Film

Paduan Berbagai Genre di Film “Insya Allah Sah 2” Siap Ramaikan Hari Lebaran

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Kamis, 07 Juni 2018
Paduan Berbagai Genre di Film “Insya Allah Sah 2” Siap Ramaikan Hari Lebaran

Para Pemain Film Insya Allah Sah 2 (Foto: MP/Raden Yusuf Nayamenggala)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SUKSES menarik jutaan penonton dengan Insya Allah Sah! pada tahun 2017. Tahun 2018 ini rumah produksi MD Pictures yang digawangi oleh Manoj Punjabi kembali merilis sekuel film itu yang bertajuk Insya Allah Sah 2.

Film ini diangkat dari novel best seller karya Achi TM yang dibesut oleh sutradara Anggy Umbara & Bounty Umbara. Film ini memasang tiga bintang utama, Pandji Pragiwaksono sebagai Raka, Luna Maya sebagai Mutia, dan aktor laga Donny Alamysah sebagai Gani.

Film yang satu ini juga turut dibintangi oleh beberapa aktor papan atas dan aktor senior, seperti Ray Sahetapy, Nirina Zubier, Tanta Ginting, Meriam Belina, Miller Khan, Dewi Yull, Titiek Sandhora, Henky Solaiman, Ingrid Widjanarko, Rifnu Wikana, Trazan, Ence Bagus dan Ryma Gembala.

(Foto: MP/Raden Yusuf Nayamenggala)

Menurut sang sutradara Anggy Umbara, awal pembuatan film ini dari sebuah pembicaraan di sofa bersama bos MD Pictures, sekaligus produser film Insya Allah Sah 2, Manoj Punjabi. Saat itu dirinya tengah berbincang untuk sebuah proyek kedepan, karena ada waktu luang selama 3 minggu. Sampai kemudian Anggy dan Manoj berbicara tentang pembuatan sekuel dari film Insya Allah Sah. Keduanya pun mengundang sang penulis novel, Achi TM untuk merembukan film sekuel itu. Seminggu kemudian naskah skenario pun rampung, dua hari kemudian reading dan dilanjutkan dua hari kemudian dengan syuting.

Anggy Umbara pun tak ingin membuat sesuatu yang biasa. Ia mengaku membuat karya yang berbeda dari sebelumnya.

“Ini sesuatu yang baru dan magic buat saya. Berbeda dari yang lainnya, beda dari gaya-gaya saya yang sebelumnya.” ungkap Anggy.

Namun Anggy tak seorang diri menjadi sutradara, ia tandem bersama sang kakak, Bounty Umbara. Anggy mengaku sangat membutuhkan Bounty untuk mengisi visi dan sesuatu yang tak begitu dimengerti oleh Anggy.

Sementara itu Achi TM sang penulis novel mengatakan film ini ibarat keajaiban yang menjadi kenyataan. Karena tahun lalu pada penayangan premiere Insya Allah Sah! ada seorang ulama yang menonton film ini dan berkata padanya, “Film ini berkah”. Achi sangat bersyukur dengan adanya sekuel film ini.

“Alhamdulillah ini keajaiban banget buat saya. Untuk film ini sih genre yang dimau dari pak Manoj dan Anggi cukup unik dan tak terpikir sebelumnya. Ada dakwah, action, drama dan juga komedi,” jelas Achi saat ditemui merahputih.com di XXI Epicentrum, Jakarta, Rabu (6/6).

(Foto: Official Insya Allah Sah 2)

Terkait beragamnya genre dalam film itu, ternyata hal tersebut juga menjadi ketertarikan Donny Alamsyah untuk membintanginya, meski pada awalnya sempat bingung

“Pas dibilang sama sutradara, genrenya komplit ada drama, religi, action dan komedi. Gue juga penasaran kayak apa ceritanya. Terus gue baca skripnya dan akhirnya gue suka. Ada dua karakter yang bertabrakan,” ungkap Donny.

Selain itu pada saat proses syuting, Donny mengalamai pengalaman lucu dan tak terlupakan. Seperti terkena pecahan petasan, naik mobil yang diisi dengan peledak-peledak dan juga kebut-kebutan dengan motor roda tiga di dalam rumah sakit.

Lain halnya dengan Donny, Pandji selaku pemeran utama juga mengalami beberapa kesulitan tapi bukan soal membangun chemistry. Menurutnya membangun chemistry dalam film ini sangatlah mudah karena para pemainnya mudah berbaur dalam waktu singkat.

(Foto: Official poster Insya Allah Sah)

Kesulitan yang dialami Pandji justru saat menggunakan gigi palsu dalam memerankan karakter Raka. Karena suaranya dapat berubah dan sangat menyiksa ketika kondisinya tengah menderita flu.

Film ini bercerita soal Raka (Pandji Pragiwaksono) yang jenaka terjebak di dalam sebuah taksi online bersama Gani (Dony Alamsyah) seorang burnonan polisi. Karakter Gani tak hanya dikejar polisi tapi juga oleh sekelompok orang bersenjata anak buah Freddy Coughar (Ray Sahetapy).

Gani meminta bantuan Raka agar bisa lolos dari baku tembak. Raka pun setuju akan membantu tapi dengan mengajukan syarat Gani harus bernazar akan bertaubat. Akhirnya dengan terpaksa Gani menyetujui syarat Raka. Berkat bantuan Raka, Gani berhasil lolos dari bahaya. Tapi sayangnya keadaan berbalik, dan niat baik Raka justru membuat dirinya masuk dalam jebakan Gani.

Gani mewajibkan Raka untuk selalu mengikutinya kemanapun ia pergi. Celakanya kemudianRaka menjadi teman seiring Gani. Walau dalam tekanan Gani, Raka terus mengingatkan Gani pada nazarnya. Dasarnya penjahat dengan berbagai alasan Gani tak menurutinya. Ia berjanji akan bertaubat setelah urusannya selesai.

Urusan utama Gani adalah mencari bekas sahabatnya, Yoga (Miller Khan) yang telah mengkhianatinya hingga Gani dipenjara. Setelah itu masalah lainnya yaitu tentang Mutia (Luna Maya) yang tengah hamil anaknya Raka.

Perjalanan Raka dan Gani pun penuh dengan aksi komedi, action, drama dan situasi yang tak terduga. Pengalaman yang belum pernah dialami oleh Raka dalam hidupnya.

Penasaran seperti apa kisah Raka dan Gani? Tunggu penayangannya diseluruh bioskop tanah air pada tanggal 15 Juni 2018 Mendatang. (ryn)

Baca juga yuk artikel menarik yang lainnya Ini Beberapa Hal yang Kerap Disembunyikan dari Pasangan, Yakin Pacarmu Jujur?

#Film Indonesia #Film Indonesia Terbaru
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Film 'Hungry Ghost Festival' Tayang 26 November 2026, Angkat Teror Usai Langgar Pantangan
Film horor-komedi Hungry Ghost Festival garapan Imam Darto dibintangi Endy Arfian, Aci Resti, dan Fajar Nugra. Tayang di bioskop 26 November 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
Film 'Hungry Ghost Festival' Tayang 26 November 2026, Angkat Teror Usai Langgar Pantangan
ShowBiz
Kisah Masa Muda Buya Hamka Diangkat ke Layar Lebar, Simak Sinopsis Film 'Hamka Awal Mula Vol. 3'
Film Hamka garapan Fajar Bustomi dibintangi Vino G. Bastian. Simak sinopsis perjalanan Buya Hamka dari Maninjau hingga Mekah sebelum tayang 19 November 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
Kisah Masa Muda Buya Hamka Diangkat ke Layar Lebar, Simak Sinopsis Film 'Hamka Awal Mula Vol. 3'
ShowBiz
Tak Semua Adegan Novel Masuk Film, Leila S Chudori Ungkap soal Adaptasi 'Laut Bercerita'
Leila S Chudori menceritakan tantangan adaptasi novel 'Laut Bercerita' ke film, termasuk memilih adegan yang harus dipertahankan atau dihapus.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
Tak Semua Adegan Novel Masuk Film, Leila S Chudori Ungkap soal Adaptasi 'Laut Bercerita'
ShowBiz
Kritik Arie Kriting soal FFI: Ketika Film Diapresiasi, Pemainnya Tak Masuk Nominasi
Arie Kriting mempertanyakan absennya Irma Rihi dari nominasi FFI lewat Women From Rote Island dan Na Willa serta menyoroti representasi perempuan Timur.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
Kritik Arie Kriting soal FFI: Ketika Film Diapresiasi, Pemainnya Tak Masuk Nominasi
ShowBiz
Daftar Lengkap Nominasi Piala Citra FFI 2026, dari Film hingga Skenario Terbaik
Daftar lengkap nominasi FFI 2026 untuk 22 kategori Piala Citra, mulai dari Film Cerita Panjang Terbaik hingga Penulis Skenario Asli Terbaik.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Daftar Lengkap Nominasi Piala Citra FFI 2026, dari Film hingga Skenario Terbaik
ShowBiz
Baru Debut, Bernadus Raka Masuk Nominasi Sutradara Terbaik FFI 2026
Dalam nominasi Sutrada Terbaik FFI, Bernadus bersaing dengan Edwin, Joko Anwar, Wregas Bhanuteja, dan Kimo Stambuel.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Baru Debut, Bernadus Raka Masuk Nominasi Sutradara Terbaik FFI 2026
ShowBiz
Teror Penjara hingga Kritik Sosial, Film 'Ghost in the Cell' Borong 13 Nominasi FFI 2026
Ghost in the Cell karya Joko Anwar masuk 13 nominasi FFI ke-46. Simak daftar kategori, latar cerita, perjalanan di Berlinale 2026, dan jajaran pemainnya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Teror Penjara hingga Kritik Sosial, Film 'Ghost in the Cell' Borong 13 Nominasi FFI 2026
ShowBiz
FFI 2026 Umumkan Nominasi Utama Pria Terbaik, Nicholas Saputra Bersaing dengan Marthino Lio
Nicholas Saputra jadi aktor yang paling banyak masuk nominasi Aktor Terbaik.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
FFI 2026 Umumkan Nominasi Utama Pria Terbaik, Nicholas Saputra Bersaing dengan Marthino Lio
ShowBiz
FFI 2026 Umumkan Nominasi Pemeran Utama Perempuan Terbaik, Christine Hakim hingga Shenina Cinnamon Saingan untuk Piala Citra
Jika tahun ini Christine Hakim kembali memenangi nominasi Pemeran Utama Perempuan Terbaik, dia resmi mengoleksi total enam piala.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
FFI 2026 Umumkan Nominasi Pemeran Utama Perempuan Terbaik, Christine Hakim hingga Shenina Cinnamon Saingan untuk Piala Citra
ShowBiz
Buku 'Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring' Diadaptasi Jadi Film, Wregas Bhanuteja Pimpin Produksi
Buku best seller 'Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring' karya dr. Andreas Kurniawan akan diadaptasi menjadi film oleh Wregas Bhanuteja.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Buku 'Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring' Diadaptasi Jadi Film, Wregas Bhanuteja Pimpin Produksi
Bagikan