Objek Wisata di Seluruh Jawa Barat Diminta Ditutup

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 20 Maret 2020
Objek Wisata di Seluruh Jawa Barat Diminta Ditutup

Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum. Foto : Humas Pemprov Jabar

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum mengimbau kepada 27 kepala daerah kabupaten/kota di Jawa Barat untuk menutup sementara waktu objek wisata yang ada di daerahnya masing-masing. Langkah ini sebagai salah satu upaya menekan penyeberan virus corona (Covid-19).

Hal ini disampaikan mantan Bupati Tasikmalaya itu di Kota Bandung, Kamis (19/3). Uu juga meminta para kepala daerah tingkat II untuk tidak memberikan izin kegiatan bernuansa keramaian, yang menghadirkan orang banyak.

Baca Juga

Menkes Terawan Dinilai Paling Bertanggung Jawab Lambannya Antisipasi Corona

"Demi kemaslahatan masyarakat untuk menutup seluruh kegiatan atau tempat wisata dalam beberapa waktu. Termasuk tidak memberikan izin untuk kegiatan bernuansa keramaian, yang menimbulkan orang banyak. Ini harus dihindari," ujar Uu, Kamis (19/3).

Sejumlah objek wisata ditutup di kawasan Jawa Barat. Salah satunya ialah wisata di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Penutupan untuk mencegah kerumunan orang dalam rangka antisipasi virus corona atau COVID-19.

Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum (Dok Humas Pemprov Jabar)

Sejumlah tempat wisata yang ditutup sementara, antara lain objek wisata The Great Asia Afrika, Floating Market, Farm House, dan D'Ranch yang berada di Lembang. Sejumlah tempat itu memilih untuk tidak beroperasi sejak hari ini, Kamis (18/3).

"Hari ini sudah mulai tutup karena kami menghindari juga efek dari virus Corona ini," kata CEO PT Perisai Group, Perry Tristianto selaku pengelola empat objek wisata itu.

Baca Juga

Catat, Indonesia Perpanjang Status Darurat Virus Corona Sampai Lewat Lebaran!

Perry menyebutkan, penutupan empat lokasi wisata itu akan berlangsung selama 14 hari sesuai dengan Surat Edaran dari Pemerintah Kabupaten Bandung Barat.

"Kami coba dengan 14 hari dulu. Tapi kalau terlalu lama virus corona ini jadi masalah juga," kata dia.

Berita ini merupakan laporan Mauritz, kontributor merahputih.com untuk wilayah Cirebon dan sekitarnya.

#Virus Corona #Pasien Corona #Penyakit Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Virus baru ini berasal dari subgenus merbecovirus, yang juga termasuk virus penyebab Middle East Respiratory Syndrome (MERS).
Dwi Astarini - Jumat, 21 Februari 2025
 Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Bagikan