Palestina dan UGM Jajaki Kerja Sama di Bidang Pendidikan
Delegasi Palestina dan pihak rektorat UGM. Foto: MP/Teresa Ika
MerahPutih.com - Palestina tengah menjajaki peluang kerja sama di bidang pendidikan dengan Universitas Gadjah Mada (UGM).
Duta besar Palestina untuk Indonesia, H.E. Zuhair SM. Al Shun mengatakan dengan adanya kerjasama ini diharapkan ke depan mahasiswa Palestina bisa mendapatkan beasiswa belajar di UGM.
"Kami berharap UGM bisa menyediakan sejumlah beasiswa bagi pemuda-pemuda Palestina untuk melanjutkan pendidikan di UGM,” tutur Zuhair saat kunjungan delegasi Palestina ke rektorat UGM, Jum’at (5/1).
Zuhair menambahkan saat ini terdapat 6 mahasiswa yang tengah mengambil studi program pascasarjana di sejumlah Fakultas UGM. Sebelumnya 7 mahasiswa lainnya telah berhasil lulus dan mendapatkan gelar master dari UGM.
Rektor UGM Panut Mulyono menyambut baik kerja sama ini. Peluang beasiswa bagi mahasiswa asing masih terbuka lebar. Sebab saat ini UGM tengah merancang program pemberian beasiswa pendidikan bagi mahasiswa asing yang hendak melanjutkan studi pasca sarjana.
“Kami berencana memberikan beasiswa kepada mahasiswa internasional untuk kuliah di UGM. Dan bukan tidak mungkin akan ada yang berasal dari Palestina,” terangnya.
Selama ini, lanjutnya UGM mendapatkan jatah beasiswa dari pemerintah pusat bagi mahasiswa asing melalui program kemitraan negara berkembang. Hanya saja belum ada mahasiswa Palestina yang masuk ke UGM lewat skema tersebut.
Berita ini merupakan laporan Teresa Ika, kontributor merahputih.com, untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.
Bagikan
Patricia Pur Dara Vicka
Berita Terkait
Indonesia Gabung Badan Internasional Trump, Prabowo Dinilai Sedang Cari Celah untuk Bela Palestina
Gerbang Rafah Pintu Masuk Gaza dari Mesir Kembali Dibuka 2 Arah
Fanny Soegi Hadirkan “Jogja Lantai 2”, Liriknya Memotret Sisi Sunyi Yogyakarta
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Presiden Trump Larang Warga 8 Negara Masuk AS, Termasuk Laos dan Palestina
Trump Bakal Jabat Ketua Dewan Perdamaian, Kelola Administrasi Gaza
Israel Serbu Kantor PBB untuk Pengungsi Palestina, Staf Internasional Dipaksa Pergi