Omicron Terdeteksi di Indonesia, Masyarakat Diminta Tetap Patuhi Prokes
Tes COVID-19. (Foto:MP/Ismail)
MerahPutih.com - Kementerian Kesehatan telah mendeteksi lima kasus probable tertular varian baru COVID-19 Omicron di Tanah Air yang melibatkan pelaku perjalanan internasional warga negara Indonesia dan asing. Selain itu,satu orang petugas di Wisma Atlet dari 3 orang yang diambil samplenya dinyatakan positif varian Omicron.
Namun, Menkes Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir dan tetap menjalani aktivitas seperti biasa.
Baca Juga:
Kemenkes: Satu Positif Omicron, 5 Probable di Indonesia
"Yang terpenting menjaga kewaspadaan dengan patuh pada protokol kesehatan. "Terutama memakai masker dan menjaga jarak. Jangan berkerumun," katanya.
Selain itu Budi juga meminta masyarakat untuk menghindari aktivitas perjalanan ke luar negeri yang tidak penting sebab kasus Omicron di sejumlah negara sedang meningkat cepat.
"Di Inggris yang semula cuma sepuluh per hari, naik 100-an per hari, sekarang sudah 70 ribu per hari, lebih tinggi dari puncak kasus di Indonesia pada Juli," katanya.
Tercatat, lima orang suspek itu di antaranya dua kasus adalah WNI yang baru kembali dari Amerika Serikat dan Inggris. Keduanya sedang menjalani isolasi di Wisma Atlet. Tiga kasus probable lainnya WNA asal China atau Tiongko yang berkunjung ke Manado dan sekarang dikarantina di Manado.
"Lima orang ini masih sifatnya probable karena baru dites PCR dengan marker khusus dan sampel PCR yang positif dari lima kasus probable ini sudah dikirim ke Balitbangkes dan sedang bergulir tes genom sekuensingnya," katanya. (Knu)
Baca Juga:
Kebijakan Berlapis Indonesia Antisipasi Masuknya COVID-19 Varian Omicron
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
RS Akhirnya Beroperasi setelah Banjir, DPR Ingatkan Optimalkan Layanan
Etomidate Resmi Masuk Narkotika Golongan II, Penyalahgunaan Bisa Dijerat UU Narkotika
Ibu Hamil Meninggal Setelah Ditolak Berbagai RS di Papua, Ini Respon Prabowo dan Menkes
Pemerintah Siapkan 150 Program Pendidikan Dokter Spesialis Buat Dikirim ke Seluruh Berbagai Daerah
Ingin Orang Kaya Pakai Asuransi Swasta Bukan BPJS, Wamenkes: Menkes Terpeleset
Perubahan Rujukan BPJS Kesehatan Bisa Bikin RS Tipe A Alami Penumpukan Pasien
49.152 Warga Jakarta Mengidap TBC, Ini Yang Dilakukan Gubernur Pramono