Wisata Dunia

Museum Cokelat Terbesar Dunia Hadir di Swiss

Leonard Leonard - Senin, 14 September 2020
Museum Cokelat Terbesar Dunia Hadir di Swiss

Lindt Home of Chocolate akan dibuka di Zurich, Swiss. (Foto: zuerich)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PENCINTA cokelat bisa merapat nih. Kamu akan menemukan surganya cokelat di Swiss. Museum cokelat bak film Charlie and the Chocolate Factory hadir di Zurich, Swiss. Museum cokelat terbesar dunia ini sudah dibuka pada 13 September 2020 kemarin.

Museum bernama Lindt Home of Chocolate akan mengajak para tamu dalam perjalanan melalui "tujuh dunia cokelat". Dari urusan budidaya sampai produksi, kamu akan mengetahui bagaimana terciptanya biji kakao.

Baca juga:

Pabrik Cokelat Willy Wonka Hadir di Amsterdam

Melansir T+L, museum ini juga akan mengajarkan pengunjung tentang sejarah pembuatan cokelat Swiss. Tidak hanya mengajari mereka tentang Lindt, namun juga tentang pendahulunya yang terkenal.

1
Akan menjadi surga penikmat makanan manis. (Foto: dezeen)

Museum ini juga menampilkan beberapa atraksi lain untuk menyibukkan para pencinta cokelat. Di Lindt Chocolateria, misalnya, para tamu dapat membuat permen lezat mereka sendiri selama kelas pembuatan cokelat.

Lalu, ada fasilitas penelitian, yang memungkinkan pengunjung untuk melihat ke dalam proses produksi Lindt. Tentu saja, tidak ketinggalan kafe dengan hidangan cokelat terbaik menantimu di museum ini untuk bersantai.

Lebih menariknya lagi, ada labirin putih, susu, dan cokelat hitam sangat mengesankan akan kamu temukan di tempat ini. Belum lagi ada air mancur cokelat terbesar di dunia yang bisa dibilang menjadi ikon tempat ini.

Baca juga:

Pencinta Cokelat Merapat, KitKat Chocolatory Hadir di Sydney

2
Pengunjung dapat membuat permen hasil karya sendiri. (Foto: snaptaste)

Berdiri di ketinggian sekitar sembilan meter, Air mancur ini juga menjadi bagian utama untuk menyambut tamu di pintu masuk.

Pabrik Lindt & Sprüngli telah berdiri di Kilchberg, Zurich sejak 1899. Lindt Home of Chocolate adalah sebuah proyek yang dibuat selama tujuh tahun.

Tempat ini dirancang untuk melengkapi bangunan bersejarah itu dengan sempurna dan berfungsi sebagai suar bagi pencinta cokelat di mana pun. (lgi)

Baca juga:

Museum ini Menawarkan Penyelaman Virtual Menakjubkan

#Wisata Dunia #Swiss
Bagikan
Ditulis Oleh

Leonard

Berita Terkait

Dunia
Agenda Prabowo Dalam Lawatan ke Inggris dan Swiss
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan memberikan pidato kunci (keynote speech) dalam acara World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, pada Kamis, 22 Januari 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Januari 2026
Agenda Prabowo Dalam Lawatan ke Inggris dan Swiss
Dunia
Kebakaran Bar di Swiss, Pejabat Akui Kegagalan Inspeksi Sebabkan Insiden Mematikan
Inspeksi berkala tidak dilakukan antara 2020 dan 2025. Otoritas setempat sangat menyesalkan hal ini
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Kebakaran Bar di Swiss, Pejabat Akui Kegagalan Inspeksi Sebabkan Insiden Mematikan
Dunia
Kebakaran di Resor Ski Swiss, Manajer Bar Resor Ski Diperiksa dalam Kasus Pidana
Para manajer Le Constellation diduga telah melakukan pembunuhan karena kelalaian, menyebabkan luka fisik karena kelalaian, serta pembakaran karena kelalaian.
Dwi Astarini - Minggu, 04 Januari 2026
 Kebakaran di Resor Ski Swiss, Manajer Bar Resor Ski Diperiksa dalam Kasus Pidana
Dunia
Kebakaran Mematikan di Bar Swiss, Kembang Api di Botol Sampanye Diduga Jadi Penyebab
Pihak berwenang menyebut botol-botol sampanye yang dipasangi kembang api tangan itu berada terlalu dekat dengan langit-langit.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Januari 2026
Kebakaran Mematikan di Bar Swiss, Kembang Api di Botol Sampanye Diduga Jadi Penyebab
Dunia
Kebakaran Bar di Alpen, Swiss, Saksi Sebut Ada Ledakan di Lokasi
Pejabat berwenang menyatakan insiden di bar Le Constellation di Crans-Montana diperlakukan sebagai kebakaran, bukan sebagai serangan teror.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Kebakaran Bar di Alpen, Swiss, Saksi Sebut Ada Ledakan di Lokasi
Dunia
Bar di Pegunungan Alpen, Swiss, Terbakar saat Perayaan Tahun Baru, Puluhan Orang Tewas dan Sekitar 100 Luka-Luka
Masih terlalu awal untuk menentukan penyebab kebakaran. Para ahli belum dapat masuk ke puing-puing bangunan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
 Bar di Pegunungan Alpen, Swiss, Terbakar saat Perayaan Tahun Baru, Puluhan Orang Tewas dan Sekitar 100 Luka-Luka
Travel
7 Alasan Hijrah Trail Harus Masuk Bucket List Petualangan di Arab Saudi
Ala Khotah (Jejak Nabi) menghadirkan sebuah perjalanan imersif selama enam bulan yang akan dimulai pada November ini.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Oktober 2025
7 Alasan Hijrah Trail Harus Masuk Bucket List Petualangan di Arab Saudi
Travel
Aji Mumpung Banget ini, Seoul Tawarkan Paket Wisata dengan Kelas Tari 'KPop Demon Hunters'
'KPop Demon Hunters' telah menjadi panduan tidak resmi bagi wisatawan asing.
Dwi Astarini - Rabu, 10 September 2025
Aji Mumpung Banget ini, Seoul Tawarkan Paket Wisata dengan Kelas Tari 'KPop Demon Hunters'
Travel
Tetap Terkoneksi selama Liburan, EZYM Perkenalkan eSIM yang Menjangkau 225 Negara
EZYM merupakan penyedia layanan eSIM digital yang dirancang khusus untuk traveler internasional.
Dwi Astarini - Jumat, 27 Juni 2025
Tetap Terkoneksi selama Liburan, EZYM Perkenalkan eSIM yang Menjangkau 225 Negara
Travel
Dari Bali sampai Jepang, ini nih Rekomendasi Airbnb Unik yang Siap Bikin Liburan Kamu Berkesan
Untuk semua preferensi, Airbnb menawarkan pilihan tempat menginap yang unik dengan desain menarik.
Dwi Astarini - Minggu, 04 Mei 2025
Dari Bali sampai Jepang, ini nih Rekomendasi Airbnb Unik yang Siap  Bikin Liburan Kamu Berkesan
Bagikan