Kesehatan

Nutrisi Penting ini Harus Ada di Suplemen Harian

annehsannehs - Senin, 14 Februari 2022
Nutrisi Penting ini Harus Ada di Suplemen Harian

Suplemen kesehatan bisa meningkatkan imunitas tubuh. (Foto pixabay/stevepb)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEJAK pandemi COVID-19, orang-orang mulai lebih peka terhadap kesehatan tubuh. Berbagai suplemen kesehatan pun diburu demi menjaga daya tahan tubuh dan terhindar dari paparan virus Corona. Dikutip dari Healthline, suplemen multivitamin yang dikonsumsi setiap hari memang bisa membangun fondasi kesehatan yang baik untuk tubuh.

Tidak hanya itu, suplemen kesehatan yang diminum secara rutin juga bisa melindungi tubuh ketika sedang dilanda stres, jam tidur kurang baik, atau kurang berolahraga. Meski begitu, ada sangat banyak suplemen kesehatan yang baik untuk tubuh. Tak jarang kita dibuat bingung harus mengonsumsi yang mana.

Banyak orang mulai melirik suplemen untuk daya tahan tubuh (Foto: pixabay/niekverlaan)
Suplemen apa saja yang kamu minum tiap hari? (Foto: Pixabay/niekverlaan)

Dikutip dari Healthline, suplemen yang paling penting adalah Vitamin D. Menurut studi yang dipublikasikan pada National Institutes of Health Office of Dietary Supplements, vitamin D bermanfaat untuk kesehatan tulang. Tidak hanya itu, vitamin D juga membuatmu tidak gampang sakit, melindungi tubuh dari sakit pinggang, dan mengurangi risiko masalah tulang dan rambut rontok.

National Institues of Health (NIH) merekomendasikan anak-anak (1-13 tahun), orang dewasa (19-70 tahun), dan ibu hamil dan menyusui untuk mengonsumsi 600 IU vitamin D per hari, sedangkan orang 70 tahun ke atas harus mendapatkan asupan 800 IU.

Magnesium juga menjadi nutrisi utama yang penting bagi tubuh. Nutrisi ini bermanfaat untuk kesehatan tulang dan produksi energi. Menurut studi yang dipublikasikan di PubMed Central, magnesium mampu meredakan sistem saraf dan mengurangi stres setelah konsumsi harian selama tiga bulan, membantu meredakan gejala susah tidur, dan menyeimbangkan gula darah.

Baca juga:

Bongkar Klaim Vitamin C Dapat Menyembuhkan COVID-19

Untuk memenuhi asupan magnesium, konsumsi suplemen dengan kandungan 200-320 mg dan konsumsi labu, bayam, kacang, dan tahu.

Kalsium juga menjadi mineral yang dibutuhkan untuk kekuatan tulang dan gigi, apalagi bagi perempuan yang mulai kehilangan kepadatan tulang lebih dini. Pastikan untuk memenuhi asupan harian kalsium yakni 1,000 mg per hari dengan bantuan suplemen atau mengonsumsi produk dairy (susu, yogurt, keju), ikan yang asin, brokoli, kacang, dan biji-bijian.

Yuk mulai rutin konsumsi suplemen. (Foto pixabay/qimono)
Yuk mulai rutin konsumsi suplemen. (Foto pixabay/qimono)

Jangan lupa juga untuk mengonsumsi Zinc, Zat besi, dan vitamin B-12 untuk meningkatkan imunitas tubuh, meningkatkan fungsi otak, dan membantu memecahkan mikronutrien yang kita konsumsi. (SHN)

Baca juga:

Canda, Tawa, Hingga Cinta dari Secangkir Kopi

#Kesehatan #Suplemen Vitamin
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Bagikan