Otomotif

Musim Hujan, Sebaiknya Pakai Ban Beralur Banyak

P Suryo RP Suryo R - Jumat, 03 Januari 2020
Musim Hujan, Sebaiknya Pakai Ban Beralur Banyak

Pakailah ban dengan banyak alur pada musim hujan. (Foto: Unsplash/Vlad Kutepov)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MUSIM hujan tentunya membuat jalanan menjadi basah bahkan di beberapa ruas jalan digenangi air, tapi bukan banjir ya! Jalanan yang basah menjadi licin dan membutuhkan fokus dari pengendara, khususnya sepeda motor.

Laman KabarOto menuliskan selain kehati-hatian berkendara, yang perlu diperhatikan adalah pemilihan ban. Alur atau pola pada ban dimaksudkan untuk dapat membelah air di jalanan dan tetap mampu mencengkram aspal.

Baca Juga:

Tips Ampuh Membersihkan Mobil yang Terendam Banjir

hujan
Ban dengan banyak alur lebih aman dikendarai saat hujan. (Foto: Unsplash/Latrach Med Jamil)

Alur ban dibuat bukan untuk menambah estetika pada ban, namun memang menunjukan fungsi yang sesungguhnya. Alur ban ini berfungsi untuk mencengkram aspal dan membelah air bila hujan. Makanya kalau ban sudah tipis akan kehilangan daya cengkram di aspal dan motor terasa slip.

Selalu memperhatikan kondisi ban sepeda motor. Cucilah bila kotor dan selalu memperhatikan tekanan angin pada ban. Ini untuk menjaga daya cengkram dan usia ban. Tekanan angin harus sesuai dengan petunjuk yang diberikan oleh produsen, jangan kurang atau berlebih.

Pada musim hujan pemilihan ban dengan alur banyak sangat disarankan. Jangan pernah menggunakan ban dengan sedikit alur apalagi ban slick (tanpa alur). Jalanan cenderung lebih licin ketika terkena air. Ini sangat berbahaya bagi ban yang alurnya sudah tipis atau tidak ada sama sekali.


Baca Juga:

Mau Beli Mobil Second? Kenali Ciri Mobil yang Pernah Terendam Banjir

hujan
Moge lebih berisiko di jalan basah karena hujan. (Foto: Unsplash/The Ride Academy)

Buat kamu yang ban sepeda motornya sudah gundul alias tipis alurnya sebaiknya tidak jalan dahulu sebelum membeli yang baru. Laman KabarOto menuliskan bahwa kondisi ban gundul dapat membuat ban terjebak dalam kondisi aquaplanning. Ini adalah kondisi dimana adanya lapisan air antara ban dan permukaan jalanan. Apabila hal tersebut terjadi, ban bisa kehilangan traksi dan pengendara hilang kendali kontrol terhadap sepeda motor.

Meskipun demikian, bentuk ban sepeda motor lebih sempit lebih dianggap aman ketimbang ban mobil. Maka risiko aquaplanning lebih kecil kemudian beban motor didistribusikan ke area lebih kecil. Namun kondisi ini tidak untuk sepeda motor besar alias moge. Namun bukan berarti sepeda motor sport lebih aman. Sepeda motor sport yang lebih ringan memiliki risiko yang sama. (psr)


Baca Juga:

Mobil Ceper, Fungsi atau Gaya?

#Sepeda #Sepeda Motor #Hujan #Musim Hujan #Hujan Deras
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Kemarau Semakin Panjang, MUI Serukan Warga Shalat Istisqa
Shalat Istisqa merupakan bentuk ikhtiar spiritual dan kepasrahan diri seorang hamba kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala (SWT) saat menghadapi musibah kekeringan yang berkepanjangan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
Kemarau Semakin Panjang, MUI Serukan Warga Shalat Istisqa
Indonesia
BMKG Prakirakan Potensi Hujan Deras di Sejumlah Wilayah Indonesia Hari ini, Catat Lokasinya
BMKG mengidentifikasi beberapa pola konvergensi dan konfluensi yang dapat mendukung terbentuknya awan hujan.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
BMKG Prakirakan Potensi Hujan Deras di Sejumlah Wilayah Indonesia Hari ini, Catat Lokasinya
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Guyur Sejumlah Kota, Merauke Waspada Petir pada Senin, 31 Agustus
Sejumlah kota besar di Indonesia berpotensi diguyur hujan pada Senin, 31 Agustus 2026.
Frengky Aruan - Senin, 31 Agustus 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Guyur Sejumlah Kota, Merauke Waspada Petir pada Senin, 31 Agustus
Indonesia
BMKG Keluarkan Status Siaga Cuaca Ekstrem 24–27 Agustus 2026: Sumatra Barat Hujan Lebat, Daerah Ini Dikepung Angin Kencang
BMKG rilis peringatan dini cuaca ekstrem 24–27 Agustus 2026! Waspadai status Siaga hujan lebat di Sumbar, ancaman angin kencang, serta bahaya kekeringan kemarau
Angga Yudha Pratama - Senin, 24 Agustus 2026
BMKG Keluarkan Status Siaga Cuaca Ekstrem 24–27 Agustus 2026: Sumatra Barat Hujan Lebat, Daerah Ini Dikepung Angin Kencang
Indonesia
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem, Siklon Tropis Saudel Ancam Sejumlah Wilayah Indonesia
BMKG mengungkap keberadaan Siklon Tropis Saudel di Samudra Pasifik sebelah timur laut Papua yang berpotensi memicu peningkatan pertumbuhan awan hujan.
Frengky Aruan - Jumat, 21 Agustus 2026
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem, Siklon Tropis Saudel Ancam Sejumlah Wilayah Indonesia
Indonesia
Prakiaran Cuaca Jakarta 20 Agustus 2026: Siang Cerah Malam Berawan, Aktivitas Luar Ruangan Aman dari Hujan
Kondisi atmosfer Jakarta menunjukkan variasi awan sejak waktu pagi
Angga Yudha Pratama - Kamis, 20 Agustus 2026
Prakiaran Cuaca Jakarta 20 Agustus 2026: Siang Cerah Malam Berawan, Aktivitas Luar Ruangan Aman dari Hujan
Indonesia
Hujan Buatan Guyur Jakarta, Pramono: Awan Sekecil Apa Pun Akan Kita Buat untuk Hujan
Pramono Anung menyebut hujan yang mengguyur Jakarta pada Rabu (19/8) merupakan hasil operasi modifikasi cuaca BPBD DKI. Memanfaatkan awan Cumulus Congestus.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 19 Agustus 2026
Hujan Buatan Guyur Jakarta, Pramono: Awan Sekecil Apa Pun Akan Kita Buat untuk Hujan
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Sejumlah Kota Besar di Indonesia Diguyur Hujan Ringan hingga Sedang pada Selasa, 18 Agustus
Jakarta, Bandung hingga Surabaya diperkirakan berawan tebal oleh BMKG.
Frengky Aruan - Selasa, 18 Agustus 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Sejumlah Kota Besar di Indonesia Diguyur Hujan Ringan hingga Sedang pada Selasa, 18 Agustus
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG 3 Agustus: Jakarta Selatan, Timur, dan Barat Diguyur Hujan Sore Ini
Pergerakan cuaca di Jakarta hari ini terbilang cukup dinamis
Angga Yudha Pratama - Senin, 03 Agustus 2026
Prakiraan Cuaca BMKG 3 Agustus: Jakarta Selatan, Timur, dan Barat Diguyur Hujan Sore Ini
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Sendal Jepit saat Naik Motor akan Ditilang Polisi
Pengendara sepeda motor yang berkendara menggunakan sendal jepit akan ditilang, denda Rp 250 ribu. Cek informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Sendal Jepit saat Naik Motor akan Ditilang Polisi
Bagikan