Novel 'Live and Let Die' Disunting Kembali untuk Hapus Konten Rasisme

Andrew FrancoisAndrew Francois - Senin, 27 Februari 2023
Novel 'Live and Let Die' Disunting Kembali untuk Hapus Konten Rasisme

Novel 'Live and Let Die' akan dirilis kembali April mendatang. (Ian Fleming Publications)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MENJELANG penerbitan ulang novel Bond pada bulan April mendatang untuk menandai 70 tahun Casino Royale, buku pertama dalam seri tersebut, pemegang hak Ian Fleming Publications Ltd menugaskan peninjauan ulang konten novel untuk menghindari hal-hal sensitif bagi pembaca.

"Buku ini ditulis pada saat istilah dan sikap yang mungkin dianggap ofensif oleh pembaca modern adalah hal yang lumrah. Sejumlah pembaharuan telah dilakukan pada edisi ini, dengan tetap menjaga semirip mungkin dengan teks aslinya dan periode waktu yang ditetapkan," kata publikasi Ian Fleming kepada surat kabar Inggris The Telegraph, Sabtu (26/2).

Novel tersebut memang diketahui menggunakan sejumlah istilah yang pembaca saat ini anggap cukup menyinggung. Fleming menggunakan kata seperti black people dalam novelnya itu. Namun, kini kata-kata tersebut akan diganti dengan black person atau black man. Maka dari itu, penyuntingan kembali perlu dilakukan.

Baca Juga:

Produser James Bond Konfirmasi Potensi Idris Elba Sebagai 007 Selanjutnya

Banyak konten rasis pada novel Bond edisi awal. (IMDb)

Misalnya, dalam buku Live and Let Die (1954), pendapat Bond tentang orang Afrika dalam perdagangan emas dan berlian sebagai 'orang-orang taat hukum yang seharusnya saya pikirkan, kecuali saat mereka minum terlalu banyak', diubah menjadi 'orang-orang taat hukum, yang seharusnya saya pikirkan'.

Adegan lain dalam buku itu, berlatar belakang striptis di klub malam Harlem, awalnya terdapat kalimat 'Bond bisa mendengar penonton terengah-engah dan mendengus seperti babi di palung. Dia merasakan tangannya sendiri mencengkeram taplak meja. Mulutnya kering'.

Bagian itu ikut direvisi menjadi 'Bond bisa merasakan ketegangan di dalam ruangan'. Ada pula sebuah segmen di dalam buku yang menggambarkan dialog beraksen, seperti 'Harlem-Deep South yang lurus dengan banyak hal di New York', telah dihapus.

Baca Juga:

Sejumlah Mobil hingga Berbagai Peralatan James Bond akan Dilelang

Cerita dan makna asli akan tetap dipertahankan. (IMDb)

Dalam beberapa buku, seperti Thunderball (1961), Quantum of Solace (1960), dan Goldfinger (1959), etnis telah dihilangkan. Pengeditan Live and Let Die edisi AS disahkan oleh Fleming sendiri. Fleming meninggal pada tahun 1964.

"Kami di Publikasi Ian Fleming meninjau teks buku Bond asli dan memutuskan tindakan terbaik kami adalah mengikuti jejak Ian. Kami telah membuat perubahan pada Live and Let Die yang dia resmikan sendiri," kata Publikasi Ian Fleming.

“Mengikuti pendekatan Ian, kami melihat contoh beberapa istilah rasial di seluruh buku dan menghapus sejumlah kata individual atau menukarnya dengan istilah yang lebih diterima saat ini. Tetapi sesuai dengan periode penulisan buku. Kami mendorong orang-orang untuk membaca sendiri buku-buku itu ketika novel baru diterbitkan pada bulan April," tambahnya. (waf)

Baca juga:

Land Rover Defender 90 Rayakan 60 Tahun Film James Bond

#Film #Buku #James Bond
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Greta Gerwig Ungkap Buku Narnia Membantunya Menemukan Jati Diri
Buku-buku itu sudah dibacakan kepadanya sebelum ia mampu membaca sendiri.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Greta Gerwig Ungkap Buku Narnia Membantunya Menemukan Jati Diri
ShowBiz
Kritik Arie Kriting soal FFI: Ketika Film Diapresiasi, Pemainnya Tak Masuk Nominasi
Arie Kriting mempertanyakan absennya Irma Rihi dari nominasi FFI lewat Women From Rote Island dan Na Willa serta menyoroti representasi perempuan Timur.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
Kritik Arie Kriting soal FFI: Ketika Film Diapresiasi, Pemainnya Tak Masuk Nominasi
ShowBiz
Andrew Koji Sempat Tak Percaya Diri Perankan Ryu di Film Live-Action 'Street Fighter'
Andrew Koji mengaku sempat ragu memerankan Ryu di film Street Fighter. Simak tantangan mendalami karakter, kisah turnamen, dan 14 adegan pertarungan utama.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Andrew Koji Sempat Tak Percaya Diri Perankan Ryu di Film Live-Action 'Street Fighter'
ShowBiz
Demi Perankan Chun-Li di 'Street Fighter', Callina Liang Jalani Latihan Intensif dan Konsumsi 12 Telur Sehari
Callina Liang menjalani latihan bela diri 5–6 hari sepekan dan mengonsumsi 12 telur sehari demi memerankan Chun-Li di film Street Fighter.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Demi Perankan Chun-Li di 'Street Fighter', Callina Liang Jalani Latihan Intensif dan Konsumsi 12 Telur Sehari
ShowBiz
Bukan Cuma Adu Jurus, Film Live-Action 'Street Fighter' Juga Sajikan Komedi yang Menggelitik
Film Street Fighter tayang 14 Oktober 2026 di bioskop Indonesia. Simak sinopsis Ryu dan Ken, 14 adegan pertarungan, serta daftar pemainnya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Bukan Cuma Adu Jurus, Film Live-Action 'Street Fighter' Juga Sajikan Komedi yang Menggelitik
ShowBiz
Daftar Lengkap Nominasi Kids’ Choice Awards 2026, Alex Warren Jadi Pembawa Acara
Simak daftar nominasi Kids’ Choice Awards 2026 dalam kategori film, musik, serial TV, olahraga, kreator, gim, dan podcast. Alex Warren menjadi host.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Daftar Lengkap Nominasi Kids’ Choice Awards 2026, Alex Warren Jadi Pembawa Acara
ShowBiz
Daftar Lengkap Nominasi Piala Citra FFI 2026, dari Film hingga Skenario Terbaik
Daftar lengkap nominasi FFI 2026 untuk 22 kategori Piala Citra, mulai dari Film Cerita Panjang Terbaik hingga Penulis Skenario Asli Terbaik.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Daftar Lengkap Nominasi Piala Citra FFI 2026, dari Film hingga Skenario Terbaik
ShowBiz
Baru Debut, Bernadus Raka Masuk Nominasi Sutradara Terbaik FFI 2026
Dalam nominasi Sutrada Terbaik FFI, Bernadus bersaing dengan Edwin, Joko Anwar, Wregas Bhanuteja, dan Kimo Stambuel.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Baru Debut, Bernadus Raka Masuk Nominasi Sutradara Terbaik FFI 2026
ShowBiz
Teror Penjara hingga Kritik Sosial, Film 'Ghost in the Cell' Borong 13 Nominasi FFI 2026
Ghost in the Cell karya Joko Anwar masuk 13 nominasi FFI ke-46. Simak daftar kategori, latar cerita, perjalanan di Berlinale 2026, dan jajaran pemainnya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Teror Penjara hingga Kritik Sosial, Film 'Ghost in the Cell' Borong 13 Nominasi FFI 2026
ShowBiz
FFI 2026 Umumkan Nominasi Utama Pria Terbaik, Nicholas Saputra Bersaing dengan Marthino Lio
Nicholas Saputra jadi aktor yang paling banyak masuk nominasi Aktor Terbaik.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
FFI 2026 Umumkan Nominasi Utama Pria Terbaik, Nicholas Saputra Bersaing dengan Marthino Lio
Bagikan