemilu tahun 2019.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal Komite Rakyat Nasional (Kornas)-Jokowi, Akhrom Saleh di lokasi acara. ”Ini adalah kemenangan rakyat Indonesia, kemenangan kita bersama," ujar pria yang akrab disapa Doni ini.
Sementara itu di tempat yang sama, Sekretaris Jenderal Masyarakat Pemerhati Pangan (MAPPAN) Indonesia Kapriyani mengatakan, bahwa relawan Jokowi mengadakan acara bersama di beberapa titik, sebagai wujud syukur atas terselenggaranya pemilu dengan damai.
"Sekarang sudah enggak ada lagi pendukung 01 dan pendukung 02. Sekarang yang ada cuma pendukung persatuan Indonesia," kata Kapriyani
Senada dengan Kapriyani, Sekretaris Jenderal Almisbat, Piryadi menuturkan, karena itu dia meminta sebaiknya kita lupakan perbedaan pandangan politik yang telah berlalu. Kata dia, sudah saatnya masyarakat Indonesia bersatu kembali.
Begitu juga dengan Sekretaris Jenderal Projo Handoko. Dalam orasi politiknya, Handoko menegaskan bahwa syukuran yang diselenggarakan ini adalah sebagai salah satu apresiasi kepada rakyat Indonesia yang menggunakan hak pilihnya. "Meskipun hitungan sementara Jokowi-Ma'ruf unggul atas pasangan Prabowo-Sandi, namun kami akan menghormati keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Kita semua harus bersabar," pungkas Handoko. (*)
Bagikan
Thomas Kukuh
Berita Terkait
Airlangga Tegaskan Golkar Saat Ini Sangat Solid Dibanding Pemilu 2019
PAN Beri Sinyal Dukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024
Rencana Pertemuan AHY-Puan Angin Segar Bagi Politik Tanah Air
Ditanya Prabowo Jadi Cawapres Ganjar, Jokowi Jawab Nanti Siang Ketemu
Gugatannya Picu Kontroversi, Partai Prima Bantah Minta Pemilu Ditunda