Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Nuning Kertopati: Hari Pahlawan Harus Diselaraskan dengan Perkembangan Zaman

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Jumat, 10 November 2017
Nuning Kertopati: Hari Pahlawan Harus Diselaraskan dengan Perkembangan Zaman

Sumber Foto: Doc. Hanura

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Hari Pahlawan saat ini harus diperingati dan dimaknai sesuai dengan perkembangan zaman, sehingga selain menghormati para Pahlawan Bangsa juga dapat membangkitkan rasa cinta tanah air lebih dalam.

Hal tersebut disampaikan Pengamat Militer dan Intelejen Susaningtyas Kertopati dalam rangka memperingati hari Pahlaman yang jatuh tepat pada hari ini, Jumat 10 November 2017.

Menurut wanita yang akrab disapa Nuning ini, pada era keterbukaan dan digital saat ini, tentu kita semua harus dapat menangkap perkembangan dan perubahan karakter bagsa.

"Saat ini kemampuan deteksi dini dan cegah tangkal pun harus dimiliki masyarakat, utamanya generasi muda kita yang populer dengan generasi milenial dalam hadapi budaya asing yang berlawanan dengan Pancasila," ujarnya kepada MerahPutih.com, Jumat (10/11).

Namun Nuning menyayangkan, kemampuan generasi muda yang begitu maju dalam mengikuti kemajuan tekhnologi tidak disertai dengan pengetahuan yang mumpuni terkait wawasan kebangsaan dan Pancasila.

"Bahkan menjadi lebih mudah menerima ideologi atau budaya dari luar negeri yang tidak sesuai dengan Pancasila dan budaya kita," tandasnya.

Generasi muda, kata Nuning, bisa menjadi pemangku serta pelaku persatuan kesatuan bangsa dalan menjaga kedaulatan NKRI. Hal itu, dapat diperoleh melalui pendidikan dan pemahaman yang utuh dari sekolah dan orangtua terkait cinta tanah air, wawasan kebangsaan, serta kewaspadaan akan ajaran-ajaran radikal dan terorisme.

"Memantau situs internet yang punya konten ektrimis adalah suatu keniscayaan. Para pemangku kepentingan dan berbagai tokoh masyarakat, agama, politik termasuk tokoh pemuda harus serentak mengamankan Kedaulatan NKRI di segala lini dan aspek kehidupan berbangsa," tegasnya.

"Anak muda kita yang kini tak lepas dari gadget tentu harus diajak menjaga kebhineka tunggal ikaan bangsa dan negara kita," tambah Nuning.

Terlebih, sambung Nuning, saat ini perkembangan media sosial sudah berbeda dengan 5 tahun lalu. Pasalnya, saat ini daya tarik emosional lebih berpengaruh dalam membentuk opini publik daripada fakta yang objektif.

"Hal ini sangat rentan bagi munculnya disintegrasi bangsa bila tidak dijaga," imbuhnya.

Karena itu, Nuning menilai dialog antar generasi dalam bahasan-bahasan wawasan Nusantara yang kekinian penting dilaksanakan oleh lembaga negara dan Kementrian.

"Harus ada terobosan saluran komunikasi yang mengedepankan interoperabilitas, sehingga lebih koordinatif dan terintegrasi untuk menjaga keutuhan berbangsa dan bernegara," pungkas Nuning. (Pon)

#NKRI #Hari Pahlawan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
3 Warga Papua Diduga Anggota OPM Terlibat Penembakan Pembagian BLT Ucapkan Janji Setia NKRI
Dalam pernyataan ikrarnya, ketiganya dengan tegas menyatakan akan selalu setia kepada NKRI, menolak segala bentuk gerakan separatis
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 30 Maret 2026
3 Warga Papua Diduga Anggota OPM Terlibat Penembakan Pembagian BLT Ucapkan Janji Setia NKRI
Indonesia
Menkeu Purbaya Blacklist Alumni LPDP Hina NKRI Kerja di Semua Instansi Negara
Menkeu Purbaya mengambil langkah tegas terhadap alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang viral karena menghina Indonesia.
Wisnu Cipto - Senin, 23 Februari 2026
Menkeu Purbaya Blacklist Alumni LPDP Hina NKRI Kerja di Semua Instansi Negara
Indonesia
Hari Pahlawan, Ketua Fraksi PKB Serukan Persatuan Bangsa
Peristiwa heroik di Surabaya pada 1945 menjadi bukti bahwa seluruh elemen masyarakat Indonesia mampu meraih kemenangan ketika bersatu menghadapi ancaman bersama. ?
Dwi Astarini - Senin, 10 November 2025
Hari Pahlawan, Ketua Fraksi PKB Serukan Persatuan Bangsa
Berita Foto
Momen Presiden Prabowo Subianto Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional di Istana Negara
Presiden Prabowo Subianto (kiri) memberikan selamat kepada putra presiden kedua RI Jenderal Besar TNI H.M. Soeharto (kanan) Bambang Trihatmodjo (kiri) dan Siti Hardijanti Hastuti Rukmana usai upacara pemberian gelar pahlawan kepada Soeharto dan sembilan tokoh lainnya di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025).
Didik Setiawan - Senin, 10 November 2025
Momen Presiden Prabowo Subianto Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional di Istana Negara
Indonesia
Jasa Besar Gus Dur sebagai Bapak 'Pluralisme' Indonesia: dari Penghapusan Diskriminasi hingga Gelar Pahlawan Nasional
Gus Dur resmi dianugerahi gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden Prabowo Subianto. Dikenal sebagai ‘Bapak Pluralisme’, jasa besar Gus Dur bagi umat Tionghoa dan perjuangannya menegakkan kesetaraan menjadi warisan abadi bangsa.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 November 2025
Jasa Besar Gus Dur sebagai Bapak 'Pluralisme' Indonesia: dari Penghapusan Diskriminasi hingga Gelar Pahlawan Nasional
Indonesia
Dari Penumpas G30S PKI hingga Pahlawan Nasional: Jejak Perjuangan Sarwo Edhie Wibowo
Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Jenderal (Purn) Sarwo Edhie Wibowo, tokoh militer penumpas G30S/PKI dan ayah mertua Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 November 2025
Dari Penumpas G30S PKI hingga Pahlawan Nasional: Jejak Perjuangan Sarwo Edhie Wibowo
Indonesia
Dari Pabrik Porong ke Istana Negara, Profil dan Perjuangan Marsinah hingga Ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional
Presiden Prabowo Subianto resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Marsinah, aktivis buruh yang tewas pada 1993.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 November 2025
Dari Pabrik Porong ke Istana Negara, Profil dan Perjuangan Marsinah hingga Ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional
Indonesia
10 Pahlawan Nasional yang Ditetapkan Prabowo Hari Ini: Profil Lengkap dan Jasa Mereka untuk Indonesia
Daftar 10 pahlawan nasional 2025: Gus Dur, Soeharto, Marsinah, dan 7 tokoh lainnya. Ketahui profil, biografi, dan jasa-jasa mereka bagi bangsa Indonesia.
ImanK - Senin, 10 November 2025
10 Pahlawan Nasional yang Ditetapkan Prabowo Hari Ini: Profil Lengkap dan Jasa Mereka untuk Indonesia
Indonesia
Presiden Prabowo Resmi Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto
Presiden Prabowo Subianto resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 RI Soeharto di Istana Negara, Jakarta. Keputusan ini tertuang dalam Keppres Nomor 116/TK Tahun 2025 dan menuai pro-kontra publik.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 November 2025
Presiden Prabowo Resmi Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto
Indonesia
Soeharto Ditetapkan Sebagai Pahlawan Nasional, dari Prajurit PETA hingga Presiden 32 Tahun
Presiden ke-2 RI Soeharto akan diumumkan sebagai pahlawan nasional oleh Presiden Prabowo Subianto. Simak perjalanan hidup, karier militer, masa kepemimpinan, hingga kontroversinya selama 32 tahun memerintah Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 November 2025
Soeharto Ditetapkan Sebagai Pahlawan Nasional, dari Prajurit PETA hingga Presiden 32 Tahun
Bagikan