MerahPutih.com - Pemerintah Palestina memuji Indonesia sejajar dengan negara-negara maju di Eropa dalam hal pengawasan dan pengembangan obat dan makanan. BPOM Indonesia diakui memiliki fasilitas, teknologi dan kualitas kelas dunia.
"Tak bisa disangkal lagi, BPOM memiliki segalanya untuk menjadi badan pengawas obat dan makanan yang berkelas dunia, dan kami tentunya merasa sangat terhormat dapat bekerjasama dengan mereka," kata Kepala Divisi Kualitas Direktorat Jenderal Farmasi Kementerian Kesehatan Palestina Osama Alfar, saat melakukan kunjungan ke kantor Pusat BPOM, Jakarta.
Dalam kunjungan itu, dilansir Antara, Kamis (18/10), delegasi Palestina diajak mengunjungi sejumlah fasilitas BPOM, meliputi Command Center, Pusat Pelayanan Publik, dan Laboratorium.
Sebelumnya, pada tanggal 15 dan 16 Oktober 2018, delegasi telah mengikuti kegiatan knowledge sharing berupa diskusi panel yang diisi oleh sejumlah pimpinan BPOM dan perwakilan dari Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA).
Sementara itu, Kepala Biro Kerjasama BPOM Diana E.S. Sutikno turut memaparkan segala tupoksi BPOM dalam hal pengawasan obat dan makanan di Indonesia telah memenuhi standar internasional.
Di antaranya standarisasi, pengawasan pre-market, dan post-market produk-produk obat dan makanan, serta segala fasilitas yang dibutuhkan sebuah badan pengawas obat dan makanan agar dapat melindungi masyarakat di negaranya.
Di sela-sela acara, para delegasi pun tak luput diajak untuk mencoba menghubungi call center guna membuktikan kesigapan petugas dalam merespon pertanyaan dan keluhan masyarakat, bahkan dalam bahasa Inggris. (*)