Panduan Menerapkan Clean Eating

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 11 Juli 2024
Panduan Menerapkan Clean Eating

Clean eating cocok untuk kamu yang ingin hidup sehat. (Foto: Unsplash/Louis Hansel)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - AKTRIS Prilly Latuconsina berhasil turunkan berat badannya hingga 12 kilogram dengan menerapkan clean eating. Pola makan ini mempromosikan makanan sehat dan menjauhi makanan olahan.

Buku panduan Eat Clean Diet (2007) menyebut clean eating sebagai pola makan yang bertujuan menurunkan berat badan dengan mengonsumsi makanan dari bahan segar yang tidak melalui proses pemasakan yang lama, seperti buah dan sayuran.

Hal itu terkait dengan sebuah studi berjudul Interactions Between Phytochemicals from Fruits and Vegetables (2017) yang mengungkapkan metabolisme tubuh orang yang mengonsumsi makanan segar lebih tinggi daripada mereka yang makan makanan olahan. Itu berarti, clean eating bukan hanya membantu menurunkan berat badan, melainkan juga menjaga diri dari kondisi penyakit berbahaya.

Seperti dilansir Halodoc, saat menerapkan pola makan clean eating, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan:

1. Hindari Makanan Olahan

Seperti namanya, clean eating berarti tidak ada makanan olahan di dalam piring sajian. Makanan olahan seperti makanan kemasan, kornet, sosis, dan nugget, serta makanan yang berpengawet sebaiknya tidak dikonsumsi. Ikutilah intruksinya, dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang masih segar.

Baca juga:

Cara Terapkan Clean Eating dan Pilihan Makanannya

2. Konsumsi serat

Pola makan clean eating memperbanyak konsumsi karbohidrat kompleks dan tinggi serat sangat dianjurkan. Bentuknya bisa mulai dari nasi merah, kacang-kacangan, dan biji-bijian berprotein tinggi seperti quinoa atau gandum.

3. Perhatikan Nilai Gizi Makanan

Tandai suplai gula yang masuk ke tubuh. Dalam menerapkan clean eating ini tidak boleh melebihi ambang batasnya. Diketahui, dalam sehari, konsumsi gula dan garam harian sebanyak 2.300 miligram.

4. Atur porsi dan jam makan

Dalam metode clean eating, dianjurkan membagi waktu dan porsi makan menjadi enam porsi kecil dalam satu hari untuk mencegah rasa lapar berlebih.

Dalam mengatur sajian piring, perlu diperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi, seberapa banyak porsi dan jam makannya.

5. Terapkan Gaya Hidup Sehat

Setelah mengatur pola makan yang baik, ikuti juga dengan pola hidup sehat. Kamu harus tidur cukup, olahraga setiap hari, dan ingat untuk minum air yang cukup.(tka)

Baca juga:

Sederet Manfaat Kesehatan dari 'Clean Eating'

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Bagikan