Pandemi COVID-19 Bikin Tabungan Di Atas Rp5 Miliar Sempat Melonjak

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 25 November 2020
Pandemi COVID-19 Bikin Tabungan Di Atas Rp5 Miliar Sempat Melonjak

Layanan Bank. (Foto: Antara).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatatkan, selama masa pandemi COVID-19 dana pihak ketiga atau orang yang sengaja menyimpang uangnya di bank mengalami kenaikan. Simpanan dana nasabah di bank naik di seluruh level baik di bawah Rp2 miliar hingga Rp5 miliar.

Bahkan, simpanan di atas Rp5 miliar sempat mengalami kenaikan. Namun sudah kembali normal seperti ketika sebelum ada COVID-19.

“Artinya tidak ada pergerakan luar biasa yang menandakan kepanikan deposan, jadi keadaan sudah membaik dibandingkan sebelumnya,” ujar Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa, Selasa (24/11).

Baca Juga:

Masyarakat Diminta Bijak Pilih Kegiatan Liburan Akhir Tahun

Ia menegaskan, kecil peluang ada bank gagal yang berdampak sistemik sebagai imbas pandemi COVID-19. Berdasarkan data perbankan dan ekonomi Indonesia mengalami perbaikan.

“Saya optimistis ke depan, kita tidak akan menemukan hal itu,” kata dalam jumpa pers virtual terkait penurunan tingkat bunga penjaminan di Jakarta.

Meski begitu, LPS tetap menyiapkan sejumlah antisipasi termasuk melakukan simulasi regulasi jika terjadi keadaan terburuk yang dihadapi oleh bank secara sistemik.

Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Antara).
Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Antara).

Selain itu, setelah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperpanjang restrukturidasi kredit hingga tahun 2022.

“Kalau betul-betul ekonomi dipertahankan membaik ke depan, mungkin pertengahan tahun depan mereka tidak bermasalah lagi, sebagian besar. Sekarang NPL (kredit bermasalah) ke perbankan dan ekonomi masih bisa dikendalikan,” imbuhnya.

Baca Juga:

Anies: Pinjaman Dana Rp12,5 Triliun Bantu Serap Tenaga Kerja

#Bank #Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) #Bunga Kredit
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Kredit UMKM Diklaim Serap 12 Juta Tenaga Kerja, 1 Debitur Pekerjakan 3 Orang
Dampak penyaluran kredit program tidak hanya terlihat dari penyerapan tenaga kerja, tetapi juga dari peningkatan pendapatan masyarakat dan kesejahteraan keluarga pelaku usaha.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
Kredit UMKM Diklaim Serap 12 Juta Tenaga Kerja, 1 Debitur Pekerjakan 3 Orang
Berita Foto
Pelaku Usaha Ikuti Bank Saqu Solopreneur Society: The Founders Club 2026
Head of Product, Portfolio and Partnership Bank Saqu, Martina Setiadinata memberikan pemaparan di Jakarta, Rabu (20/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 28 Oktober 2026
Pelaku Usaha Ikuti Bank Saqu Solopreneur Society: The Founders Club 2026
Indonesia
Simpanan Warga di Koperasi Diusulkan Dijamin LPS
Persoalan tersebut dapat diselesaikan dengan melibatkan Komisi XI DPR RI, termasuk untuk mengamandemen undang-undang yang diperlukan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Simpanan Warga di Koperasi Diusulkan Dijamin LPS
Indonesia
Pemerintah Diminta Hati-Hati Soal Data Pribadi Saat Pembukaan 200 Juta Rekening Warga
DPR akan terus memantau pelaksanaan kebijakan tersebut, termasuk bagaimana pemerintah dan perbankan mengeksekusi pembukaan rekening secara massal.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Pemerintah Diminta Hati-Hati Soal Data Pribadi Saat Pembukaan 200 Juta Rekening Warga
Indonesia
200 Juta Warga Bakal Dikasih Rekening Dengan Saldo Awal Rp 50 Ribu
Rencana pembukaan rekening, akan dilakukan secara bertahap. Diharapkan kebijakan ini dapat dimulai sebelum akhir 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 September 2026
200 Juta Warga Bakal Dikasih Rekening Dengan Saldo Awal Rp 50 Ribu
Indonesia
Saldo Simpeda Nasional Tembus Rp 75 Triliun, Layanan Digital Sinergi 27 BPD
Tabungan Simpeda yang dikelola bersama oleh 27 Bank Pembangunan Daerah (BPD) se-Indonesia mencatatkan saldo nasional mencapai Rp74,86 triliun per Juni 2026.
Wisnu Cipto - Minggu, 23 Agustus 2026
Saldo Simpeda Nasional Tembus Rp 75 Triliun, Layanan Digital Sinergi 27 BPD
Indonesia
Disebut Paket Lengkap Destry Damayanti Dinilai Cocok Jadi Gubernur BI
Destry menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior BI hingga kemudian ditunjuk sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 Agustus 2026
Disebut Paket Lengkap Destry Damayanti Dinilai Cocok Jadi Gubernur BI
Indonesia
BI Perkuat Likuiditas Perbankan, Terbitkan SBRI Buat Gaet Aliran Modal Asing
BI juga terus mengoptimalkan berbagai instrumen kebijakan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
BI Perkuat Likuiditas Perbankan, Terbitkan SBRI Buat Gaet Aliran Modal Asing
Indonesia
UMKM Indonesia Butuh Suntikan Kredit Rp 540 Triliun
Data Sistem Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia (SSKI) Bank Indonesia pada 2025, total kredit perbankan mencapai Rp 8.149 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 Juli 2026
UMKM Indonesia Butuh Suntikan Kredit Rp 540 Triliun
Indonesia
Gelontorkan Rp 281 Triliun ke Bank BUMN, Dana Harus Disalurkan ke Kredit Produktif
Pertumbuhan kredit belum merata. Kredit korporasi meningkat 15,51 persen, sedangkan kredit UMKM hanya tumbuh 0,16 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Juni 2026
Gelontorkan Rp 281 Triliun ke Bank BUMN, Dana Harus Disalurkan ke Kredit Produktif
Bagikan