Open House Gratis Museum Macan Sajikan Pameran Seni Bertema Lingkungan

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Rabu, 17 April 2024
Open House Gratis Museum Macan Sajikan Pameran Seni Bertema Lingkungan

Pengunjung dapat mengatur sendiri jadwal kedatangan ke Museum MACAN menggunakan form pendaftaran di situs tersebut. (Foto: Instagram/@museummacan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Seusai libur Lebaran, Museum MACAN di Jakarta Barat menggelar open house (gelar griya) secara gratis berbentuk pameran seni pada 16-21 April 2024. Dua pameran itu bertajuk Ruang Seni Anak Museum MACAN: Rega Ayundya Putri:Fauna Wastopia dan THE 5TH VH AWARD.

Melalui laman resminya, Museum MACAN mengumumkan akses masuk open house. Pengunjung dapat mengatur sendiri jadwal kedatangan menggunakan form pendaftaran di situs tersebut.

Pameran Fauna Wastopia showcase karya perupa Rega Ayundya Putri dari Bandung. Karya dipamerkan antara lain mural, audio, dan aktivitas edukasi interaktif untuk anak-anak dan keluarga.

Baca juga:

Museum Macan Tunjuk Venus Lau Sebagai Direktur Baru

Pameran ini mengeksplorasi isu kepunahan dan degradasi lingkungan sebagai konsekuensi salah urus sampah.

Rega menciptakan gambar-gambar mutan imajiner dan spesies hewan yang bermutasi. Perubahan pada fisiologi hewan-hewan imajiner merupakan hasil dari paparan limbah beracun, sebuah krisis lingkungan yang disebabkan oleh manusia.

Di dalam area Ruang Seni Anak, pengunjung akan dapat melihat mural kota yang ditinggalkan.

Di area aktivitas, anak-anak dapat mengkreasi mutan mereka sendiri dengan membuat kolase. Mereka dapat membawa pulang spesies baru yang telah diciptakan atau menempelkannya di dinding di area aktivitas.

Baca juga:

Museum MACAN Persembahkan 'Sirkus di Tanah Pengasingan: Oyong-oyong Ayang-ayang'

Sedangkan pameran VH AWARD adalah anugerah seni audio visual. Memasuki seri kelimanya, VH AWARD menganugerahkan Subash Thebe Limbu (Dharan) sebagai pemenang utama.

Finalis lainnya terdiri atas Zike He dari Guiyang, Riar Rizaldi dari Bandung, Su Hui-Yu dari Taipei, serta Zhenzhen Qi dan Yang Wang (zzyw) dari New York.

Karya mereka telah dipresentasikan di Museum MACAN sejak 29 Februari. Karya-karya seniman tersebut mengangkat bagaimana teknologi mutakhir membentuk hubungan-hubungan baru, menjelajahi tantangan sosial dan ekologis yang mendesak hidup manusia. (dru)

Baca juga:

THE 5TH VH AWARD Resmi Dibuka di Museum MACAN

#Pameran Seni
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.
Show More

Berita Terkait

ShowBiz
Hari Terakhir Art Jakarta 2026, Jangan Lewatkan Deretan Kolaborasi Kreatif Ini
Bagi pencinta seni, hari ini, Minggu (4/10) menjadi kesempatan terakhir untuk menikmati Art Jakarta 2026.
Yusuf Abdillah - Minggu, 04 Oktober 2026
Hari Terakhir Art Jakarta 2026, Jangan Lewatkan Deretan Kolaborasi Kreatif Ini
Lifestyle
TACO dan Palette Studio Hadirkan 'The Curiosity Engine' di Art Jakarta 2026
Menerjemahkan semangat eksplorasi melalui sebuah karya yang mengajak pengunjung melihat material dengan cara yang berbeda.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
TACO dan Palette Studio Hadirkan 'The Curiosity Engine' di Art Jakarta 2026
Lifestyle
Art Jakarta 2026 Panggung Unjuk Karya Enam Ekosistem Seni Rupa Daerah
Enam pameran atau pasar seni rupa dari berbagai daerah untuk berpartisipasi dalam Art Jakarta 2026 melalui program MTN (Manajemen Talenta Nasional) Market.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Art Jakarta 2026 Panggung Unjuk Karya Enam Ekosistem Seni Rupa Daerah
Fun
JICAF 2026 Resmi Dibuka, Bawa Tema The World We Draw dan Hadirkan Beragam Kolaborasi
JICAF 2026 resmi dibuka hingga 4 Oktober dengan tema The World We Draw. Simak kolaborasi seniman, Disney Jajan, DUBKIL PROJECT, hingga Stereoflow.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
JICAF 2026 Resmi Dibuka, Bawa Tema The World We Draw dan Hadirkan Beragam Kolaborasi
Fun
Art Jakarta 2026 Hadirkan 75 Galeri, Perkuat Jejaring Seni Kontemporer Indonesia
Art Jakarta 2026 digelar 2-4 Oktober di JIExpo Kemayoran dengan 75 galeri, termasuk 33 galeri internasional dan 19 peserta baru.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
Art Jakarta 2026 Hadirkan 75 Galeri, Perkuat Jejaring Seni Kontemporer Indonesia
ShowBiz
RM BTS Pamerkan Koleksi Seni Pribadinya di SFMOMA, Bertindak sebagai Co-Curator
Pameran ini akan menyatukan sekitar 180 karya yang dipilih RM dan pihak museum.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
RM BTS Pamerkan Koleksi Seni Pribadinya di SFMOMA, Bertindak sebagai Co-Curator
Lifestyle
Dari SPOT hingga SCOPE, Art Jakarta 2026 Buka Ruang Kolaborasi Pelaku Seni
Art Jakarta 2026 tetap membawa fokus pada perkembangan seni rupa kontemporer, khususnya dari Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
Dari SPOT hingga SCOPE, Art Jakarta 2026 Buka Ruang Kolaborasi Pelaku Seni
Fun
Art Jakarta 2026 Bakal Hadirkan 75 Galeri Seni dari Indonesia dan Asia Tenggara
Art Jakarta 2026 digelar 2-4 Oktober di JIExpo Kemayoran dengan menghadirkan 75 galeri seni dari Indonesia dan Asia Tenggara.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Art Jakarta 2026 Bakal Hadirkan 75 Galeri Seni dari Indonesia dan Asia Tenggara
Fun
Seniman Swedia Tyra Kleen dan Perjalanannya Melihat Jawa-Bali dari Seabad Silam
Kleen ialah seniman yang memfokuskan pada objek, warna, bentuk, atau figur sebagai cara mengekspresikan pesan kebatinan serta emosi yang dia rasakan.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Seniman Swedia Tyra Kleen dan Perjalanannya Melihat Jawa-Bali dari Seabad Silam
Lifestyle
Menatap Jawa-Bali di Awal Abad ke-20 dari Mata Seniman Swedia Tyra Kleen lewat 'A Journey Through Java and Bali 1919–1921'
Daniel bercerita Tyra ialah perempuan pemberani dan punya visi. Seorang petualang yang mendokumentasikan perjalanannya dengan banyak medium.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Menatap Jawa-Bali di Awal Abad ke-20 dari Mata Seniman Swedia Tyra Kleen lewat 'A Journey Through Java and Bali 1919–1921'
Bagikan