Padel di Pemukiman Wajib Pasang Peredam, Parkiran Sembarangan Kena Sanksi

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Selasa, 24 Februari 2026
Padel di Pemukiman Wajib Pasang Peredam, Parkiran Sembarangan Kena Sanksi

Gubernur Jakarta, Pramono Anung, turut menjajal bermain padel saat membuka kompetisi di Lapangan MR. Padel, Ciputat Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (1/10). (foto: Dok Pemprov DKI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta menerapkan aturan baru seluruh lapangan padel berizin di tengah permukiman warga yang sudah beroperasi wajib memasang peredam suara.

“Kalau lapangan padel itu menimbulkan kebisingan karena bola memantul, teriakan yang kemudian mengganggu masyarakat, maka lapangan padel seperti itu yang ada di perumahan wajib untuk membuat kedap suara,” kata Gubernur Pramono Anung, di Balai Kota, Jakarta, Selasa (24/2).

Menurut Pramono, Pemprov juga mengatur jam operasional lapangan padel di permukiman agar tidak mengganggu warga hanya boleh beroperasi hingga pukul 20.00 WIB atau jam 8 malam.

“Pukul 20.00 WIB merupakan waktu maksimal. Setelah itu, lapangan padel tidak boleh melanjutkan operasionalnya,” imbuh politiku PDIP itu.

Baca juga:

Tidak Ada Izin Baru, Lapangan Padel di Pemukiman Jakarta Cuma Boleh Buka Sampai Jam 8 Malam

Masalah Parkiran Lapangan Padel

Tak hanya soal kebisingan, Pramono juga menyoroti masalah parkir yang minim di beberapa lapangan padel. Menurutnya, banyak pemain padel yang membawa kendaraan pribadi dan memarkir sembarangan di kawasan perumahan karena tidak tersedia lahan parkir khusus.

“Parkir ini, mohon maaf, pemain padel ini rata-rata kan orang yang memang punya kemampuan untuk mengendarai mobilnya sendiri, dan mereka parkirnya sering kali di tempat perumahan karena tidak ada lokasi parkir, sehingga parkirnya sembarangan. Itu sangat mengganggu warga. Maka yang seperti itu juga akan kita tertibkan,” paparnya.

Baca juga:

Tegas, Pemprov DKI Larang Pembangunan Lapangan Padel di Permukiman

Larangan Pembangunan Baru di Permukiman

Ke depan, Pemprov DKI Jakarta tidak akan lagi mengizinkan pembangunan lapangan padel baru di kawasan perumahan. Semua perizinan baru hanya diperbolehkan di zona komersial.

“Untuk lapangan padel sudah diputuskan, perizinan baru untuk pembangunan atau lapangan padel tidak diperbolehkan di zona perumahan, semuanya harus di zona komersial, untuk yang baru,” tandasnya. (*)

#Padel #Jakarta #Pramono Anung
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
The Jakmania Rayakan Kemenangan Persija atas Persib di Stadion GBK Jakarta
The Jakmania merayakan kemenangan Persija Jakarta atas Persib Bandung dnegan skor 2-1 di Jakarta, Sabtu (12/9/2026).
Didik Setiawan - 1 jam, 52 menit lalu
The Jakmania Rayakan Kemenangan Persija atas Persib di Stadion GBK Jakarta
Berita Foto
PFI Gelar Doa Bersama untuk Lima Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda
Sejumlah menggelar doa bersama untuk keselamatan lima jurnalis di Bundaran HI, Jakarta, Jumat (11/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 11 September 2026
PFI Gelar Doa Bersama untuk Lima Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda
Indonesia
Pramono Siapkan Rp 600 Miliar untuk Lanjutkan LRT Jakarta ke Dukuh Atas
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyiapkan lebih dari Rp600 miliar dari APBD untuk melanjutkan pembangunan LRT Jakarta dari Manggarai ke Dukuh Atas.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Pramono Siapkan Rp 600 Miliar untuk Lanjutkan LRT Jakarta ke Dukuh Atas
Berita Foto
Hadapi Era Ageing Population, Alita-Fujitsu Hadirkan Teknologi AI Human Motion Analytics
Pengunjung memukul bola golf lewat teknologi AI Human Motion Analytics dalam ajang Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta, Jumat (11/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 11 September 2026
Hadapi Era Ageing Population, Alita-Fujitsu Hadirkan Teknologi AI Human Motion Analytics
Indonesia
Pramono Targetkan Angka Stunting Jakarta Turun Jadi 14 Persen dalam Dua Tahun
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan angka stunting Jakarta turun dari sekitar 17 persen menjadi 14 persen dalam dua tahun.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Pramono Targetkan Angka Stunting Jakarta Turun Jadi 14 Persen dalam Dua Tahun
Olahraga
Persija vs Persib di GBK, Pramono Minta Rivalitas Tak Dibawa ke Media Sosial
Jelang Persija vs Persib di GBK, Pramono Anung meminta The Jakmania dan Bobotoh menjaga sportivitas serta tak membawa rivalitas ke media sosial.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Persija vs Persib di GBK, Pramono Minta Rivalitas Tak Dibawa ke Media Sosial
Indonesia
Persija vs Persib di GBK, Pramono Minta The Jakmania Jaga Sportivitas
Jelang Persija vs Persib di SUGBK, Gubernur DKI Pramono Anung meminta The Jakmania menjaga sportivitas, keamanan, ketertiban, dan kebersihan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Persija vs Persib di GBK, Pramono Minta The Jakmania Jaga Sportivitas
Indonesia
Menteri Lingkungan Hidup Usul CFD Jakarta Digelar Dua Hari, Pramono: Itu Rasional
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengkaji usulan CFD digelar dua hari dalam sepekan, yakni Sabtu dan Minggu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Menteri Lingkungan Hidup Usul CFD Jakarta Digelar Dua Hari, Pramono: Itu Rasional
Indonesia
LRT Kelapa Gading-Manggarai Diresmikan September 2026, Waktu Tempuh 28 Menit
LRT Kelapa Gading-Manggarai siap diresmikan September 2026. LRT tersebut hanya menempuh waktu 28 menit saja.
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
LRT Kelapa Gading-Manggarai Diresmikan September 2026, Waktu Tempuh 28 Menit
Indonesia
Dalam 5 Tahun Seluruh Kabel di Jakarta Ditanam di Bawah Tanah
Bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta mengubah wajah kota agar lebih rapi, aman, dan nyaman bagi warga.
Yusuf Abdillah - Kamis, 10 September 2026
Dalam 5 Tahun Seluruh Kabel di Jakarta Ditanam di Bawah Tanah
Bagikan