Headline

Pakar Malaysia Prediksi Indonesia Bakal Jadi Eksportir Kopi Dunia

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 09 November 2017
Pakar Malaysia Prediksi Indonesia Bakal Jadi Eksportir Kopi Dunia

Ilustrasi petani kopi. (ANTARA FOTO/Rizky Pinossa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Faktor geografis Indonesia yang terdiri banyak pegunungan, menurut Pakar dari International Islamic University Malaysia, Profesor Maizirwan Mel berpotensi menjadi eksportir kopi dunia.

"Geografis ataupun iklim Indonesia masih sangat bagus untuk perkebunan kopi. Lahan-lahan subur terhampar sangat luas, sehingga saya yakin dengan sumber daya alam yang demikian bagus akan menghasilkan buah kopi yang berkualitas," kata Maizirwan Mel dalam konferensi kopi internasional atau "Jember International Coffee Conference" (JICC) yang digelar di aula lantai III Gedung Rektorat Universitas Jember, Jawa Timur, Kamis (9/11).

Pakar energi terbarukan ini sebagaimana dilansir Antara mengatakan Indonesia tidak hanya memiliki sumber daya alam yang bagus, namun juga didukung oleh sumber daya manusia yang baik, sehingga keberadaan perguruan tinggi di Indonesia yang memberikan perhatian lebih terhadap pengembangan industri kopi menjadikan industri kopi semakin mudah untuk tumbuh besar.

"Seperti halnya Universitas Jember yang kian serius dalam melakukan penelitian dan kajian terhadap kopi, agar bisa memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. Tentunya itu akan membuat industri kopi yang ada di Indonesia akan tumbuh pesat jika dikelola dengan serius," katanya.

Maizirwan Mel menyayangkan posisi Indonesia masih menempati urutan keempat untuk penghasil kopi dunia yang berada dibawah negara Vietnam dan Kolombia. Padahal dari sisi SDM, Indonesia seharusnya berada di atas Vietnam, sehingga penyebabnya kemungkinan pemerintah belum serius mengembangkan bisnis kopi itu.

"Berbeda dengan negara-negara lain yang pemerintahnya begitu serius dalam membantu masyarakat dan mereka tidak hanya membantu masyarakat menghasilkan kopi yang berkualitas, namun juga membantu agar kopi yang dihasilkan bisa diterima pasar ekspor," ujarnya, menambahkan.

Konferensi kopi internasional diselenggarakan oleh Universitas Jember bekerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Jember, Pemerintah Kabupaten Bondowoso, serta PTPN XII yang digelar pada 9-11 November 2017 di Kampus Universitas Jember.

Tema utama JICC adalah "coffee for social welfare", dengan subtema 1. Coffee for Biotechnology and Agriculture; 2. Coffee for Technology; 3. Coffee for Health; 4. Coffee for Social-Politic and Law; 5. Coffee for Culture and Humanities; 6. Coffee for Education; 7. Coffee for Economy, Creative Economy and Tourism.(*)

#Kopi Indonesia #Asosiasi Eksportir Dan Industri Kopi Indonesia #Kopi
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Berita
Dari Secangkir Kopi ke Komunitas: Expat. Roasters Ekspansi ke BSD dengan Pengalaman Unik
Expat. Roasters resmi membuka gerai di AEON Mall BSD Tangerang. Hadirkan pengalaman coffee sensory, kelas edukasi kopi, dan lebih dari 12 origin kopi Nusantara.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 11 April 2026
Dari Secangkir Kopi ke Komunitas: Expat. Roasters Ekspansi ke BSD dengan Pengalaman Unik
Fun
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Angkat Peran Barista Perempuan Lewat 'Women of Purposeful Light'
Roemah Koffie merayakan Hari Kartini lewat kampanye 'Women of Purposeful Light' dengan menghadirkan kreasi kopi dari barista perempuan sebagai simbol inspirasi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 April 2026
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Angkat Peran Barista Perempuan Lewat 'Women of Purposeful Light'
Fun
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Beri Akses Belajar Kopi untuk Perempuan
Roemah Koffie Academy hadirkan program edukasi kopi untuk perempuan dengan diskon 21% selama April dalam rangka Hari Kartini.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Beri Akses Belajar Kopi untuk Perempuan
Fun
Jejak Kopi Tertua di Semarang, Warisan Rasa Sejak 1915
Bekas pabrik kopi legendaris Koffie Branderij Margo Redjo, yang berdiri sejak 1915, tetap hidup dan kini menjelma sebagai Dharma Boutique Roastery.
Wisnu Cipto - Minggu, 22 Maret 2026
Jejak Kopi Tertua di Semarang, Warisan Rasa Sejak 1915
Indonesia
Prabowo Heran Kopi Indonesia Terbaik Tapi Masih Impor, Pabrik Pohon Industri Jadi Solusi
Presiden Prabowo Subianto menyoroti tata kelola komoditas strategis Indonesia seperti kopi dan cokelat yang dinilai memiliki kualitas terbaik di dunia.
Wisnu Cipto - Jumat, 20 Maret 2026
Prabowo Heran Kopi Indonesia Terbaik Tapi Masih Impor, Pabrik Pohon Industri Jadi Solusi
Indonesia
12 Ribu Hektare Lahan Kopi di Aceh Tengah Rusak Akibat Banjir
Kopi arabika merupakan komoditas unggulan asal Kabupaten Aceh Tengah yang telah mendunia dan menjadi penghasilan utama masyarakat di dataran tinggi Gayo itu.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Januari 2026
12 Ribu Hektare Lahan Kopi di Aceh Tengah Rusak Akibat Banjir
Lifestyle
Roemah Koffie Perkenalkan ‘Anak Daro’, Hampers Kopi Eksklusif Pembawa Cerita Minangkabau ke Dunia
Roemah Koffie memperkenalkan Anak Daro di Jacoweek 2025, Jumat (31/10). Hampers kopi ini membawa cerita Minangkabau.
Soffi Amira - Jumat, 31 Oktober 2025
Roemah Koffie Perkenalkan ‘Anak Daro’, Hampers Kopi Eksklusif Pembawa Cerita Minangkabau ke Dunia
Fun
Roemah Koffie Ramaikan Jakarta Coffee Week 2025, Angkat Kopi Nusantara lewat Latte Art Competition
Roemah Koffie kembali tampil di Jakarta Coffee Week 2025 di ICE BSD City, usung kompetisi Latte Art bertaraf global untuk majukan kopi Nusantara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Oktober 2025
Roemah Koffie Ramaikan Jakarta Coffee Week 2025, Angkat Kopi Nusantara lewat Latte Art Competition
Kuliner
Jakarta Coffe Week 2025 'A Decade of Passion' Siap Digelar 31 Oktober - 2 November, Etalase Kopi Tanah Air
Tahun ini, Jakarta Coffe Week memasuki usia satu dekade, menunjukkan aksi progresif.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Oktober 2025
Jakarta Coffe Week 2025 'A Decade of Passion' Siap Digelar 31 Oktober - 2 November, Etalase Kopi Tanah Air
Lifestyle
Pemanasan Global Ancam Stok Kopi, Picu Kenaikan Harga
Banyak petani kopi yang mengeluhkan aktivitas pertanian kopi tak produktif lantaran menurunnya jumlah produksi biji kopi.
Dwi Astarini - Senin, 13 Oktober 2025
Pemanasan Global Ancam Stok Kopi, Picu Kenaikan Harga
Bagikan