Pancong Margonda, Rasa Istimewa Harga Mahasiswa
Kue Pancong (Foto: MP/Noer Ardiansjah)
Meski tidak setenar makanan ringan lainnya, kue pancong, makanan khas Betawi yang merupakan penganan tradisional alternatif bagi masyarakat. Penganan yang terkenal dengan rasanya yang manis serta bentuknya yang khas, kini mulai menjadi sorotan para penikmat kuliner.
Ihwal demikian yang kemudian dimanfaatkan oleh Rizki Catur Putra dengan membuka Kedai Pancong Cache di Jalan Margonda Nomor 9, Depok.
Awalnya, pengusaha muda asli Betawi ini memulai bisnis kue pancong dengan menggunakan gerobak, tahun 2015 lalu. Berkat inovasi serta karakter rasa hasil adonan yang dibuatnya sesuai dengan lidah para kuliner, produk Pancong Cache pun mendapat respon positif dari masyarakat Depok dan telah miliki pelanggan tetap.
"Sebelumnya, kami hanya menggunakan gerobak. Sekarang kami membuka kedai karena melihat adanya peluang. Kami lihat karakter anak muda zaman sekarang memiliki jiwa yang tidak monoton. Jadi, lewat Pancong Cache kami coba membuat sesuatu baru di mana kue tradisional bisa digemari kalangan anak muda," kata Kiki di kedai Pancong Cache, Jalan Margonda Nomor 9, Depok, Kamis (13/10).
Adapun pancong yang disajikan Kiki, di antaranya kue pancong original dengan harga per porsi Rp1.000. Kemudian pancong susu Rp4.000, pancong coklat Rp5.000, pancong keju Rp7.000, pancong hezelnut Rp9.000, pancong hezelnut keju Rp11.000, pancong oreo Rp 5.000, pancong toblerone Rp10.000 serta pancong toblerone keju Rp12.000, dan royal pancong Rp 10.000.

Selain itu, Kiki juga menuturkan bahwa bahan baku yang digunakan berkualitas serta tidak pelit ‘bahan’, sehingga Pancong Cache berhasil menciptakan cita rasa yang istimewa dan tidak ‘bleneg’ saat dimakan dengan harga bersahabat di kantong mahasiswa.
“Karena berhubungan dengan lidah dan rasa, saya selalu memerhatikan kualitas dari bahan-bahan yang digunakan di Kedai Cache, sehingga sajian di kedai ini dijamin halal untuk dikonsumsi tanpa mengesampingkan rasa dan harga” tuturnya.
Selain sajian kue pancong, Kiki juga menyajikan aneka macam minuman yang salah satu favorit pengunjung adalah susu jahe hangat.
“Banyak yang pesan susu jahe hangat untuk menemani bersantap pancong. Namun tersedia pula ragam pilihan kopi hangat ataupun dingin yang sering dipesan para pelanggan Kedai Pancong Cache," pungkas Kiki.
Disamping itu, walau para pembeli yang datang ke Kedai Pancong Cache didominasi oleh anak sekolah dan anak kuliahan, namun nyatanya kedai ini juga diminati dari semua kalangan. Seperti salah seorang wanita yang bernama Ayu (26).
Ia mengaku bisa datang ke kedai pancong itu hingga 4 kali dalam seminggu. “Saya sering datang ke sini. Pancongnya enak, harganya juga murah. Pancong seenak ini cuma dipatok harga dari 5 ribu-10 ribu per porsi, cocok banget buat kantong," kata Ayu di kedai tersebut. (Ard)
BACA JUGA:
- Gunakan Bahasa Isyarat, Cafe Fingertalk Jadi Tempat kuliner Hits di Tangerang
- Berburu Kuliner Malam di Warkop Mie Aceh Sigli Jaya Citra Raya
- Resep Gudeg Enak dan Lezat Khas Yogyakarta
- Bikin Es Krim Ceri Vanila Segar Teman Asyik untuk Makan Siang
- Resep Kue Tradisional Ongol-Ongol Gula Merah Kenyal dan Enak
Bagikan
Berita Terkait
Jalan Panjang Mimpi Besar Kuliner Indonesia, Saatnya Belajar Gastrodiplomacy dari Korsel & Thailand
Tonton Pedangdut Top Indonesia Sambil Menikmati Kuliner Nusantara di Ancol
Resep Sedapnya Daging Malbi Makanan Khas Palembang