Oknum Lurah Main Sertifikat, Ahok Ngamuk
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. (Foto: MP/Rizki Fitrianto)
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok kembali meluapkan kemarahannya saat menerima aduan dari seorang warga Jakarta.
Ahok mengamuk setelah seorang ibu mengadukan sulitnya mengurus sertifikat tanah.
Pelapor, Sinta (64) mengaku dipersulit saat mengurus sertifikat tanahnya di kawasan Petojo Utara, Jakarta Pusat.
Sinta mengatakan selama ini dia hanya memiliki sertifikat tanah berupa Akta Jual Beli (AJB) dan saat hendak menaikkan status menjadi Sertifikat Hak Milik (SHM) di persulit. Padahal, dari pihak BPN sudah merestui.
Mendengar keluhan, Ahok murka dan mengatakan ini modus baru yang dilakukan oknum lurah.
"Saya sudah ketemu ada 5 orang, saya catat kayak gitu. Saya lupa lurah mana saja. Petojo juga ada. Berarti kalau ini terbukti lurahnya bangsat!" ujar Ahok kepada awak media di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (4/5).
Ahok menjelaskan kasus yang terjadi pada Sinta tidak masuk akal. Pasalnya, kalaupun tanah Sinta memiliki ahli waris, maka ahli waris tersebut pasti sudah mengurus tanah Sinta. Sedangkan dilapangan oknum lurah diduga meminta Sinta untuk kembali menemui ahli waris tanah sebenarnya.
"Ini berarti adalah modus menjual tanah yang tidak perlu dibeli. Berarti ini oknum lurahnya bangsat! Jadi orang miskin kena Rp100 juta bayar ke lurah nanti," kata Ahok.
Ahok pun mengancam jika terbukti mempermainkan jual beli tanah, lurah tersebut dipecat dan dipidana.
"Kita ingin bantu orang miskin dapat sertifikat, malah dia malakin orang miskin," pungkas Ahok, geram.
Bagikan
Berita Terkait
Gubernur Pramono Gencar Gelar Modifikasi Cuaca Atasi Banjir, DPRD DKI: Buang-Buang Duit
Gubernur Pramono Targetkan Normalisasi Kali Cakung Lama Rampung pada 2027
Masalah Banjir, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Sampah Sembarangan
BPBD DKI Ungkap Cuaca Ekstrem masih akan Terjadi hingga 1 Februari
DPRD DKI Pertanyakan Program Jitu Pramono Atasi Banjir
Melihat Banjir Setinggi 50 Sentimeter Rendam Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat
Pengendara Tewas Terjebak Macet di Jakbar, DPRD DKI Kritik Penanganan Banjir oleh Gubernur Pramono
Banjir Rendam Sejumlah Ruas Wilayah, Polri Siagakan 128.247 Personel secara Nasional
Banjir Menggenang di Sejumlah Ruas Jalan Jakarta, Semua Anggota Polisi Siaga untuk Lakukan Evakuasi
Jumat (23/1) Pagi, 125 RT di Jakarta Terendam Banjir