Musik

Musik Pop Semakin Dekat dengan Pendengarnya

P Suryo RP Suryo R - Jumat, 13 September 2019
Musik Pop Semakin Dekat dengan Pendengarnya

Musik pop ringan mudah diterima publik. (Foto: Pixabay/Pexels)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MUSIK dalam perjalanannya terus berubah, berganti warna, hadir dengan struktur baru dan memiliki beragam elemen yang menyertainya. Genre musik terus menurunkan sub-sub anyarnya. Namun musik pop yang catchy, easy listening dan mampu merepresentasikan dengan pendengarnya menjadi tak terkalahkan.

Melansir dari gq.com, perubahan zaman memiliki peranan penting dalam perkembangan musik di dunia. Masyarakat kini lebih berani untuk speak up yang kemudian mendorong para musisi untuk menciptakan lirik yang lebih terbuka berbanding zaman dulu yang cenderung puitis. Kira-kira kenapa ya musik pop ringan kini lebih disukai masyarakat?

Baca Juga:

Mengenal City Pop, Genre Musik yang Kembali Bangkit dari Era 80an


1. Tidak berpuisi

Musik Pop
Jim Morrison dari The Doors, membuat lagu yang sangat penuh simbol-simbol dan puitis. (Foto: imgur)


Kalau dahulu menciptakan musik perlu banyak pertimbangan. Mengomposisi lagu cenderung sulit. Banyak analogi terselip di setiap liriknya. Lagu pun menjadi sangat puitis sehingga masyarakat harus menafsirkan sendiri makna yang terkandung di dalamnya. Kini lagu pop ringan berbanding terbalik. Liriknya sangat nyata sehingga sangat mudah mengambil hati masyarakat. Susunan nada yang sederhana dan mudah diingat.


2. Mudah dikenali

Musik Pop
Publik mudah mengenali sebuah lagu karena memiliki cirinya. (Foto: Pixabay/matuska)


Musisi zaman sekarang memiliki ciri khas yang sangat unik. Sehingga mereka dianggap sebagai representasi dari para fansnya. pendengarnya akan dengan sangat mudah mengenali sebuah lagu karena ciri khas yang ada di dalamnya.

Baca Juga:

Mendengar Musik saat Belajar Memberi Banyak Manfaat


3. Target sangat luas

Musik Pop
Usia berapa pun bisa menikmati musik pop. (Foto: Pixabay/Free-Photos)


Target pasar musik pop ringan sangat luas. Dari yang muda hingga tua sekalipun bisa menikmatinya bersama. Musik pop sangat mudah diterima di tempat mana pun karena ringan dan seimbang. Biasanya musik pop cocok didengarkan di kafe atau bar meskipun keduanya memiliki konsep yang berbeda.

4. Mewakili kondisi pendengarnya

Musik Pop
Musik pop mampu mewakili pendengarnya. (Foto: Pexels/bruce mars)


Kamu akan jarang menemui musik dengan lirik yang puitis saat ini. Kebanyakan lebih berani dan jujur menggambarkan kondisi sosial masyarakat. Konflik bisa digambarkan dengan sangat jelas. Sehingga masyarakat bisa dengan mudah diambil hatinya melalui lagu-lagu bernuansa pop ringan. (mar)


Baca Juga:

Peralihan Distribusi Musik dari Konvensional Menjadi Digital, Apa Untungnya?

#Musik #Musik Pop #Musisi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Parkir GBK saat Konser Kanye West dan Jakarta Running Festival 2026, ini Lokasinya
Simak lokasi kantong parkir GBK pada 24-25 Oktober 2026 saat konser Ye, Jakarta Running Festival, dan sejumlah acara lain berlangsung.
Soffi Amira - Sabtu, 24 Oktober 2026
Parkir GBK saat Konser Kanye West dan Jakarta Running Festival 2026, ini Lokasinya
ShowBiz
'Lebih Beruntung Sedikit', Kolaborasi Terbaru Bernadya dan Pamungkas tentang Patah Hati
Lewat 'Lebih Beruntung Sedikit', Bernadya dan Pamungkas ceritakan kehilangan, patah hati, serta kenyataan hidup yang kerap berjalan di luar keinginan.
Dwi Astarini - Sabtu, 24 Oktober 2026
'Lebih Beruntung Sedikit', Kolaborasi Terbaru Bernadya dan Pamungkas tentang Patah Hati
ShowBiz
Kanye West Konser di GBK Hari ini, Cek Jadwal Masuk dan Transportasi Umum
Penonton diimbau memperhatikan jadwal masuk sesuai kategori tiket dan memastikan seluruh persyaratan telah dipenuhi sebelum berangkat ke lokasi.
Dwi Astarini - Sabtu, 24 Oktober 2026
Kanye West Konser di GBK Hari ini, Cek Jadwal Masuk dan Transportasi Umum
ShowBiz
JBL Hadirkan Pengalaman Audio Interaktif dalam Perayaan 80 Tahun di Jakarta
JBL menggelar showcase interaktif yang berlangsung di Main Atrium, East Mall Level 1, Grand Indonesia, pada 21–25 Oktober 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
JBL Hadirkan Pengalaman Audio Interaktif dalam Perayaan 80 Tahun di Jakarta
ShowBiz
Jeff Satur Perluas Kiprah Global lewat Kerja Sama dengan Universal Music
Jeff Satur menyambut kemitraan ini sebagai kesempatan melanjutkan perjalanan kreatifnya tanpa mengesampingkan identitas artistik yang selama ini ia bangun.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Jeff Satur Perluas Kiprah Global lewat Kerja Sama dengan Universal Music
ShowBiz
John Mayer Kembali dengan 'Tom and Jerry' Setelah Lima Tahun Tanpa Single Baru
John Mayer mendirikan Sob Rock Records bersama Mercury Records dan bersiap merilis 'Tom and Jerry', single pertamanya dalam lima tahun.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Oktober 2026
John Mayer Kembali dengan 'Tom and Jerry' Setelah Lima Tahun Tanpa Single Baru
ShowBiz
Giant Jay dan Dewanda Pratama Rilis 'Kalau Aku Lebih Darinya', Kisah Pengorbanan Ayah
Giant Jay feat. Dewanda Pratama menghadirkan 'Kalau Aku Lebih Darinya', lagu tentang pengorbanan ayah, kasih sayang, dan harapan untuk masa depan anak.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Oktober 2026
Giant Jay dan Dewanda Pratama Rilis 'Kalau Aku Lebih Darinya', Kisah Pengorbanan Ayah
ShowBiz
KRTM Rilis 'Ini Belum Selesai', Kisah Berani Mengejar Mimpi yang Pernah Dilepas
KRTM merilis 'Ini Belum Selesai' bersama Chika Olivia, single tentang keberanian mengejar kembali impian sebelum album debut mereka bulan depan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Oktober 2026
KRTM Rilis 'Ini Belum Selesai', Kisah Berani Mengejar Mimpi yang Pernah Dilepas
ShowBiz
U2 Rilis 'The Greatest Show On Earth', Lagu tentang Cinta dan Kepercayaan
Secara tematis, 'The Greatest Show On Earth' mengisahkan sepasang kekasih yang berjuang mempertahankan kepercayaan satu sama lain.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
U2 Rilis 'The Greatest Show On Earth', Lagu tentang Cinta dan Kepercayaan
ShowBiz
Tak Hanya 13 Anggota, SEVENTEEN Punya 7 Sub-Unit dengan Konsep Berbeda
Kenali tujuh sub-unit SEVENTEEN hingga Oktober 2026, mulai dari BSS, JxW, HxW, CxM, DK x Seungkwan, V8, hingga JxJ.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Oktober 2026
Tak Hanya 13 Anggota, SEVENTEEN Punya 7 Sub-Unit dengan Konsep Berbeda
Bagikan