Wisata

Obat Mabuk, Andalan untuk Pelesiran di Negeri Aing

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Jumat, 15 Januari 2021
Obat Mabuk, Andalan untuk Pelesiran di Negeri Aing

Warga di negeri aing mengandalkan antimo agar perjalanan wisata lancar. (Foto: 123RF/Satjawat Boontanataweepol)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

UNTUK kamu yang sering pelesiran, pasti pernah dengar atau bahkan minum obat mabuk Antimo. Jangan malu mengakui, mending minum obat mual itu kan daripada muntah-muntah di jalan.

Antimo merupakan merek dagang obat yang dapat dibeli bebas. Nama obatnya sebenarnya Dimenhydrinate atau dimenhidrinat. Fungsi obat golongan antihistamin ini adalah untuk mencegah dan mengobati mual, muntah, dan pusing akibat mabuk perjalanan.

Baca juga:

Cengti, Antara Solidaritas dan Maut

Cara kerjanya yaitu dengan menghambat produksi dan kerja histamin yang diproduksi tubuh, sehingga mencegah stimulasi saraf di otak dan telinga bagian dalam yang bisa menyebabkan mual, muntah, dan pusing.

Antimo mencegah mual saat pelesiran. (Foto: 123RF/Leung Cho Pan)

Merek dagang dimenhydrinate lainnya adalah Antimab, Contramo, Dramamine, Dimenhydrinate, Dramasine, Mantino, Omedrinat, Stop-Mun, dan Wisatamex.

Berikut cara mengonsumsi obat Dimenhydrinate yang aman:

Nama lain obat mual ialah Dimenhydrinate. (Foto: 123RF/anyaberkut)


1. Untuk mengatasi mabuk perjalanan, obat dapat dikonsumsi 30-60 menit sebelum melakukan perjalanan. Obat ini lebih baik dikonsumsi sesudah makan. Konsumsi obat bersama segelas air putih.

2. Pastikan untuk membaca petunjuk pada kemasan obat dan mengikuti anjuran dokter dalam mengonsumsinya.

3. Simpan dimenhydrinate di dalam tempat penyimpanan yang tertutup rapat dan jauh dari jangkauan anak-anak. Simpan pada suhu ruangan dan terhindar dari paparan sinar matahari secara langsung.

Baca juga:

Starling Sang 'Pemersatu Bangsa' di Negeri Aing

4. Jangan konsumsi obat ini sebelum menyetir kendaraan atau mengendalikan alat berat karena menyebabkan kantuk dan penglihatan kabur.

5. Waspada sejumlah efek samping, di antaranya: sakit kepala, kantuk, mulut kering, penglihatan kabur, sembelit, kehilangan nafsu makan.

6. Lakukan pemeriksaan ke dokter jika efek samping di atas tidak kunjung mereda.

7. Segera ke dokter jika muncul reaksi alergi obat yang bisa ditandai dengan munculnya ruam yang gatal dan bengkak, mata dan bibir yang membengkak, atau kesulitan bernapas.

Tepati langkah-langkah di atas dan kamu siap pelesiran di negeri aing, tentunya dengan tetap menaati aturan PPKM Jawa-Bali, PSBB, dan semua protokol kesehatan agar aman selama pandemi. (aru)

Baca juga:

Romantika Bersemi di Flyover Negeri Aing

#Wisata #Kesehatan #Januari Pelesiran Di Negeri Aing #Wisata Indonesia #Travel
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Pelanggan Kereta Panoramic mencapai 140.583 orang sepanjang Januari-Agustus 2026, tumbuh 62,86 persen dibandingkan periode yang sama 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Travel
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Dengan cara tak biasa, Wayan memutuskan membagikan upaya konservasinya melalui Airbnb Experiences.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Bagikan