Nazar Pep Guardiola Kepada Barcelona

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Selasa, 11 November 2014
Nazar Pep Guardiola Kepada Barcelona

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Pelatih Club Bayern Muchen, Josep Pep Guardiola atau yang lebih dikenal dengan Pep Guardiola itu mengatakan, tak akan pernah untuk mengambil alih lagi Barcelona, yang merupakan mantan club yang pernah dilatihnya setelah eranya di club tersebut benar-benar berakhir.

Mantan pelatih Barcelona yang sekarang tengah melatih club Bayern Munchen ini memang memiliki andil besar bagi kesuksesan Barcelona. Berbagai torehan prestasi bagi Barca pun telah dipersembahkannya selama kariernya 4 tahun menjadi ‘Arsitek’ Bagi Barca yang berakhir pada tahun 2012 itu. Pep sendiri pun termasuk salah satu pelatih tersukses dalam sejarah Barcelona.

Tak hanya prestasi bagi club yang dilatihnya itu, pria kelahiran 18 januari 1971 ini pun mendapatkan berbagai prestasi dalam kariernya menjadi seorang pelatih, salah satunya yaitu IFFHS Pelatih terbaik World's Best Club (2009, 2011), tiga gelar pelatih terbaik Don Balon Award (2009, 2010, 2011), dua gelar pelatih terbaik Onze d'Or (2009, 2011), dua tropi Miguel Munoz (2008–2009, 2009–2010), dua gelar manager  terbaik World Soccer Magazine (2009, 2011), dua gelar pelatih UEFA Team (2008–09, 2010–11), tiga gelar pelatih terbaik La Liga (2009, 2010, 2011), satu Catalan of the Year Award (2009). Dan puncak prestasinya adalah menjadi pelatih terbaik versi FIFA atau Ballon d'Or Best Coach (2011).

Namun nampaknya kita tak akan bisa kembali melihat pelatih asal Spanyol itu kembali ke Camp Nou, pasalnya dirinya menegaskan tak akan lagi pernah kembali ke Mantan clubnya tersebut. Seperti yang dilansir theguardian “pada prinsipnya saya tidak akan melatih barca lagi, karena saya pikir siklus hidup saya di barca telah selesai” ujar Pep kepada Mundo Devortivo.

 

Foto : telegraph.co.uk

#Persepakbolaan #Olahraga
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Pelari NYC Marathon Meninggal 3 Km sebelum Garis Finis, Umurnya Baru 24 Tahun
Sang ayah menyebut anaknya dalam kondisi kesehatan sempurna dan bentuk fisik yang prima.
Dwi Astarini - Rabu, 04 November 2026
 Pelari NYC Marathon Meninggal 3 Km sebelum Garis Finis, Umurnya Baru 24 Tahun
Olahraga
Para Atletik Indonesia Koleksi 22 Medali di Asian Para Games 2026, Partin Muhlisin Pecahkan Rekor
Para atletik Indonesia menutup Asian Para Games 2026 dengan raihan 22 medali, terdiri dari tiga emas, delapan perak, dan 11 perunggu.
Soffi Amira - Sabtu, 24 Oktober 2026
Para Atletik Indonesia Koleksi 22 Medali di Asian Para Games 2026, Partin Muhlisin Pecahkan Rekor
Olahraga
Jadwal Asian Para Games 2026 23 Oktober: Indonesia Berpeluang Tambah Emas dari Bulu Tangkis
Jadwal Indonesia di Asian Para Games 2026 pada 23 Oktober akan berlangsung. Leani Ratri Oktila dan kolega tampil di lima final bulu tangkis.
Soffi Amira - Jumat, 23 Oktober 2026
Jadwal Asian Para Games 2026 23 Oktober: Indonesia Berpeluang Tambah Emas dari Bulu Tangkis
Olahraga
Catat Rekor Para Renang Asia Baru, Maulana Rifky Sapu Bersih 2 Emas Indonesia
Maulana Rifky Yavianda sabet 2 emas & rekor Asia baru di Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026. Kalahkan wakil tuan rumah Jepang. Simak selengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 20 Oktober 2026
Catat Rekor Para Renang Asia Baru, Maulana Rifky Sapu Bersih 2 Emas Indonesia
Olahraga
Menpora Erick Thohir Lepas 103 Atlet Asian Para Games Jepang, Tegaskan Bonus Sama dengan Asian Games
Pemerintah terus mendukung National Paralympic Committee Indonesia untuk bisa terus mengirimkan atlet terbaik.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Menpora Erick Thohir Lepas 103 Atlet Asian Para Games Jepang, Tegaskan Bonus Sama dengan Asian Games
Olahraga
Indonesia Raih 5 Emas Asian Games 2026, Ketum NOC Soroti Sistem Pembinaan Olahraga
Tantangan yang lebih besar yakni bagaimana prestasi tersebut diperluas ke lebih banyak cabang olahraga dan bisa dipertahankan dalam jangka panjang.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Indonesia Raih 5 Emas Asian Games 2026, Ketum NOC Soroti Sistem Pembinaan Olahraga
Olahraga
Peringkat FIFA Timnas Indonesia Naik, Kalahkan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Dengan koleksi poin tersebut, peringkat FIFA Timnas Indonesia kini ada di posisi 117.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Peringkat FIFA Timnas Indonesia Naik, Kalahkan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Olahraga
Porturin Targetkan Bawa Pulang Empat Emas untuk Indonesia di Asia Pacific Deaf Multi Sport Championship
Asia Pacific Deaf Multi Sport Championship harus digunakan semaksimal mungkin karena sistem perlombaan ini memiliki poin yang bagus.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Porturin Targetkan Bawa Pulang Empat Emas untuk Indonesia di Asia Pacific Deaf Multi Sport Championship
Olahraga
Jersey 'Last Dance' Jordan Terjual Seharga Rp 190,65 Miliar, Penanda Puncak Era Basket sebagai Fenomena Budaya Global
Ia mengenakan jersey tersebut pada gim ketiga Final NBA 1998, yang merupakan musim terakhirnya bersama Chicago Bulls.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Jersey 'Last Dance' Jordan Terjual Seharga Rp 190,65 Miliar, Penanda Puncak Era Basket sebagai Fenomena Budaya Global
Olahraga
UEFA Nations League, Inggris dan Spanyol Kompak Raih Kemenangan
Timnas Inggris dan Spanyol sama-sama mengamankan poin dan optimisme untuk laga berikutnya.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
UEFA Nations League, Inggris dan Spanyol Kompak Raih Kemenangan
Bagikan