Nexus Mods Larang Mod Politik AS Sampai Akhir 2020

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 05 Oktober 2020
Nexus Mods Larang Mod Politik AS Sampai Akhir 2020

Nexus Mods tidak memiliki keinginan untuk memoderasi mod yang berbau hal politik. ( Foto: Pexels/Burst)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SITUS modding populer Nexus Mods melarang mod apa pun yang terkait dengan "masalah sosiopolitik di Amerika Serikat". Pelarangan ini akan diberlakukan hingga setidaknya sampai pelantikan presiden tahun depan.

Robin Scott selaku pemilik Nexus Mods menjelaskan bahwa dia telah melihat banyak mod yang mengandung provokatif dan nyeleneh tentang pemilihan presiden di Amerika. Mod berbau hal tersebut yang di-upload pada 28 Oktober dan seterusnya akan dihapus dari situs tersebut.

Baca juga:

Windows 10 Luncurkan Fitur Cek 'Kesehatan' Data Penyimpanan

Melansir dari laman The Verge, Scott mengatakan bahwa administrator Nexus Mods tidak memiliki waktu, perhatian atau keinginan untuk memoderasi mod yang berbau hal politik. Tanpa ingin pusing-pusing langsung menghapusnya saja.

Mod di Fallout 4 tersebut membuat gaduh komunitas di Nexus Mods. (Foto: pcgamer)

Scott mengatakan Nexus Mods akan mempertimbangkan kembali kebijakannya beberapa saat setelah Presiden Amerika berikutnya dilantik.

Nexus Mods, adalah situs yang memungkinkan orang berbagi modifikasi game khusus, seperti game populer seri Fallout dan Elder Scrolls. Melalui situs ini pengguna dapat menemukan semuanya mulai dari mekanisme game yang dapat diubah-ubah, hingga konten dewasa yang bisa dimasukan pada game tersebut.

Namun dalam beberapa hari terakhir, beberapa pengguna mengeluh tentang mod Fallout 4 berkualitas rendah yang dirancang untuk memprovokasi politik.

Baca juga:

Sejumlah Rumah Sakit Kembali Jadi Sasaran Serangan Ransomware

Pada mod tersebut menyertakan foto korban penembakan dari Kenosha, Wisconsin. Ada juga mod yang menambahkan konten seperti bendera garis biru tipis atau bendera mendukung Black Lives Matter.

Nexus Mods bisa memodifikasi game (Foto: polygon)

Nexus Mods menunjukkan bahwa muak dengan pengguna mengupload konten yang dirancang untuk mengecewakan sesama pengguna lainnya. Oleh karena itu, situs ini memutuskan untuk mengambil pendekatan "kekerasan" untuk masalah tersebut tanpa melihat latar belakang pengguna.

Selama masa pemilu di Amerika yang bergejolak, jejaring sosial besar seperti Facebook dan Twitter mencoba merancang kebijakan yang memaksimalkan kebebasan berekspresi. Kedua platform media sosial itu menghapus konten yang dapat mengganggu pemilihan presiden di Amerika. (ray)

Baca juga:

Pemilu Amerika Serikat akan jadi Sasaran Peretas Tiongkok?

#Teknologi #Situs Online #Amerika Serikat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Sekretaris Pers Gedung Putih Katie Zacharia Mengundurkan Diri, cuma Bertahan Kurang dari Lima Hari
Penampilan perdananya di hadapan media dan publik disorot tidak meyakinkan, menimbulkan kontroversi seputar keabsahan status advokatnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Sekretaris Pers Gedung Putih Katie Zacharia Mengundurkan Diri, cuma Bertahan Kurang dari Lima Hari
Tekno
Samsung Galaxy A18 Resmi Meluncur di Indonesia, ini Harga dan Spesifikasinya
Samsung Galaxy A18 resmi rilis di Indonesia. HP ini hadir dengan Gemini AI dan tiga kamera.
Soffi Amira - Sabtu, 17 Oktober 2026
Samsung Galaxy A18 Resmi Meluncur di Indonesia, ini Harga dan Spesifikasinya
Tekno
Redmi Turbo 6 dan Turbo 6 Max Bocor, Diduga Jadi POCO X9 Pro Series
Redmi Turbo 6 dan Turbo 6 Max kini muncul di IMEI. HP tersebut kabarnya akan meluncur dengan POCO X9 Pro Series.
Soffi Amira - Jumat, 16 Oktober 2026
Redmi Turbo 6 dan Turbo 6 Max Bocor, Diduga Jadi POCO X9 Pro Series
Tekno
Samsung Galaxy S27 Ultra Dikabarkan Beralih ke Exynos 2700, ini Alasannya
Samsung Galaxy S27 Ultra bakal beralih ke Exynos 2700. Sebab, Samsung menghadapi masalah overheating lewat chip Snapdragon.
Soffi Amira - Jumat, 16 Oktober 2026
Samsung Galaxy S27 Ultra Dikabarkan Beralih ke Exynos 2700, ini Alasannya
Tekno
HyperOS 4 Resmi Meluncur di China, ini Daftar HP Xiaomi yang Dapat Update
HyperOS 4 kini resmi meluncur di China. Update tersebut membawa sejumlah perubahan baru di fiturnya.
Soffi Amira - Kamis, 15 Oktober 2026
HyperOS 4 Resmi Meluncur di China, ini Daftar HP Xiaomi yang Dapat Update
Tekno
OPPO Reno 17 Dikabarkan Meluncur November 2026, ini Bocoran Spesifikasinya
OPPO Reno 17 kini mulai bocor di internet. HP itu kabarnya mengusung kamera 200MP dan baterai 7.000mAh.
Soffi Amira - Kamis, 15 Oktober 2026
OPPO Reno 17 Dikabarkan Meluncur November 2026, ini Bocoran Spesifikasinya
Tekno
Warna iPhone 18 Pro Burgundy Dilaporkan Berubah setelah 3 Minggu, Apa Penyebabnya?
Warna iPhone 18 Pro burgundy kini berubah warna, setelah dipakai tiga minggu. Hal itu diunggah oleh salah seorang pengguna di Reddit.
Soffi Amira - Kamis, 15 Oktober 2026
Warna iPhone 18 Pro Burgundy Dilaporkan Berubah setelah 3 Minggu, Apa Penyebabnya?
Tekno
POCO X8s Muncul di Geekbench, Bawa Snapdragon 7 Gen 4 dan RAM 12GB?
POCO X8s kini muncul di IMDA dan Geekbench. HP tersebut membawa Snapdragon 7 Gen 4 dan RAM 12GB.
Soffi Amira - Rabu, 14 Oktober 2026
POCO X8s Muncul di Geekbench, Bawa Snapdragon 7 Gen 4 dan RAM 12GB?
Tekno
OPPO Find X10 dan Find X10 Pro Max Dikonfirmasi Meluncur 22 Oktober 2026, Spesifikasinya Terungkap
OPPO Find X10 dan Find X10 Pro Max dikonfirmasi meluncur 22 Oktober 2026. HP ini membawa fitur Snap Key.
Soffi Amira - Selasa, 13 Oktober 2026
OPPO Find X10 dan Find X10 Pro Max Dikonfirmasi Meluncur 22 Oktober 2026, Spesifikasinya Terungkap
Dunia
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Saksi mata memberi tahu media lokal bahwa mereka melihat seorang pria terlempar dari wahana tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Bagikan