NU Uraikan Kiprah Muslimat dalam Membangun Bangsa, Bukti Perempuan Punya Peran Besar!

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Jumat, 14 Februari 2025
NU Uraikan Kiprah Muslimat dalam Membangun Bangsa, Bukti Perempuan Punya Peran Besar!

Ketua Umum Muslimat Nahdlatul Ulama Khofifah Indar Parawansa. (ANTARA/HO-PBNU)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Nahdlatul Ulama (NU) menegaskan betapa pentingnya peran perempuan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Mulai dari mendidik anak-anak di rumah hingga berpartisipasi aktif dalam pelatihan militer, perempuan NU telah menunjukkan dedikasi luar biasa untuk kedaulatan negara.

“Catatan sejarah lainnya yang menempatkan posisi Muslimat NU di garda depan republik adalah perannya dalam program deradikalisasi,” ujar Dr. Susianah Affandy, M.Si, Anggota Pimpinan Pusat Muslimat NU, dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (14/2), seperti dikutip Antara.

Muslimat NU, yang merupakan badan otonom NU, telah diminta oleh Ketua Umum Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa, untuk mengawal pemerintahan.

Dan ini bukan kali pertamanya Muslimat NU mengemban tugas semacam itu.

Baca juga:

Hormat Presiden Prabowo ke Muslimat NU Telah Berikan Dampak Bagi Perkembangan Bangsa

Sejak dahulu, Muslimat NU telah mengemban mandat sosial keagamaan di seluruh lapisan masyarakat.

Pada masa perjuangan kemerdekaan, ibu-ibu NU tidak hanya mengisi dapur umum, tetapi juga mengangkat senjata.

Dalam rentang 1946-1965, mereka ikut serta dalam pelatihan militer untuk mempertahankan kedaulatan negara.

Foto-foto bersejarah, seperti Nyai Saifuddin Zuhri yang berlatih menembak dengan mata tertutup, menjadi saksi bisu keberanian mereka.

Setelah Indonesia merdeka, Muslimat NU terus berjuang melawan kebodohan. Di bawah kepemimpinan Ny. Hj. Mahmudah Mawardi dan Hj. Asmah Syahruni, mereka menginstruksikan pembangunan sekolah TK di setiap desa. Upaya ini berhasil meningkatkan literasi dan menurunkan angka pernikahan anak di perdesaan.

Baca juga:

Atikoh Ganjar Bersilaturahim ke Tokoh Kharismatik Muslimat NU

Di sela-sela kegiatan belajar-mengajar, Muslimat NU juga mengadakan kegiatan parenting untuk membangun keteladanan dalam pengasuhan anak.

Rais Am PBNU Kiai Miftahul Akhyar menambahkan bahwa Muslimat NU memiliki peran besar dalam mempersiapkan ibu-ibu sebagai madrasah pertama bagi anak-anak.

Ibu-ibu Muslimat di perdesaan setiap hari menjaga teritorinya dengan layanan dakwah melalui pengajian rutin, yang diselenggarakan dua hingga tiga kali setiap minggu.

Mereka adalah garda depan yang terus berjuang demi persatuan dan kemajuan bangsa. (dru)

Baca juga:

Hadiri Harlah ke-78 Muslimat NU, Yenny Wahid Tegaskan Netralitas NU pada Pilpres 2024

#Nahdlatul Ulama #Muslimat NU
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Komisi Organisasi Muktamar NU: Semakin Banyak Calon Ketua Umum, Semakin Baik
Kemunculan banyak figur kandidat justru akan semakin memperkaya proses demokratisasi serta diskursus gagasan di internal organisasi. 

Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
Komisi Organisasi Muktamar NU: Semakin Banyak Calon Ketua Umum, Semakin Baik
Indonesia
Elite PBNU Terlibat Saling Pecat, Gus Faris: Rais Aam, Ketum, dan Sekjen tak Layak Dicalonkan Lagi
Saling memberhentikan pengurus dengan dasar aturan organisasi merupakan fenomena yang belum pernah terjadi dalam sejarah NU.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
Elite PBNU Terlibat Saling Pecat, Gus Faris: Rais Aam, Ketum, dan Sekjen tak Layak Dicalonkan Lagi
Indonesia
Jelang Muktamar PBNU, Guru Besar UI Usulkan Ketua Umum Dipilih AHWA
AHWA tidak semestinya hanya berperan dalam memilih Rais Aam, tetapi juga perlu diperkuat untuk menyeleksi calon Ketua Umum PBNU.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
Jelang Muktamar PBNU, Guru Besar UI Usulkan Ketua Umum Dipilih AHWA
Indonesia
Gus Salam Ramaikan Bursa Calon Ketum PBNU, Keliling Daerah Cari Dukungan
KH Nurul Huda Djazuli menginginkan pengurus PBNU selalu bersatu, rukun dan kompak, mengingat organisasi ini merupakan tempat berkumpulnya para ulama
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Juni 2026
Gus Salam  Ramaikan Bursa Calon Ketum PBNU,  Keliling Daerah Cari Dukungan
Indonesia
Presiden Prabowo Sebut NU Selalu Jadi Penjaga Stabilitas Bangsa di Masa Sulit
NU memiliki rekam jejak panjang dalam menjaga bangsa, terutama ketika Indonesia menghadapi berbagai tantangan dan masa-masa sulit. 

Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Presiden Prabowo Sebut NU Selalu Jadi Penjaga Stabilitas Bangsa di Masa Sulit
Indonesia
Muktamar NU 2026 Dipastikan Digelar Agustus, Usulan di NTB, Jatim, Jabar dan Sumbar
Untuk tema muktamar nantinya intinya juga sama yakni menjaga maruah NU dan memperkaya khidmat untuk kemasyarakatan bangsa.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Juni 2026
Muktamar NU 2026 Dipastikan Digelar Agustus, Usulan di NTB, Jatim, Jabar dan Sumbar
Indonesia
PBNU Selesaikan Polemik Kepemilikan Tambang di Konbes Al Falah Ploso
Terdapat empat aspek di dalam peraturan perkumpulan tentang pengelolaan aset tambang yang ditetapkan di Konbes Al Falah Ploso
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Juni 2026
PBNU Selesaikan Polemik Kepemilikan Tambang di Konbes Al Falah Ploso
Indonesia
PBNU Minta Jangan Hakimi Pesantren Akibat Ulah Bejat Segelintir Oknum Akibat Kasus Kekerasan Seksual
PBNU mendukung penuh langkah penegakan hukum sekaligus penguatan sistem perlindungan santri secara internal
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 30 Mei 2026
PBNU Minta Jangan Hakimi Pesantren Akibat Ulah Bejat Segelintir Oknum Akibat Kasus Kekerasan Seksual
Indonesia
Muktamar ke-35 NU Digelar 1 - 5 Agustus 2026, Tempat Masih Belum Ditetapkan
Hingga saat ini, persiapan menuju Muktamar ke-35 NU masih terus dimatangkan. PBNU juga sedang memverifikasi daftar peserta yang memiliki hak suara.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 07 Mei 2026
Muktamar ke-35 NU Digelar 1 - 5 Agustus 2026, Tempat Masih Belum Ditetapkan
Indonesia
PBNU Mulai Verifikasi Administrasi Kepengurusan Jelang Muktamar, Diketuai Muhammad Nuh
Dalam menuju Muktamar NU, panitia kecil saat ini sudah dibentuk dan sedang merampungkan berbagai kebutuhan teknis penyelenggaraan kegiatan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 April 2026
PBNU Mulai Verifikasi Administrasi Kepengurusan Jelang Muktamar, Diketuai Muhammad Nuh
Bagikan