NasDem Siap Kawal Pembangunan Jakarta di Bawah Kepemimpinan Pramono-Rano

Soffi AmiraSoffi Amira - Kamis, 12 Desember 2024
NasDem Siap Kawal Pembangunan Jakarta di Bawah Kepemimpinan Pramono-Rano

Gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut 3 Pramono Anung (kiri) dan Rano Karno (kanan). (MP/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua DPW NasDem Jakarta, Wibi Andrino, mengucapkan selamat kepada pasangan Pramono Anung-Rano Karno atas terpilihnya sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta periode 2025-2030.

"Partai NasDem Jakarta mengucapkan selamat kepada Bapak Pramono dan Bapak Rano atas terpilihnya sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta untuk periode 2025-2030," kata Wibi di Jakarta, Kamis (12/12).

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta ini menuturkan, NasDem Jakarta berkomitmen untuk terus mengawal pembangunan Jakarta dengan memperjuangkan aspirasi masyarakat.

"Berkolaborasi secara kritis dan konstruktif dengan pemerintah daerah, serta memastikan Jakarta menjadi kota yang inklusif, adil, dan sejahtera bagi seluruh warganya," tuturnya.

Baca juga:

Legislator NasDem Minta Polisi Penembak Siswa di Semarang Dites Kejiwaan

Wibi mengatakan, NasDem yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus mengaku menerima hasil ini dengan lapang dada dan penuh semangat untuk terus mendukung upaya pembangunan Jakarta yang lebih baik.

"Pilkada adalah momentum demokrasi, dan hasil ini mencerminkan suara serta harapan masyarakat Jakarta untuk pemimpin yang mampu membawa perubahan positif," terang dia

Wibi menegaskan, NasDem Jakarta mengapresiasi seluruh relawan, tim pemenangan, dan simpatisan yang tergabung dalam koalisi Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) atas perjuangan dan kerja keras dalam proses demokrasi pilkada ini.

Menurutnya, tidak ada perjuangan yang sia-sia, karena setiap langkah yang diambil adalah bagian dari usaha membangun bangsa yang lebih baik.

Baca juga:

Lawannya Tak Kunjung Ajukan Gugatan ke MK, Pramono Anung Fokus Bangun Jakarta

"Mari kita bersama-sama menjaga persatuan, menghormati perbedaan, dan menjadikan momen ini sebagai awal baru untuk bekerja bersama demi Jakarta yang lebih maju," tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, pasangan Pramono Anung-Rano Karno dipastikan akan memimpin Jakarta periode 2025-2030 sebagai gubernur dan wakil gubernur, hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta 2024.

Pasalnya, pasangan calon (paslon) Pilkada Jakarta nomor urut 1 Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) batal melayangkan gugatan sengketa hasil pilkada ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Hingga Rabu (11/12) pukul 23.59 WIB, tak terlihat kubu 01 mengunjungi MK maupun mendaftarkan sengketa secara daring atau online.

Tanpa adanya sengketa di MK, maka paslon Pramono-Rano bakal menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta terpilih. (Asp)

#Pramono Anung-Rano Karno #Pilkada Jakarta #NasDem
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Viral Surat Pemakzulan Wapres Gibran, Bos-Bos Senayan Heboh Cari Klarifikasi!
Pimpinan DPR gempar usai beredarnya draf pemakzulan Wapres Gibran berpelat NasDem. Saan Mustopa janji cek keaslian surat!
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Oktober 2026
Viral Surat Pemakzulan Wapres Gibran, Bos-Bos Senayan Heboh Cari Klarifikasi!
Indonesia
NasDem Bantah Gagas Pemakzulan Wapres Gibran, Belum Ada Arahan Surya Paloh Mungkin Dibahas di Fraksi
Beredar dokumen pemakzulan Wapres Gibran Rakabuming Raka berpelat Fraksi NasDem di DPR. Simak penjelasan detailnya!
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Oktober 2026
NasDem Bantah Gagas Pemakzulan Wapres Gibran, Belum Ada Arahan Surya Paloh Mungkin Dibahas di Fraksi
Indonesia
Demokrat Usul Dapil Nasional di Tengah Wacana Parliamentary Threshold 7 Persen
Demokrat lebih menyoroti potensi banyaknya suara rakyat yang hangus akibat penerapan PT.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Demokrat Usul Dapil Nasional di Tengah Wacana Parliamentary Threshold 7 Persen
Indonesia
NasDem Usulkan Pemberian Insentif Bagi Ibu Rumah Tangga
Kebijakan tersebut perlu dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperkuat keluarga sebagai fondasi pembangunan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 12 Agustus 2026
NasDem Usulkan Pemberian Insentif Bagi Ibu Rumah Tangga
Indonesia
Batal Dibawa ke Gorontalo, Rachmat Gobel Dimakamkan di TMP Kalibata Setelah Jumatan
Wakil Ketua DPR RI periode 2019–2024 sekaligus mantan Menteri Perdagangan, Rachmat Gobel, dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, setelah salat Jumat. Rencana pemakaman di Gorontalo dibatalkan.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 Juli 2026
Batal Dibawa ke Gorontalo, Rachmat Gobel Dimakamkan di TMP Kalibata Setelah Jumatan
Indonesia
Eks Mendag Rachmat Gobel Tutup Usia, Disemayamkan di Jaksel Pemakaman di Gorontalo
Anggota DPR RI sekaligus mantan Menteri Perdagangan periode 2014–2015, Rachmat Gobel, meninggal dunia pada Jumat, 10 Juli 2026, pukul 03.20 WIB di Jakarta. Jenazah disemayamkan di Jalan Supomo, Jakarta Selatan, dan akan dimakamkan di Gorontalo.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 Juli 2026
Eks Mendag Rachmat Gobel Tutup Usia, Disemayamkan di Jaksel Pemakaman di Gorontalo
Indonesia
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
DPW Partai Nasdem Jawa Timur menegaskan tetap menghormati kebebasan pers sebagai salah satu pilar demokrasi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 April 2026
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
Indonesia
Willy Aditya Kelakar Soal Merger Gerindra-NasDem di Rapat DPR
Willy Aditya berkelakar soal merger Gerindra dan NasDem dalam rapat DPR. Candaan ini muncul di tengah isu politik yang tengah berkembang.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Willy Aditya Kelakar Soal Merger Gerindra-NasDem di Rapat DPR
Indonesia
Isu Gibran Akuisisi NasDem, Wibi Andrino: Hebat Banget
Ketua DPW NasDem DKI Wibi Andrino merespons isu Gibran ingin mengakuisisi NasDem. Ia menyebut hal itu berani, namun membuka peluang jika ingin bergabung.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Isu Gibran Akuisisi NasDem, Wibi Andrino: Hebat Banget
Indonesia
Bantah Isu Ambil Alih NasDem, Jokowi: Jangan Menuduh yang Tidak Benar
Jokowi membantah isu ingin mengambil alih Partai NasDem dan NasDem Tower. Ia menegaskan tudingan tersebut tidak benar dan tidak masuk akal.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Bantah Isu Ambil Alih NasDem, Jokowi: Jangan Menuduh yang Tidak Benar
Bagikan