MerahPutih.com - Neymar berpontensi turun lebih lama saat Timnas Brasil menghadapi Jepang di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Pertandingan akan dihelat di Stadion Houston, Selasa (30/7) dini hari WIB.
Neymar sebelumnya menjalani laga emosional saat Brasil menghadapi Skotlandia di partai ketiga atau terakhir Grup C di Stadion Miami, Kamis (25/6).
Neymar dimainkan sejak menit 76 menggantikan Matheus Cunha. Brasil dalam situasi unggul setelah dua gol Vinicius Junior (7’, 45+3’) dan Matheus Cunha (60’).
Bagi Neymar, kesempatan yang diberikan cukup istimewa. Terlebih setelah dirinya absen cukup lama karena terus berada di bawah bayang-bayang cedera.
Baca juga:
Laga kontra Skotlandia menandai comeback Neymar ke Timnas Brasil setelah 981 hari.

Comeback Neymar ke Timnas Brasil setelah 981 hari. (Foto: FIFA)
Neymar mengakhiri laga dengan air mata yang tak terbendung. Ia kemudian berjalan menuju tribun untuk berterima kasih kepada para fans.
Pelatih Timnas Brasil Carlo Ancelotti menyebut bahwa kondisi Neymar sudah jauh lebih baik. Sehingga menit bermainnya akan lebih lama.
"Dalam seminggu terakhir, perkembangannya sangat signifikan," kata Ancelotti dikutip Reuters.
Sebelumnya dia tidak bisa bermain lebih dari 15 menit, tetapi sekarang kondisinya sudah jauh lebih baik dan dia siap untuk bermain lebih lama,
sambung Ancelotti.
Jepang Tidak Bisa Dipandang Sebelah Mata
Sementara itu, Carlo Ancelotti menegaskan bahwa Brasil tidak akan memandang Jepang sebelah mata. Pelatih asal Italia itu masih mengingat kekalahan 2-3 yang dialami Brasil saat menghadapi Jepang dalam laga persahabatan di Tokyo pada Oktober lalu.
Baca juga:
Jepang Pede Lawan Brasil di Babak 32, Tidak Terkalahkan di Fase Group Jadi Modal
Menurutnya, hasil tersebut menjadi pengingat bahwa Samurai Biru adalah salah satu tim terbaik yang ada saat ini.
"Pertandingan itu memberi kami pelajaran yang sangat berharga. Jepang adalah salah satu tim terbaik di dunia," ujar Ancelotti.

Jepang (JFA)
"Kami sangat menghormati mereka dan akan mempersiapkan pertandingan ini seperti sebuah final. Bagi kami, ini memang final."
"Kami akan menghadapi tim yang sangat kuat dan sangat terorganisasi. Kami harus memahami dengan jelas apa yang ingin kami lakukan di lapangan," ujar Ancelotti. (*)