Museum Teknologi Jadul di Tokyo, Nostalgia Seru untuk Generasi Milenial Lihat Benda Elektronik yang Sudah Punah

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Senin, 13 Januari 2025
Museum Teknologi Jadul di Tokyo, Nostalgia Seru untuk Generasi Milenial Lihat Benda Elektronik yang Sudah Punah

Extinct Media Museum di Tokyo menawarkan pengalaman menyaksikan benda-benda elektronik yang sudah punah. (Foto: YouTube/DDIndia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Di suatu sudut kecil kota Tokyo, ada sebuah tempat yang bikin kita bernostalgia: Extinct Media Museum. Tempat ini benar-benar sesuai namanya, menampilkan koleksi teknologi jadul yang bikin kita teringat masa lalu.

Bayangkan melihat Betacam, disket, dan perangkat Sony vintage, termasuk kamera "Lily" buatan Jepang tahun 1916, yang jadi koleksi tertua di museum unik di Tokyo ini.

Di antara rak-rak penuh barang jadul di museum tiga ruangan ini, pengunjung seperti Mika Matsuda (59 tahun) bisa kembali ke masa lalu, mengingat gawai yang dulu sering dipakai sehari-hari.

"Ini menarik bukan hanya untuk generasi yang belum pernah melihat barang-barang ini, tapi juga bagi mereka yang pernah hidup di masa itu. Melihat benda-benda ini serasa flashback ke hidup kita sendiri. Mengingatkan saya betapa serunya dulu," kata Matsuda seperti diwartakan reuters.com (13/1).

Baca juga:

Museum Nasional Pecah Rekor Kunjungan dalam Satu Hari, 12.735 Pengunjung Rela Antre

Barbara Asuka, kurator museum, menceritakan bahwa museum di Tokyo ini dibuka pada Januari 2023. Dia yakin semua peralatan elekronik pada akhirnya akan punah.

Sebagian besar benda di museum berasal dari sumbangan, dipajang agar pengunjung bisa menyentuhnya, memberikan pengalaman sensorik yang lengkap.

"Ada banyak informasi yang bisa kamu dapatkan dengan memegangnya, seperti baunya. Kami ingin pengunjung merasakan barang-barang ini dengan semua panca indera, bukan hanya melihatnya dari balik kaca," kata Asuka.

Museum ini juga menerima sumbangan dari pengunjung seperti Hisashi Ito, yang membawa jam tangan kecil dan kaset dari koleksi pribadinya.

"Kalau saya simpan di rumah, mungkin akan dibuang saat saya meninggal. Lebih baik dibagikan dan dinikmati orang lain," ujar desainer mobil berusia 56 tahun itu.

Jam buka museum ini bervariasi. Tapi tiket masuknya dipatok sekitar 2.000 yen (sekitar Rp 190 ribu). Tiket untuk penyumbang dan pelajar hanya 1.000 yen.

Jadi, buat kamu yang ingin merasakan nostalgia teknologi masa lalu, museum ini bisa jadi destinasi menarik! (dru)

Baca juga:

Museum MACAN Tawarkan Ruang Bermain Interaktif untuk Anak-Anak di 'Ulik Ulak Alik'

#Museum
Bagikan
Ditulis Oleh

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.

Berita Terkait

Indonesia
Fadli Zon Sebut Tiket Museum Nasional Masih Sangat Terjangkau, Disabilitas Hingga Anak Yatim Tetap Gratis
Fadli Zon menilai bahwa biaya masuk museum di tanah air saat ini masih tergolong sangat murah jika dibandingkan dengan standar internasional
Angga Yudha Pratama - Kamis, 01 Januari 2026
Fadli Zon Sebut Tiket Museum Nasional Masih Sangat Terjangkau, Disabilitas Hingga Anak Yatim Tetap Gratis
Indonesia
Temui Jokowi di Solo, Dato Tahir Bocorkan Tanggal Peresmian Museum Sains dan Teknologi
Founder dan Chairman Mayapada Group, Dato Sri Tahir, menemui Jokowi di Solo. Ia mengatakan, Museum Sains dan Teknologi diresmikan Maret 2026.
Soffi Amira - Jumat, 12 Desember 2025
Temui Jokowi di Solo, Dato Tahir Bocorkan Tanggal Peresmian Museum Sains dan Teknologi
Fun
Museum MACAN Gelar 2025 MACAN Gala, Hadirkan Lelang dan Penggalangan Dana Seni
Museum MACAN menghadirkan 2025 MACAN Gala bertema Dance of Color, menggalang dana untuk pameran dan edukasi seni. Hadir seniman hingga selebritas.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 10 Desember 2025
Museum MACAN Gelar 2025 MACAN Gala, Hadirkan Lelang dan Penggalangan Dana Seni
Berita Foto
Mengunjungi Mini Museum JALITA KRL Seri 8500 di Stasiun Jakarta Kota
Aktivitas pengunjung mengamati berbagai seni isntalasi yang dipajang di Mini Museum Stasiun Jakarta Kota, Jum'at (14/11/2025).
Didik Setiawan - Jumat, 14 November 2025
Mengunjungi Mini Museum JALITA KRL Seri 8500 di Stasiun Jakarta Kota
Indonesia
Ketua DKJ Tegaskan Perusakan Benda dan Bangunan Bersejarah Adalah Kejahatan Serius yang Melampaui Batas Kemanusiaan
Sejarah bukan benda mati, melainkan sesuatu yang membuat diri kita ada hari ini
Angga Yudha Pratama - Senin, 01 September 2025
Ketua DKJ Tegaskan Perusakan Benda dan Bangunan Bersejarah Adalah Kejahatan Serius yang Melampaui Batas Kemanusiaan
Indonesia
Kerusakan Museum dan Cagar Budaya di Tiga Kota Jadi Kerugian Besar Bagi Bangsa, Fadli Zon Minta Pelaku Kembalikan Koleksi yang Dijarah
Mari kita jaga museum dan cagar budaya yang ada di tempat kita masing-masing agar tetap lestari
Angga Yudha Pratama - Senin, 01 September 2025
Kerusakan Museum dan Cagar Budaya di Tiga Kota Jadi Kerugian Besar Bagi Bangsa, Fadli Zon Minta Pelaku Kembalikan Koleksi yang Dijarah
Indonesia
Pemprov DKI Setuju dan Dukung Pendirian Musem Gus Dur di Jaksel
Gubernur Pramono menyampaikan ini saat menghadiri acara Harlah ke-79 Muslimat NU, Sabtu (26/7)
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 27 Juli 2025
Pemprov DKI Setuju dan Dukung Pendirian Musem Gus Dur di Jaksel
Lifestyle
Bikin Ilmuwan Terkejut! Ini Rahasia Dinosaurus Super Cepat "Enigmacursor" yang Mampu Berlari Lebih Cepat dari Predator Terbesar
Pada masa itu, Colorado adalah dataran banjir dengan banyak sungai dan dihuni oleh berbagai dinosaurus, termasuk Brachiosaurus dan Camarasaurus
Angga Yudha Pratama - Kamis, 26 Juni 2025
Bikin Ilmuwan Terkejut! Ini Rahasia Dinosaurus Super Cepat
Indonesia
Pemerintah dan Keluarga Sepakat Jadikan Rumah Bing Slamet Museum
Sebagian area rumah nantinya akan mengalami renovasi ringan, terutama pada infrastruktur pendukung.
Wisnu Cipto - Rabu, 11 Juni 2025
Pemerintah dan Keluarga Sepakat Jadikan Rumah Bing Slamet Museum
Lifestyle
Museum Belanda Pamerkan Kondom Langka Abad ke-19, masih Utuh belum Dipakai tapi Terbukti tak Efektif
Amat mungkin, kondom ini merupakan suvenir dari sebuah rumah bordil.
Dwi Astarini - Minggu, 08 Juni 2025
 Museum Belanda Pamerkan Kondom Langka Abad ke-19, masih Utuh belum Dipakai tapi Terbukti tak Efektif
Bagikan