Museum MACAN Gelar Pameran “GORENGAN Bureau”, Karya Adi Sundoro yang Penuh Edukasi

Soffi AmiraSoffi Amira - Minggu, 25 Mei 2025
Museum MACAN Gelar Pameran “GORENGAN Bureau”, Karya Adi Sundoro yang Penuh Edukasi

Museum MACAN gelar instalasi untuk anak. (Foto: Dok/Museum MACAN)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Museum MACAN kembali menghadirkan pengalaman seni yang seru dan edukatif melalui instalasi GORENGAN Bureau, yaitu karya terbaru dari seniman visual Adi Sundoro.

Instalasi ini hadir secara khusus di Ruang Seni Anak, dan dapat dinikmati mulai dari 24 Mei hingga 5 Oktober 2025.

Proyek ini mengajak anak-anak dan keluarga untuk melihat ulang konsep tentang bagaimana menjadi warga kota yang aktif dan peduli terhadap lingkungan sekitar.

Melalui pendekatan yang interaktif dan penuh warna, instalasi ini menjadi sarana belajar sambil bermain tentang kehidupan urban dan keterlibatan dalam komunitas.

Baca juga:

Melihat Jejak Kolonialisme dan Krisis Lingkungan Karya Kei Imazu di Museum MACAN

View this post on Instagram

A post shared by Museum of Modern & Contemporary Art in Nusantara (@museummacan)

Adi Sundoro, seorang seniman grafis dan pendidik yang berbasis di Jakarta, dikenal karena kemampuannya menggabungkan teknik cetak tradisional dan eksperimental dalam karya-karyanya.

Sebagai bagian dari kolektif Grafis Huru Hara, Adi kerap mengangkat isu-isu seputar keterlibatan sosial dan komunitas lewat visual yang mudah dipahami dan penuh makna.

“Menjelaskan konsep seperti data pribadi, pemetaan kota, dan kehidupan urban kepada anak-anak jelas bukan hal mudah. Tapi saya ingin mengajak mereka untuk mulai membayangkan hal-hal itu sejak dini,” jelas Adi Sundoro.

Melalui GORENGAN Bureau (singkatan dari Good, Organized, Responsive, Engaged Neighborhood Citizen Bureau, yang juga dipelesetkan menjadi Gotong Royong Membangun Angan), Adi menciptakan ruang galeri yang diubah menjadi kantor kependudukan imajinatif. Di sini, anak-anak berperan sebagai warga aktif yang merancang kota impian mereka.

Baca juga:

5 Museum Jakarta Buka Sampai Malam, Pengunjung Melonjak Hingga Ribuan

Anak-anak bisa mengikuti berbagai kegiatan seru seperti menyusun peta kota ideal dengan cap dan grid, menuliskan mimpi mereka di bungkus gorengan, hingga menerima “kartu identitas” sebagai simbol keterlibatan mereka sebagai warga.

Semua aktivitas ini dirancang untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kebersamaan sejak dini, sekaligus memperkenalkan seni cetak dalam bentuk yang menyenangkan.

“Harapan saya, proyek ini bisa menginspirasi lebih banyak seniman untuk mencari cara kreatif dalam menyampaikan ide-ide penting kepada anak-anak,” tutup Adi. (far)

#Museum Macan #Pameran Seni #Seni #Karya Seni
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Hari Terakhir Art Jakarta 2026, Jangan Lewatkan Deretan Kolaborasi Kreatif Ini
Bagi pencinta seni, hari ini, Minggu (4/10) menjadi kesempatan terakhir untuk menikmati Art Jakarta 2026.
Yusuf Abdillah - Minggu, 04 Oktober 2026
Hari Terakhir Art Jakarta 2026, Jangan Lewatkan Deretan Kolaborasi Kreatif Ini
Lifestyle
TACO dan Palette Studio Hadirkan 'The Curiosity Engine' di Art Jakarta 2026
Menerjemahkan semangat eksplorasi melalui sebuah karya yang mengajak pengunjung melihat material dengan cara yang berbeda.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
TACO dan Palette Studio Hadirkan 'The Curiosity Engine' di Art Jakarta 2026
Lifestyle
Art Jakarta 2026 Panggung Unjuk Karya Enam Ekosistem Seni Rupa Daerah
Enam pameran atau pasar seni rupa dari berbagai daerah untuk berpartisipasi dalam Art Jakarta 2026 melalui program MTN (Manajemen Talenta Nasional) Market.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Art Jakarta 2026 Panggung Unjuk Karya Enam Ekosistem Seni Rupa Daerah
Fun
JICAF 2026 Resmi Dibuka, Bawa Tema The World We Draw dan Hadirkan Beragam Kolaborasi
JICAF 2026 resmi dibuka hingga 4 Oktober dengan tema The World We Draw. Simak kolaborasi seniman, Disney Jajan, DUBKIL PROJECT, hingga Stereoflow.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
JICAF 2026 Resmi Dibuka, Bawa Tema The World We Draw dan Hadirkan Beragam Kolaborasi
Fun
Art Jakarta 2026 Hadirkan 75 Galeri, Perkuat Jejaring Seni Kontemporer Indonesia
Art Jakarta 2026 digelar 2-4 Oktober di JIExpo Kemayoran dengan 75 galeri, termasuk 33 galeri internasional dan 19 peserta baru.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
Art Jakarta 2026 Hadirkan 75 Galeri, Perkuat Jejaring Seni Kontemporer Indonesia
ShowBiz
RM BTS Pamerkan Koleksi Seni Pribadinya di SFMOMA, Bertindak sebagai Co-Curator
Pameran ini akan menyatukan sekitar 180 karya yang dipilih RM dan pihak museum.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
RM BTS Pamerkan Koleksi Seni Pribadinya di SFMOMA, Bertindak sebagai Co-Curator
Lifestyle
Dari SPOT hingga SCOPE, Art Jakarta 2026 Buka Ruang Kolaborasi Pelaku Seni
Art Jakarta 2026 tetap membawa fokus pada perkembangan seni rupa kontemporer, khususnya dari Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
Dari SPOT hingga SCOPE, Art Jakarta 2026 Buka Ruang Kolaborasi Pelaku Seni
Fun
Art Jakarta 2026 Bakal Hadirkan 75 Galeri Seni dari Indonesia dan Asia Tenggara
Art Jakarta 2026 digelar 2-4 Oktober di JIExpo Kemayoran dengan menghadirkan 75 galeri seni dari Indonesia dan Asia Tenggara.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Art Jakarta 2026 Bakal Hadirkan 75 Galeri Seni dari Indonesia dan Asia Tenggara
Fun
Seniman Swedia Tyra Kleen dan Perjalanannya Melihat Jawa-Bali dari Seabad Silam
Kleen ialah seniman yang memfokuskan pada objek, warna, bentuk, atau figur sebagai cara mengekspresikan pesan kebatinan serta emosi yang dia rasakan.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Seniman Swedia Tyra Kleen dan Perjalanannya Melihat Jawa-Bali dari Seabad Silam
Lifestyle
Menatap Jawa-Bali di Awal Abad ke-20 dari Mata Seniman Swedia Tyra Kleen lewat 'A Journey Through Java and Bali 1919–1921'
Daniel bercerita Tyra ialah perempuan pemberani dan punya visi. Seorang petualang yang mendokumentasikan perjalanannya dengan banyak medium.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Menatap Jawa-Bali di Awal Abad ke-20 dari Mata Seniman Swedia Tyra Kleen lewat 'A Journey Through Java and Bali 1919–1921'
Bagikan