Kesehatan

Olahraga yang Aman Setelah Persalinan Normal

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 30 Desember 2021
Olahraga yang Aman Setelah Persalinan Normal

Olahraga sangat membantu proses penyembuhan pasca persalinan normal. (Foto: Pixabay/StockSnap)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PROSES melahirkan merupakan peristiwa fenomenal sekaligus mengharukan yang membuat seorang ibu harus bertaruh nyawa demi sang buah hati. Tentunya kehidupan seorang perempuan setelah menjadi ibu berubah drastis dari mulai kegiatan sehari-hari, kondisi emosional, kondisi kesehatan, sampai bentuk tubuh. Menjadi orangtua memang bukan hal yang mudah bund. Perlu perjuangan agar segala sesuatunya berjalan seimbang.

Melansir dari mayoclinic.org, ibu yang baru melahirkan memang harus istirahat selama beberapa waktu. Tetapi jika memilih untuk melahirkan secara normal, proses penyembuhan pun lebih cepat sehingga kamu langsung bisa melakukan berbagai aktivitas termasuk olahraga. Apalagi olahraga dapat membantu proses penyembuhan sel-sel serta otot yang berubah karena proses melahirkan. Jika kamu melahirkan secara normal, kamu bisa langsung melakukan olahraga ini loh!

Baca Juga:

Kalimat Sederhana Mampu Tumbuhkan Karakter Positif pada Anak


Pernapasan perut

olahraga
Melatih pernapasan untuk memperbaiki otot perut. (Foto: Pixabay/JillWellington)


Enggak perlu terlalu ekstrem bund, beberapa hari setelah persalinan normal. Bunda bisa mulai olahraga dengan melatih pernapasan perut terlebih dahulu. Karena persalinan normal membutuhkan tarikan napas yang kuat, biasanya para ibu cepat merasa lelah dan kehabisan napas. Untuk itu ibu harus mulai melatih pernapasan perut dari pagi hari setelah bangun tidur.


Jalan santai

olahraga
Menikmati jalan pagi sambil mendapatkan asupan vitamin D. (Foto: Pixabay/Pexels)


Setelah pernapasan kembali normal, kamu bisa mulai jalan santai di sekitar rumah. Sambil jalan santai kamu juga bisa mendapatkan asupan vitamin D di pagi hari. Jalan santai ini bisa membantu memperkuat jaringan otot di sekitar perut yang mengendur akibat proses persalinan. Bunda bisa banget loh jalan santai ditemani oleh adik bayi untuk memperkuat bonding antara orangtua dan anak. Si kecil juga memerlukan asupan vitamin D untuk kesehatan tulangnya.

Baca Juga:

Kenali Ciri Orangtua yang Tidak Dewasa Secara Emosional


Kegel

olahraga
Mengembalikan fungsi organ dalam tubuh dengan senam kegel. (Foto: Pixabay/AndiP)


Selama masa hamil, ada berbagai organ di dalam tubuh yang pola kerjanya menjadi kacau akibat perubahan hormon dan jabang bayi yang semakin besar. Salah satunya adalah kandung kemih dan otot perut. Karena terus tertekan oleh bayi yang semakin besar, kandung kemih terus menerus mengeluarkan cairan urin meskipun kantungnya belum terisi penuh. Setelah melahirkan, sebaiknya ibu mulai rutin melakukan senam kegel untuk memperbaiki fungsi kandung kemih dan memperkuat otot perut yang mengendur.


Yoga khusus setelah melahirkan

olahraga
Mengikuti kelas yoga khusus pasca-persalinan normal. (Foto: Pixabay/StockSnap)


Olahraga selama masa kehamilan memang tidak dilarang oleh dokter kandungan. Tetapi kondisi kehamilan setiap orang berbeda-beda. Ada yang kondisi kehamilannya kuat sehingga ia boleh olahraga dan beraktivitas seperti biasanya, ada juga yang kehamilannya lemah sehingga harus terus menerus bed rest. Untuk ibu hamil yang terpaksa bed rest, kondisi tubuh setelah melahirkan jauh lebih buruk dibandingkan dengan para ibu hamil yang boleh olahraga. Otot-otot perut jauh mengendur, metabolisme tubuh sangat menurun, dan berat badan yang naik drastis.

Jika kamu salah satunya, kamu bisa melakukan yoga khusus pasca-melahirkan untuk mengembalikan kondisi tubuh seperti semula. Hasilnya memang tidak instan, tetapi ibu yang baru melahirkan harus melakukan olahraga khusus agar kesehatan tubuh tetap terjaga. (Mar)

Baca Juga:

Kapan Sebaiknya Anak Diperkenalkan kepada Dokter Gigi?

#Kesehatan #Parenting
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Maria Theresia

Your limitation -- it's only your imagination.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Bagikan