Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Synchronize Fest 2019

Musik Pop Punk Peewee Gaskins Bakar Synchronize Fest 2019

P Suryo RP Suryo R - Minggu, 06 Oktober 2019
Musik Pop Punk Peewee Gaskins Bakar Synchronize Fest 2019

Kemeriahan penonton Peewee Gaskins. (Foto: MP/Raden Yusuf Nayamenggala)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SALAH satu grup band Pop Punk ternama Indonesia, Peewee Gaskins menjadi penampil pembuka di hari kedua Synchronize Fest 2019, Minggu (6/10). Grup musik yang digawangi oleh Sansan, Dochi, Ayi, Omo dan Aldy tersebut, tampil di panggung District Stage pada pukul 14.15 WIB. Namun saat waktu menunjukan jam tersebut, para personel Peewee Gaskins tak kunjung muncul.

Namun para festival goers terlihat semakin banyak yang mendekati panggung untuk menyaksikan penampilan dari grup band yang fenomenal ini. Padahal suasana di siang hari cukup panas menyengat. Tapi tak lantas menyurutkan semangat mereka untuk menyaksikan penampilan dari Peewee Gaskins.

Baca Juga:

Tak Masuk Daftar Penampil, Iwan Fals Jadi Kejutan di Synchronize Fest 2019

peewee
Peewee Gaskin main di siang hari, semakin memanaskan Synchronice Fest 2019. (Foto: MP/Raden Yusuf Nayamenggala)

Selang 5 menit kemudian akhirnya Sansan dkk muncul keatas panggung. Penonton yang hadir menyambut kehadiran mereka dengan tepuk tangan. Sebelum membawakan lagu pembuka, Sansan tak lupa untuk menyapa para penonton yang sudah hadir ditengah terik matahari yang cukup menyengat.

“Terimakasih yang udah mau panas-panasan, selamat siang Synchronize Fest,” sapa Sansan

Tanpa basa basi, Peewee Gaskins pun langsung menghentak panggung lewat musik pop punknya, Amuk Redam. Alunan musik Pop Punk yang menghentak pun tak kuasa membuat para festival goers untuk berjingkrak ria seraya menganggukan kepala.

peewee
Peewee Gaskin berhasil membuat penonton jejingkrakan. (Foto: MP/Raden Yusuf Nayamenggala)

Kelar lagu Amuk Redam dimainkan, grup band yang telah meluncurkan delapan album itu kembali menggeber panggung dengan sebuah lagu lawas yang menjadi hit di Indonesia. “Kita mau bawaian lagu lama, gue yakin kalian semuanya pasti tahu,” ucap Dochi.

Kemudian mereka membawakan lagu Dan yang dipopulerkan oleh grup musik Sheila On 7. Lagu cover itu merupakan salah satu single yang diambil dari album Salute To 90’s. Disepanjang lagu tersebut penonton pun bernyanyi bersama diaepanjang lagu. Bahkan beberapa penonton lainnya terlihat melakukan aksi moshing dan crowd surfing. Hal tersebut sangat wajar terjadi saat musik Pop Punk yang bertempo cepat dimainkan.

Baca Juga:

Superglad Sukses Panaskan Festival Goers di Synchronize Fest 2019

peewee
Membawakan beberapa lagu terkanl dalam balutan musik punk. (Foto: MP/Raden Yusuf Nayamenggala)

Usai membawakan beberapa lagu, Dochi berkisah jika selama ini sulit dan jarang latihan. “Sebagai band yang terbentuk 12 tahun kadang-kadang kita jarang latihan. Latihannya paling di atas panggung,” ungkap Dochi.

Setelah itu, Ayi sang gitaris juga ikut menyapa para penonton, dan memberikan candan tentang tampilnya Peewee Gaskins di siang hari. “Kita request mau main siang, karena kita ingin merasakan mabuk-mabukan di siang hari,” canda Ayi.

peewee
Bawakan beberapa lagu hits mereka. (Foto: MP/Raden Yusuf Nayamenggala)

Dochi pun kembali berinteraksi dengan penonton. “Anyway apa kabar Synchronize Fest, kita pemanasan dulu yah disini, eh udah kepanasan banget yah kayaknya panas gini, Sebenarnya tadi kita di posisi kalian juga kepanasan disitu,” kata Dochi.

Setelah itu, tak lama kemudia grup yang memiliki fans dengan sebutan Dorks itu pun melanjutkan penampilannya dengan lagu Satir Sarkas yang dirilis pada tahun 2010. Para festival goers pun kembali bermoshing ria mengikuti aliran musik pop punk yang penuh semangat dan menghentak.

Menariknya di pertengah lagu, Sansan mengajak para festival goers untuk membuat Wall Of Death. “Synchronize Jakarta kita bikin wall of death yuk. Kita buka ruang di tengah dulu,” perintah Sansan yang langsung dipatuhi para festival goers.

Baca Juga:

Sosok Chrisye 'Hidup Kembali' di Panggung Synchronize Fest 2019

peewee
Panggung District Stage menjadi spektakuler. (Foto: MP/Raden Yusuf Nayamenggala)

Para festival goers pun langsung membuka ruang di tengah dan membuat wall of death. Lantas saja Suasana siang hari di Synchronize Fest 2019 pun menjadi sangat meriah. Selanjutnya Peewee Gaskins membawakan lagu lawasnya yang berjudul Summer Thrill. Mereka pun lantas membuat suasana sekitar panggung District Stage menjadi sangat spektakuler.

Setelah itu giliran lagu Jumping Jupiter yang menggebrak Synchronize Fest. Namun sebelum lagu itu dibawakan. Dochi bercerita tentang kisah dibalik lagu tersebut. “Ini lagu yang mempertanyakan apakah lu akan berusaha buat orang yang enggak pernah effort sama lu,” ucap Dochi.

peewee
Wall of death. (Foto: MP/Raden Yusuf Nayamenggala)

Kelar lagu tersebut, azan Ashar pun berkumandang. Peewee Gaskins pun lantas menghentikan sejenak musiknya. “Sebelum lagu berikutnya ini lagi azan yah. Kita tunggu azan selesai dulu,” kata Sansan pada para penonton yang hadir. Setelah azan selesai, Dochi dkk kembali melanjutkan penampilannya dengan lagu yang baru saja dirilis pada tahun 2019 ini, yang berjudul Sampai Juara.

Untuk lagu penutup Peewee Gaskins membawakan lagu cover dari Dewa 19, Pupus dan Kangen. Tentunya dengan nuansa Pop Punk yang penuh dengan dentuman drum dan distorsi gitar.

Sayangnya Peewee Gaskins tak membawakan dua buah lagu yang cukup membesarkan namanya seperti lagu Dibalik Hari Esok dan Dari Mata Sang Garuda. Namun, meski demikian Peewee Gaskins telah sukses membuka hari kedua Synchronize Fest 2019 dengan membuat para penonton bermoshing ria. (ryn)

Baca Juga:

The Upstairs Sukses Buat Pengunjung Synchronize Fest 2019 Berdansa Lepas

#Synchronize Fest #Konser Musik #Festival Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Usai Tur Amerika Utara, Thee Marloes Siap Tampilkan Album Showcase 'Di Hotel Malibu' di Surabaya dan Jakarta
Usai tur Amerika Utara, Thee Marloes siap menggelar album showcase Di Hotel Malibu di Surabaya dan Jakarta pada Agustus 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 Juli 2026
Usai Tur Amerika Utara, Thee Marloes Siap Tampilkan Album Showcase 'Di Hotel Malibu' di Surabaya dan Jakarta
ShowBiz
Project Pop Rayakan 30 Tahun Berkarya lewat Konser 'Forever Young – Forever Fun'
Konser 'Forever Young – Forever Fun' dijadwalkan berlangsung di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, pada Sabtu, 8 Agustus 2026.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
Project Pop Rayakan 30 Tahun Berkarya lewat Konser 'Forever Young – Forever Fun'
Fun
Tipe-X Mainkan Lagu-Lagu Hit di PRJ 2026, Jumat (10/7), ini Cara Beli Tiket Bundlingnya
Pengunjung dapat menikmati penampilan mereka dengan membeli tiket bundling seharga Rp 100 ribu.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Tipe-X Mainkan Lagu-Lagu Hit di PRJ 2026, Jumat (10/7), ini Cara Beli Tiket Bundlingnya
ShowBiz
Empat Dekade Berkarya, Kahitna Siapkan Konser Monumental 'KAHITNA 40 TAHUN'
Konser terbesar yang pernah diselenggarakan sepanjang sejarah perjalanan band ini digelar Sabtu, 5 September 2026, di NICE, PIK 2, Jakarta.
Dwi Astarini - Selasa, 07 Juli 2026
Empat Dekade Berkarya, Kahitna Siapkan Konser Monumental 'KAHITNA 40 TAHUN'
ShowBiz
Dongker Gelar 'Melankolia di Kolong', Perdengarkan Lagu Baru Jelang Album Kedua
Dongker akan menggelar Melankolia di Kolong pada 17 Juli 2026. Momen perkenalkan lagu-lagu dari album kedua sekaligus mengusung konsep donasi buku atau beras.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 Juli 2026
Dongker Gelar 'Melankolia di Kolong', Perdengarkan Lagu Baru Jelang Album Kedua
ShowBiz
Sal Priadi Sukses Buka Hari Kedua Boardang Boarding Festival, Hangatkan Sore di Edutown BSD
Menjadi penampil pembuka di panggung utama sore itu, solois kenamaan Sal Priadi sukses menyedot perhatian dan langsung memanaskan atmosfer festival.
Frengky Aruan - Minggu, 05 Juli 2026
Sal Priadi Sukses Buka Hari Kedua Boardang Boarding Festival, Hangatkan Sore di Edutown BSD
Lifestyle
Nostagia 30 Tahun Lagu Lagu Ungu Dilakukan di Tennis Indoor Senayan
Konser "Waktu Yang Dinanti: Final Chapter" diproyeksikan menjadi malam penuh nostalgia sekaligus perayaan emosional
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 Juli 2026
Nostagia 30 Tahun Lagu Lagu Ungu Dilakukan di Tennis Indoor Senayan
ShowBiz
Fiersa Besari Bius Ribuan Penonton di Boardang Boarding Fest 2026, Cuaca Panas Tak Surutkan Antusiasme
Fiersa Besari sukses membuka Boardang Boarding Fest 2026 di Edutown BSD. Ribuan penonton tetap memadati venue dan ikut bernyanyi meski cuaca panas.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 04 Juli 2026
Fiersa Besari Bius Ribuan Penonton di Boardang Boarding Fest 2026, Cuaca Panas Tak Surutkan Antusiasme
ShowBiz
UNGU Siapkan Konser Terbesar Sepanjang Karier untuk Rayakan 30 Tahun Berkarya
Dalam rangka merayakan 30 tahun berkarya, UNGU akan menggelar konser bertajuk 'UNGU – Waktu Yang Dinanti: Final Chapter (30 Tahun Berkarya)'.
Dwi Astarini - Sabtu, 04 Juli 2026
UNGU Siapkan Konser Terbesar Sepanjang Karier untuk Rayakan 30 Tahun Berkarya
ShowBiz
Samosir Music International 2026 Angkat Budaya dan Perkuat Pariwisata Danau Toba
Samosir Music International 2026 digelar 2–4 Juli di Danau Toba dengan musik, budaya, SMI Run, UMKM, serta penampilan Lyodra dan musisi internasional.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 Juli 2026
Samosir Music International 2026 Angkat Budaya dan Perkuat Pariwisata Danau Toba
Bagikan