Pandemi Bikin Tantangan Baru Dunia Hiburan dan Peran Negara

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Selasa, 09 Februari 2021
Pandemi Bikin Tantangan Baru Dunia Hiburan dan Peran Negara

Industri perfilman Indonesia terpaksa beralih ke platform streaming. (Foto: Unsplash/Marques Kaspbrak)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PANDEMI COVID-19 akan memasuki usia pertama di Indonesia sejak pemerintah mengumumkan temuan kasus positif pada Maret 2020. Ada banyak cerita, pengalaman, dan tantangan baru yang harus dilewati sehingga membentuk kita semakin kuat. Tak heran beberapa industri pun tampak dirugikan dengan keberadaan COVID-19.

Industri kreatif menjadi salah satu yang terpukul karena pandemi. Tidak ada lagi kemeriahan pertunjukan musik yang mengundang banyak penonton atau nikmatnya menyaksikan langsung film di bioskop. Semuanya sekarang dilakukan serba daring dan membuat masyarakat “terpaksa” beradaptasi dengan lingkungan baru.

Bagi mereka yang bekerja di industri kreatif, mungkin memutar otak untuk mencari cara tetap bertahan. Tidak sedikit pekerja industri kreatif terpaksa harus merelakan mata pencahariannya karena tidak adanya kegiatan yang bisa dilakukan saat pandemi.

Survei dari Serikat Pekerja Media dan Industri Kreatif untuk Demokrasi (Sindikasi), pertengahan 2020 lalu melibatkan 139 pekerja di industri kreatif. Mereka terdiri dari pekerja film, seni pertunjukan, pertunjukan musik, fotografi, hingga desain komunikasi visual.

Baca juga:

Pandemi Bikin Wisata Virtual Jadi Tantangan Baru

Pandemi Bikin Tantangan Baru Dunia Hiburan dan Peran Negara
Sandiaga Uno. (Foto: Instagram/sandiuno)

Hampir 50 persen koresponden menyatakan kehilangan potensi pendapatan sekitar Rp5 sampai Rp6 juta sepanjang Maret hingga Juli. Belum lagi mereka yang terdampak adalah usia produktif yakni sekitar 26,31 persen dari total pekerja kreatif di Indonesia berusia 25 sampai 34 tahun.

Mengutip ANTARA, aktor Lukman Sardi selaku Ketua Komite Festival Film Indonesia 2020 mengatakan pandemi hadir di saat industri perfilman Indoneisa tengah berada dalam raihan jumlah penonton dalam beberapa tahun terakhir.

Menurutnya sebelum ada COVID-19 sejumlah penonton film Indonesia mencapai angka total 59 juta dalam kurun waktu 2018 sampai 2019. Belum lagi jumlah produksi film yang juga mengalami peningkatan.

Tak hanya itu, jumlah partisipasi film Indonesia yang mengikuti ajang tertinggi juga jauh menurun dibandingkan tahun lalu. Bioskop yang tutup sementara membuat industri film beralih ke platform streaming.

"Walaupun awalnya sempat kaget tapi sekarang bisa berjalan pelan-pelan. Platform ini bisa membantu film Indonesia untuk tetap bisa berkembang dan berjalan di masa pandemi sekarang ini," kata Lukman.

Baca juga:

Banjirnya Tantangan Unggah Foto Positif di Tengah COVID-19

Pandemi Bikin Tantangan Baru Dunia Hiburan dan Peran Negara
Pandemi membuat kita harus beradaptasi dengan lingkungan baru. (Foto: Unsplash/Mika Baumeister)

Melihat hal ini, pemerintah melalui Kemenparekraf tidak tinggal diam dalam menangani dampak pandemi khususnya di sektor industri kreatif. Kemenparekraf beberapa kali mengajak dialog para pelaku industri kreatif untuk mempererat sinergi dan membangkitkan kembali sektor ekonomi kreatif yang terkena dampak pandemi.

Mereka juga melaksanakan berbagai pelatihan dan webinar yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan baru bagi masyarakat dan ekonomi kreatif. Kamu juga bisa cek buku panduan protokol kesehatan yang disusun Kemenparekraf lewat laman resminya.

Terlepas dari itu, sinergitas yang kuat baik dari pemerintah, pelaku industri kreatif, dan peran masyarakat sangat diperlukan setidaknya memberikan optimisme dan semangat bahwa pandemi tidak mematikan kreativitas. (and)

Baca juga:

Bosan #DiRumahAja? Yuk Eksis Ikut Tantangan Lego Ini

#COVID-19 #Musik #Film #Virus Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

ShowBiz
'Tak Ingin Pulang', Lagu Terbaru MARBLES tentang Kebersamaan dengan Orang Terkasih
Tak Ingin Pulang menggambarkan perasaan seseorang yang begitu menikmati kebersamaan dengan orang terkasih hingga tak ingin momen tersebut berakhir.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
'Tak Ingin Pulang', Lagu Terbaru MARBLES tentang Kebersamaan dengan Orang Terkasih
ShowBiz
Greta Gerwig Ungkap Buku Narnia Membantunya Menemukan Jati Diri
Buku-buku itu sudah dibacakan kepadanya sebelum ia mampu membaca sendiri.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Greta Gerwig Ungkap Buku Narnia Membantunya Menemukan Jati Diri
ShowBiz
Barsena Bestandhi Rilis 'Coba Lagi' untuk Soundtrack Film 'Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati'
Barsena mengangkat kisah tentang seseorang yang tengah menghadapi masa-masa sulit hingga berada di titik terendah kehidupannya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Barsena Bestandhi Rilis 'Coba Lagi' untuk Soundtrack Film 'Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati'
ShowBiz
Kenzy Taulany Merangkum Rindu dan Jarak dalam 'Siapa Duluan Rindu'
Siapa Duluan Rindu bercerita tentang beratnya merelakan seseorang untuk pergi, sekaligus keinginan untuk tetap memberikan dukungan kepada orang tersebut.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Kenzy Taulany Merangkum Rindu dan Jarak dalam 'Siapa Duluan Rindu'
ShowBiz
Makna Lagu 'Our' Hwang Min-yun, Ungkap Arti Cinta yang tak Tergoyahkan
'Our' menjadi ruang bagi Min-hyun untuk merefleksikan perjalanan dirinya sekaligus mengungkapkan rasa terima kasih kepada orang-orang terdekat
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Makna Lagu 'Our' Hwang Min-yun, Ungkap Arti Cinta yang tak Tergoyahkan
ShowBiz
Dari Topeng Munir hingga 'Olah Tubuh', Aksi Penuh Makna Efek Rumah Kaca di Synchronzie Fest 2026
Para penerka dalam balutan topeng Munir pun ikut membentangkan poster-poster berisi pesan perjuangan.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Dari Topeng Munir hingga 'Olah Tubuh', Aksi Penuh Makna Efek Rumah Kaca di Synchronzie Fest 2026
ShowBiz
Lisa BLACKPINK Umumkan Tracklist Mini Album Terbaru PRESS PLAY
'PRESS PLAY' dijadwalkan meluncur pada Jumat, 23 Oktober 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Lisa BLACKPINK Umumkan Tracklist Mini Album Terbaru PRESS PLAY
ShowBiz
Mawar de Jongh Rilis 'Oh Semoga', Lagu tentang Harapan dan Kehidupan
Sejalan dengan judulnya, Oh Semoga yang merepresentasikan sebuah ungkapan yang mencerminkan harapan seseorang terhadap sesuatu yang ingin diwujudkan.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Mawar de Jongh Rilis 'Oh Semoga', Lagu tentang Harapan dan Kehidupan
ShowBiz
Dari Jakarta ke Kyoto, Rimba Menembus Batas Bahasa lewat Musik
Rimba membawa perpaduan melodi pop, aransemen musikal yang eksploratif, serta lirik berbahasa Indonesia yang kaya makna
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Dari Jakarta ke Kyoto, Rimba Menembus Batas Bahasa lewat Musik
ShowBiz
Synchronize Fest 2026 Dibuka, Cek Deretan Penampil Spesial 3 Hari
Synchronize Fest kembali menghadirkan deretan penampil dari beragam genre dan generasi.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Synchronize Fest 2026 Dibuka, Cek Deretan Penampil Spesial 3 Hari
Bagikan