Night at the Ragunan Zoo Diuji Coba, DPRD: Jangan Berisik dan Sampai Sorot Cahaya ke Mata Hewan

Frengky AruanFrengky Aruan - Sabtu, 18 Oktober 2025
Night at the Ragunan Zoo Diuji Coba, DPRD: Jangan Berisik dan Sampai Sorot Cahaya ke Mata Hewan

Arsip foto - Pengunjung mendokumentasikan landak Jawa (Hystrix javanica) saat wisata malam di Taman Margasatwa Ragunan (ANTARA FOTO/Yulius Satria)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wisata Taman Margasatwa Ragunan (TMR) malam hari bertajuk Night at the Ragunan Zoo resmi dilakukan uji coba pada Sabtu (11/10) kemarin.

Night at the Ragunan Zoo diadakan setiap malam Minggu, pukul 18.00–22.00 WIB, dengan tarif masuk normal Rp 4.000 untuk dewasa dan Rp 3.000 untuk anak-anak. Melalui program ini, pengunjung dapat menyaksikan satwa yang aktif di malam hari, seperti mamalia kecil, burung hantu, hingga reptil.

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike mengatakan bahwa dalam uji coba, menunjukkan masih ada beberapa hal yang perlu dievaluasi, di antaranya penerangan dan fasilitas pengunjung.

"Yang paling penting jangan sampai satwanya terganggu. Kalau pun ada tambahan penerangan, harus ramah terhadap penglihatan hewan. Pengunjung juga perlu diberi rambu-rambu seperti larangan berisik atau menyorot cahaya ke mata hewan," kata Yuke di Jakarta, Jumat (17/10).

Saat ini, uji coba operasional Ragunan hingga malam hari baru difokuskan pada kegiatan rekreasi, olahraga, serta edukasi satwa nokturnal.

"Sekarang baru ada sekitar 10 buggy car untuk lima orang, sewanya Rp 250 ribu. Artinya pengunjung harus menambah biaya di luar tiket masuk. Nah, ini perlu dipikirkan agar tetap bisa dijangkau masyarakat menengah ke bawah," katanya.

Baca juga:

DPRD DKI Soroti Harga Buggy Wisata Malam Lebih Mahal Ketimbang Tiket Masuk Ragunan

Yuke juga mengingatkan pentingnya aspek keamanan dan kenyamanan pengunjung, termasuk penambahan CCTV, penerangan jalur, serta pembatasan area yang boleh diakses pada malam hari.

"Ragunan itu luas sekali. Harus dipastikan jalur yang aman, mungkin pakai tanda glow in the dark atau rute khusus supaya tidak ada risiko bagi pengunjung," tuturnya.

Yuke juga menanggapi tingginya antusiasme masyarakat terhadap kebijakan uji coba Ragunan dibuka pada malam hari. DPRD DKI, kata dia, pada prinsipnya mendukung penambahan jam operasional Ragunan tersebut bila seluruh aspek teknis sudah siap.

"Kalau semua sudah siap, secara anggaran dan skemanya pas, tentu kita dukung. Tujuannya kan untuk membahagiakan warga Jakarta," ucapnya.

Lebih lanjut, Yuke juga mendorong agar kegiatan malam di Ragunan dapat menghadirkan UMKM dan atraksi edukatif tanpa mengganggu satwa.

"Boleh saja ada kegiatan tambahan seperti UMKM atau atraksi edukatif, asal tidak bising dan tidak mengganggu hewan. Kalau pun ada hiburan, sebaiknya bersifat edukatif," ucapnya.

Ia menambahkan, keseimbangan antara fungsi konservasi, rekreasi, dan ekonomi harus menjadi perhatian utama dalam kebijakan ini.

"Jakarta ini masih kurang ruang terbuka hijau dan tempat rekreasi yang murah. Jadi Ragunan harus bisa jadi tempat warga berolahraga, bersantai, dan tetap menjaga keseimbangan alam. Kalau semuanya siap dan bisa dijangkau masyarakat, kita pasti dukung," pungkasnya. (Asp).

#Taman Margasatwa Ragunan #Night At The Ragunan Zoo #Pemprov DKI Jakarta #DPRD DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
JRF 2026 Digelar 24-25 Oktober, Peserta dengan Bib Resmi Bisa Naik Transportasi Publik Rp 0
Jakarta Running Festival 2026 digelar 24-25 Oktober. Peserta dengan bib resmi bisa menggunakan MRT, LRT, Transjakarta, dan Transjabodetabek dengan tarif Rp 0.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
JRF 2026 Digelar 24-25 Oktober, Peserta dengan Bib Resmi Bisa Naik Transportasi Publik Rp 0
Indonesia
DKI Rencanakan Obligasi Rp 5,6 Triliun, Pramono: Tunggu Izin Pemerintah Pusat
Pemprov DKI Jakarta berencana menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027-2028. Pramono menyebut penerbitan masih menunggu persetujuan pusat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
DKI Rencanakan Obligasi Rp 5,6 Triliun, Pramono: Tunggu Izin Pemerintah Pusat
Indonesia
Penataan Lapangan Banteng Capai 63 Persen, Ditargetkan Selesai November 2026
Lapangan Banteng akan semakin nyaman dikunjungi. Proses penataan kini sudah mencapai 63 persen, kemudian rampung November 2026.
Soffi Amira - Rabu, 30 September 2026
Penataan Lapangan Banteng Capai 63 Persen, Ditargetkan Selesai November 2026
Indonesia
Banyak Warga Tak Lagi Terima Bansos, DPRD DKI Soroti Perubahan Data Desil
DPRD DKI Jakarta meminta pengelolaan data desil dikembalikan kepada Pemprov DKI setelah perubahan pemeringkatan berdampak pada bansos dan KJP.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Banyak Warga Tak Lagi Terima Bansos, DPRD DKI Soroti Perubahan Data Desil
Indonesia
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Bakal Disesuaikan, DPRD DKI Buka Suara
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek akan disesuaikan mulai 1 Januari 2027. DPRD DKI masih mengkaji besaran tarif baru.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Bakal Disesuaikan, DPRD DKI Buka Suara
Indonesia
Kasus ISPA Jakarta Naik 15,7 Persen, Pramono Sebut Masih dalam Batas Wajar
Kasus influenza di Jakarta mengalami kenaikan. Pramono Anung menyebut peningkatan masih kecil, sementara Dinkes mencatat ISPA naik 15,7 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Kasus ISPA Jakarta Naik 15,7 Persen, Pramono Sebut Masih dalam Batas Wajar
Indonesia
Transportasi Umum Jakarta Gratis untuk 21 Golongan, Ini 6 Kelompok Tambahannya
Pemprov DKI Jakarta akan menambah enam golongan penerima transportasi umum gratis. Total penerima subsidi naik transportasi menjadi 21 golongan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Transportasi Umum Jakarta Gratis untuk 21 Golongan, Ini 6 Kelompok Tambahannya
Indonesia
Mulai 2027 Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Naik, Ini Kata Pramono Anung
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek dipastikan naik mulai 1 Januari 2027. Besaran tarif baru belum diumumkan Pemprov DKI Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Mulai 2027 Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Naik, Ini Kata Pramono Anung
Indonesia
Bansos PKD September 2026 Cair, 219.252 Warga Jakarta Terima KAJ, KLJ, dan KPDJ
Pemprov DKI Jakarta mencairkan bansos PKD September 2026 kepada 219.252 penerima KAJ, KLJ, dan KPDJ. Ini rincian penerimanya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Bansos PKD September 2026 Cair, 219.252 Warga Jakarta Terima KAJ, KLJ, dan KPDJ
Indonesia
Pemprov DKI Keruk Anak Kali Krukut Setelah Hampir 60 Tahun, Penataan Ditargetkan Rampung 2028
Pemprov DKI mengeruk Anak Kali Krukut di Kebon Melati setelah hampir 60 tahun. Penataan sepanjang 2,3 km ditargetkan rampung 2028.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Pemprov DKI Keruk Anak Kali Krukut Setelah Hampir 60 Tahun, Penataan Ditargetkan Rampung 2028
Bagikan