Operasi Pencarian Diperpanjang, 2 Korban tenggelam KMP Tunu Pratama Ditemukan di Pantai Jembrana Bali
Tim SAR gabungan menemukan dua jenazah yang diduga korban kapal tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali, Selasa (8/7/2025) ANTARA/HO-Basarnas
MerahPutih.com - Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) korban kapal tenggelam KMP Tunu Pratama Jaya diperpanjang tiga hari mulai ahri ini, Rabu (9/7) hingga Jumat (11/7) atas dasar pertimbangan kemanusiaan.
Perpanjangan operasi SAR oleh tim SAR gabungan ini dilakukan karena masih banyak korban yang belum ditemukan dan harus dievakuasi dengan mempertimbangkan pula keselamatan tim SAR yang terlibat.
Data Posko Operasi SAR dan Potensi SAR Gabungan di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi menyebutkan jumlah korban selamat tercatat 30 orang, 10 korban ditemukan meninggal dan 25 korban lainnya masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian.
Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan kembali menemukan dua jenazah diduga korban kapal tenggelam KMP Tunu Pratama Jaya di Pantai Pebuahan Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali, pada Rabu (9/7) pagi.
Baca juga:
Manifest KMP Tunu Pratama Jaya Diduga Tak Valid, Pengawasan Kemenhub Dipertanyakan
Deputi Bidang Operasi Pencarian dan Pertolongan Kesiapsiagaan Basarnas Ribut Eko Suyanto mendapatkan laporan dari tim SAR gabungan Pelabuhan Gilimanuk (Bali) mayat pertama kali ditemukan oleh nelayan dan selanjutnya tim SAR bergerak mengevakuasi mayat tersebut.
"Jenazah diduga korban kapal tenggelam tersebut ditemukan sekitar pukul 7:00 WITA dan lokasi penemuannya berjarak sekitar 13 mil dari lokasi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya," kata dia dalam konferensi pers di Pelabuhan Ketapang Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Ciri-ciri mayat diduga korban Kapal Tunu yang ditemukan berjarak 2 kilometer dari bibir Pantai Pebuahan Kabupaten Jembrana (Bali) itu, lanjut Eko, mengenakan celana pendek berwarna biru dan kaos berwarna hitam.
Selanjutnya, mayat kedua yang juga ditemukan di lokasi yang sama juga langsung dievakuasi oleh tim SAR gabungan Posko Pelabuhan Gilimanuk (Bali).
"Kedua mayat tersebut saat ini sudah dibawa ke RSUD Negara Kabupaten Jembrana (Bali) untuk dilakukan identifikasi oleh tim Indentifikasi Korban Bencana (DVI)," ujarnya. (*)
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Black Box Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Tebing Bulusaraung, KNKT Siap Mulai Investigasi
Tim SAR Kerahkan Helikopter Angkut Korban Pesawat ATR 42-500 dari Jurang Penggungan Lampeso
Satu Korban Laki-laki Pesawat ATR 42-500 Dievakuasi dari Jurang Kedalaman 200 Meter Bukit Bulusaraung
Hilang Sejak 27 Desember 2025, Pendaki Gunung Slamet asal Magelang Ditemukan Meninggal Dunia
Nakhoda dan ABK KM Putri Sakinah Ditetapkan Tersangka, Polisi Sebut Ada Unsur Kelalaian
Permintaan Spanyol Dikabulkan, Pencarian Korban Kapal Tenggelam Labuan Bajo Diperpanjang
Kronologi Jasad Putri Pelatih Valencia Ditemukan di Bangkai Kapal, Sempat Tercium Bau Busuk
Jenazah Perempuan Ditemukan Mengambang di Labuan Bajo, Diduga Putri Pelatih Valencia yang Hilang
4 WNA Spanyol Belum Ditemukan, Pencarian Korban KM Putri Sakinah di Labuan Bajo Diperluas
Tim SAR Cari 4 Warga Spanyol Dilaporkan Tenggelam di Perairan Pulau Padar Labuan Bajo