Nelayan Teluk Jakarta Duga Ikan-ikan Mati akibat Limbah Kimia

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Selasa, 01 Desember 2015
Nelayan Teluk Jakarta Duga Ikan-ikan Mati akibat Limbah Kimia

Ikan-ikan yang mati di sepanjang Pantai Ancol, Teluk Jakarta, Jakarta Utara, Selasa (1/12). (Foto: MerahPutih/Fachruddin Chalik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Megapolitan - Nahas betul nasib yang dialami para nelayan di Teluk Jakarta, Jakarta Utara, setelah matinya ratusan ribu bahkan jutaan ikan para nelayan ini kehilangan pekerjaan mereka. Ikan-ikan yang biasa mereka tangkap di batas tepi pantai Teluk Jakarta kini sudah tidak terlihat lagi. Seperti yang diungkapkan Rohidin (57) yang sudah 30 tahun lebih menjadi nelayan di Teluk Jakarta. Hal yang sama juga diungkapkan Tarwan, sahabat Rohidin.

"Kalau sudah seperti ini bisa sebulan enggak ada ikan, Mas. Ya mau diapain lagi, paling kita nongkrong di Ancol narikin penumpang, karena mau nyari ikan juga sudah pasti enggak ada sampai satu bulan ke depan," ujar Tarwan (44), nelayan asal Indramayu yang 20 tahun melaut di Teluk Jakarta.

Tarwan dan Rohidin menduga, jika jutaan ikan mati dan menjadi fenomena tahunan ini lantaran sebab ulah manusia. Meski tidak berani menuding perusahaan tertentu, namun matinya ikan-ikan ini disebabkan karena limbah dan zat kimia yang dibuang ke laut.

"Ikan-ikan ini keracunan limbah yang sengaja dibuang ke laut, biasanya mereka buang limbah pas barengan sama hujan turun, jadi enggak ketahuan, coba aja dilihat airnya, kalau air laut aslinya kan biru, sekarang ini airnya merah," ujar Rohidi dan Tarwan saling sahut bersahutan. (aka)

 

BACA JUGA:

  1. Jutaan Ikan Mati, Nelayan Teluk Jakarta Alih Profesi
  2. Noorsy: Reklamasi Teluk Jakarta Ancam Pertahanan Keamanan
  3. Muhammad Tahir: Reklamasi Teluk Jakarta Tenggelamkan Warga Pesisir
  4. Ketua DPRD DKI Bungkam Soal Reklamasi Teluk Jakarta
  5. Gara-Gara Ahok, 16.800 Nelayan Teluk Jakarta Terancam Menganggur
#Pencemaran Laut #Pantai Ancol #Pencemaran Pantai #Limbah #Limbah Industri #Kesejahteraan Nelayan #Nelayan Tradisional #Teluk Jakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Berita Foto
Umat Muslim Rekreasi di Pantai Lagoon Ancol Usai Shalat Iduladha 1447 H
Sejumlah warga menikmati suasana Pantai Lagoon Ancol, Jakarta Utara, Rabu (27/5/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 27 Mei 2026
Umat Muslim Rekreasi di Pantai Lagoon Ancol Usai Shalat Iduladha 1447 H
Berita Foto
Khidmat Umat Muslim Ibadah Shalat Iduladha 1447 H Berjama'ah di Tepi Pantai Ancol Jakarta
Umat muslim menunaikan ibadah Sholat Iduladha 1447 H di Tepi Pantai Ancol, Jakarta Utara, Rabu (27/5/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 27 Mei 2026
Khidmat Umat Muslim Ibadah Shalat Iduladha 1447 H Berjama'ah di Tepi Pantai Ancol Jakarta
Indonesia
Wisata Hemat, Promo Ancol April - Mei 2026: Tiket Dufan Mulai Rp 170 Ribu
Ancol hadirkan promo paket hemat April-Mei 2026. Tiket Dufan mulai Rp170 ribu, lengkap dengan voucher makan. Cek harga Sea World hingga Atlantis.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 April 2026
Wisata Hemat, Promo Ancol April - Mei 2026: Tiket Dufan Mulai Rp 170 Ribu
Indonesia
Menteri Trenggono Janjikan 100 Kampung Nelayan Sudah Rampung di Mei 2026
Pemerintah mempercepat pembangunan KNMP sebagai bagian dari penguatan ekonomi pesisir nasional.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 April 2026
Menteri Trenggono Janjikan 100 Kampung Nelayan Sudah Rampung di Mei 2026
Berita Foto
Progres Pembangunan Tol Harbour Road II Capai Tahap Kunci, Nilai Proyek Rp 5,22 Triliun
Suasana proyek Tol Harbour Road II (HBR II) ruas Ancol Timur-Pluit, Kawasan Ancol, Jakarta Utara, Senin (6/4/2026).
Didik Setiawan - Senin, 06 April 2026
Progres Pembangunan Tol Harbour Road II Capai Tahap Kunci, Nilai Proyek Rp 5,22 Triliun
Indonesia
Kampung Nelayan Ciptakan Banyak Lapangan Kerja: Dari 2 Menjadi 12 Jenis Pekerjaan
Program KNMP yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto terbukti mampu memperluas jenis pekerjaan.
Dwi Astarini - Kamis, 02 April 2026
Kampung Nelayan Ciptakan Banyak Lapangan Kerja: Dari 2 Menjadi 12 Jenis Pekerjaan
Indonesia
Kampung Nelayan Diklaim Mampu Produksi Ikan hingga 2,15 Juta Ton Setahun
Program tersebut dinilai akan memperkuat sektor riil sekaligus meningkatkan ketahanan pangan berbasis kelautan.
Dwi Astarini - Rabu, 01 April 2026
Kampung Nelayan Diklaim Mampu Produksi Ikan hingga 2,15 Juta Ton Setahun
Indonesia
Proyek JSDP Jadi Penyebab Kemacetan, DPRD DKI Minta Pemulihan Jalan Dipercepat
Proyek JSDP dinilai menjadi penyebab kemacetan. DPRD DKI pun meminta pemulihan jalan segera dipercepat.
Soffi Amira - Selasa, 03 Maret 2026
Proyek JSDP Jadi Penyebab Kemacetan, DPRD DKI Minta Pemulihan Jalan Dipercepat
Indonesia
Bapanas Bakal Bikin Aturan Pangan Masih Layak dan Aman Dikonsumsi Tidak Jadi Limbah
Penyelamatan pangan menjadi langkah mendesak di tengah masih tingginya pangan berlebih yang sebenarnya layak konsumsi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 18 Februari 2026
Bapanas Bakal Bikin Aturan Pangan Masih Layak dan Aman Dikonsumsi Tidak Jadi Limbah
Indonesia
Prabowo Soroti Sampah di Bali: Pantai Kotor Bisa Bikin Turis Enggan Datang
Presiden Prabowo Subianto menyoroti kondisi pantai Bali yang dipenuhi sampah. Ia meminta kepala daerah menggelar aksi bersih-bersih demi menjaga pariwisata nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 02 Februari 2026
Prabowo Soroti Sampah di Bali: Pantai Kotor Bisa Bikin Turis Enggan Datang
Bagikan