Panik karena Tarif Trump, Warga AS Timbun Sunscreen Produksi Korea

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 15 April 2025
Panik karena Tarif Trump, Warga AS Timbun Sunscreen Produksi Korea

Warga AS mulai menimbun sunscreen buatan Korea akibat tarif Trump.(foto:pexels-karolina-grabowska)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - “AKU membeli stok sunscreen produksi Korea untuk setahun,” kata seorang pengguna Reddit. Ia bukan satu-satunya orang yang mulai menimbun produk impor favorit mereka. Banyak warga Amerika Serikat melakukan hal serupa untuk berbagai produk, termasuk tabir surya dan rumput laut kering.

Saat bom tarif yang diluncurkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terus mengguncang dunia, ketika negara-negara berlomba-lomba merespons, kecemasan ikut meningkat di dalam negeri AS. Warga Amerika yang khawatir akan kenaikan harga mulai menimbun sejumlah produk impor, salah satunya ialah tabir surya produksi Korea.

The Washington Post, pada Kamis (10/4), menerbitkan daftar delapan produk yang mengalami lonjakan permintaan di AS berdasarkan tren di media sosial dan komunitas daring. Tabir surya Korea masuk daftar tersebut berkat persepsi keunggulannya ketimbang produk Amerika dalam melindungi dari sinar UV, teksturnya yang nyaman, serta kemampuannya untuk berpadu dengan riasan dan kosmetik lainnya.

Menurut The Post, tidak seperti di Eropa dan Asia yang mengkalsifikasikan tabir surya sebagai kosmetik, Amerika Serikat menganggapnya sebagai obat. Hal itu membatasi penggunaan bahan-bahan yang dapat meningkatkan warna kulit dan jumlah filter UV yang dapat digunakan ilmuwan di AS. Akibatnya, tabir surya Korea menawarkan manfaat kosmetik yang lebih luas, menjadikannya alternatif nan populer.

Baca juga:

Trump Mulai Persiapkan Kebijakan Tarif Tinggi Bagi Impor Farmasi dan Semikonduktor



“Saya benar-benar tidak bisa kembali ke tabir surya buatan AS,” kata pengguna Reddit tersebut, dikutip The Korea Times.

Selain tabir surya dari Korea, tujuh barang lainnya dalam daftar Post yang disebut sebagai barang mengejutkan yang mulai ditimbun meliputi rumput laut kering, rambut sintetis untuk wig, makanan kucing, kopi instan, permainan papan, parfum, dan gaun pengantin.

Rumput laut kering, yang sebagian besar diimpor dari Asia, kini mulai ditimbun restoran Jepang di AS. Sementara itu, rambut sintetis yang digunakan untuk wig, yang sebagian besar diimpor dari China, diperkirakan akan mengalami kenaikan harga yang tajam.

Permintaan untuk makanan kucing juga meningkat, bukan hanya karena biaya bahan baku, melainkan juga akibat kenaikan harga kaleng untuk kemasan. Orang-orang yang merawat kucing dengan alergi makanan, yang harus diberi merek tertentu dari luar negeri, dilaporkan mulai membeli dalam jumlah besar.(dwi)

Baca juga:

Dorong Produksi dalam Negeri, AS Siap Umumkan Tarif Impor Barang Elektronik

#Amerika Serikat #Donald Trump #Sunscreen
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Dunia
Alarm Kebakaran Berbunyi Saat Trump Berada di World Economic Forum 2026
Polisi mengatakan tidak ada korban luka, meskipun petugas damkar, kepolisian, dan ambulans dikerahkan mengingat tingginya tingkat pengamanan acara tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Januari 2026
Alarm Kebakaran Berbunyi Saat Trump Berada di World Economic Forum 2026
Dunia
Indonesia dan Negara Timur Tengah Bakal Tempuh Prosedur Internal Gabung ke Dewan Perdamaian Gaza Ala Trump
Pada November 2025, Dewan Keamanan PBB (DK-PBB) telah mengesahkan resolusi usulan AS untuk mendukung rencana komprehensif Trump dalam menyelesaikan konflik di Jalur Gaza.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Januari 2026
Indonesia dan Negara Timur Tengah Bakal Tempuh Prosedur Internal Gabung ke Dewan Perdamaian Gaza Ala Trump
Dunia
Jerman Ragu Gabung Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Trump, Belum Cocok Sama Formatnya
Jerman menekankan pentingnya kesesuaian Dewan Perdamaian Gaza dengan format hukum internasional.
Wisnu Cipto - Kamis, 22 Januari 2026
Jerman Ragu Gabung Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Trump, Belum Cocok Sama Formatnya
Dunia
PBB Tegaskan Status Greenland Milik Kerajaan Denmark
Hak dan kesejahteraan seluruh warga Greenland selalu terjamin selama berada di bawah Kerajaan Denmark.
Wisnu Cipto - Kamis, 22 Januari 2026
PBB Tegaskan Status Greenland Milik Kerajaan Denmark
Dunia
Indonesia Setuju Gabung Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Donald Trump
Indonesia resmi memutuskan bergabung dengan Dewan Perdamaian Gaza yang dibentuk Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Wisnu Cipto - Kamis, 22 Januari 2026
Indonesia Setuju Gabung Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Donald Trump
Indonesia
China Tolak Dewan Perdamaian Gaza Ala Trump Gantikan PBB
Pada Selasa (20/1) Donald Trump mengatakan tidak menutup kemungkinan bahwa Dewan Perdamaian Gaza yang ia usulkan dapat menjadi pengganti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di masa depan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Januari 2026
China Tolak Dewan Perdamaian Gaza Ala Trump Gantikan PBB
Dunia
NATO Hentikan Pasokan Info Intelijen ke AS Imbas Trump Ngotot Ambil Kendali Greenland
Kementerian Luar Negeri China meminta agar Presiden Amerika Serikat Donald Trump berhenti untuk menjadikan China sebagai alasan untuk mengakusisi Greenland.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Januari 2026
NATO Hentikan Pasokan Info Intelijen ke AS Imbas Trump Ngotot Ambil Kendali Greenland
Dunia
Trump Tetap Salahkan Rusia di Balik Rencana Ambil Greenland
Greenland merupakan wilayah otonom Denmark yang telah lama menarik minat Amerika Serikat karena lokasinya yang strategis dan sumber daya mineral melimpah
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Januari 2026
Trump Tetap Salahkan Rusia di Balik Rencana Ambil Greenland
Dunia
Israel Belum Siap Serangan Balasan, Trump Batalkan Serangan ke Iran
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman menyatakan keprihatinan mendalam mengenai potensi dampak terhadap stabilitas regional.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Januari 2026
Israel Belum Siap Serangan Balasan, Trump Batalkan Serangan ke Iran
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Presiden AS, Donald Trump, dikabarkan akan menangkap Presiden RI, Prabowo Subianto, jika melakukan kerusakan alam hingga terjadi bencana.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Bagikan