Mumpung Masih Muda, Traveling lah!

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 04 September 2018
Mumpung Masih Muda, Traveling lah!

Lihatlah dunia jangan hanya dalam lingkungan nyaman saja. (Foto: Pexels/Duong Nhan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BERLIBUR telah menjadi gaya hidup di kalangan milenial. Perjalanan yang dilakukan pun beraneka ragam. Ada yang memilih liburan di pulau yang sama, luar pulau, atau luar negeri. Jenis liburannya juga disesuaikan kemampuan dan selera. Ada yang senang bertualang dengan backpacker atau mengutamakan kenyamanan dengan liburan mewah. Apapun pilihan liburannya, berlibur di usia muda ternyata membawa sejumlah manfaat yang tak kita sadari. Berikut manfaat liburan di usia muda:

1. Melihat Dunia

travel
Masih muda masih memiliki energi lebih untuk berjalan ke berbagai tempat. (Foto: Pexels/Pixabay)

Menyaksikan animo besar para supporter sepak bola di stadion Allianz Arena, menikmati hembusan udara di antara benua Eropa dan Asia di laut Bosphorus Istanbul, atau merasakan sensasi perang gerilya di Cu Chi Tunnel yang ada di Ho Chi Minh. Setiap sudut dunia menawarkan sensasi berbeda. Hasrat untuk mengeksplorasi keunikan tempat-tempat tersebut bisa kita rasakan di usia muda. Ketika kita masih muda, kita memiliki banyak tenaga dan waktu untuk menjelajahi dunia. Yang perlu dilakukan hanyalah menyisihkan sebagian dari pemasukkan kita untuk melancong ke berbagai tempat di seluruh dunia.

2. Bertemu Orang

Ketika kita berkunjung ke tempat asing, kita akan bertemu orang dari berbagai ras dan latar belakang sosial. Kita pun bisa melihat keberagaman dan mempelajari kebudayaan masyarakat yang kita jumpai. Tanpa disadari kehidupan kita semakin kaya saat menjalin persahabatan dengan orang yang sama sekali berbeda dengan kita. Berjumpa dengan orang-orang dengan latar belakang budaya berbeda juga mengajari kita untuk merangkul, menghilangkan rasa takut, memperkaya pengalaman, dan keluar dari zona nyaman. Keterampilan kita dalam berkomunikasi pun semakin terasah dengan baik.

3. Memperluas Sudut Pandang

traveling
Melihat tempat lain berarti memperluas sudut pandang. (Foto: Pexels/Abby Chung)

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, bertemu orang dari berbagai latar belakang kebudayaan membuat kita banyak belajar. Sudut pandang kita lebih luas saat berkomunikasi dengan mereka. Kita lebih mudah menerima perbedaan dan menghargai orang lain. Persahabatan dengan orang dengan bahasa, pola perilaku, warna kulit, atau agama membuat kita menjadi orang yang lebih bijaksana dalam memandang kehidupan dan mampu mengatasi konflik.

4. Rendah Hati

Di usia yang masih sangat muda kita memiliki rasa percaya diri yang terlalu tinggi. Kita berpikir bahwa kita mengetahui berbagai hal yang ada di dunia ini dan mampu menaklukkan dunia. Masa remaja kita pun menjadi anak yang arogan dan mendewakan kebebasan. Kala melancong, terkadang kita dihadapkan pada pilihan sulit dan berat. Pada saat itulah kita melihat dunia lebih besar dari yang kita bayangkan. Kita pun menyadari bahwa segala hal yang ada di dunia ini tak selalu tentang kita. Kita belajar bahwa kita hanyalah seekor ikan kecil di lautan luas. Bukan berarti kita tumbuh rendah diri. Hanya saja kita lebih terbuka untuk belajar dari orang lain dan bersikap lebih rendah hati.

5. Meningkatkan Empati

traveling
Biasanya akan lebih bersyukur terhadap kehidupan yang sudah dimiliki. (Foto: Pexels/rawpixel.com)

Berkunjung ke Ho Chi Minh museum kita bisa melihat bukti Perang Amerika-Vietnam mencederai kemanusiaan. Datang ke tempat pengungsian di Lombok Utara untuk membantu meringankan beban mereka. Menyaksikan peperangan dan kelaparan membawa arti mendalam bagi kita. Kita seolah memiliki hubungan erat dengan orang-orang yang menjadi korban. Dampak positifnya yakni kita lebih bersyukur karena memiliki kehidupan lebih baik. Rasa empati kita pun akan tumbuh dan hati kita tergerak untuk memberi bantuan bagi yang membutuhkan. Sedikit demi sedikit sikap egois kita memudar.

6. Meningkatkan Wawasan

Belajar Sejarah dan Geografi di sekolah amat membosankan. Rasanya sulit sekali menghafalkan nama tempat, ibu kota, atau tempat bersejarah yang ada di buku. Namun saat kita langsung berkunjung ke tempat wisata, kita lebih cepat hafal. Ketika melancong, semua indera kita secara aktif mengingat setiap tempat yang kita kunjungi. Kala berkunjung ke NTT kita tahu bahwa pesawat akan mendarat di ibukota NTT yakni Kupang. Liburan ke Danau Toba membuat kita memahami kehidupan Suku Batak. Belajar secara langsung di alam terasa lebih menyenangkan. (avia)

#Traveling
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More

Berita Terkait

Fun
Pelanggan Kereta Panoramic Melonjak 62 Persen, Wisata Berbasis Pengalaman Kian Diminati
Kereta Panoramic mencatat lonjakan pelanggan lebih dari 62 persen berkat panorama alam jalur selatan Jawa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Melonjak 62 Persen, Wisata Berbasis Pengalaman Kian Diminati
Berita Foto
Kolaborasi Hadirkan Tiket Green Perkuat Tren Sustainable Travel di Indonesia
Co-Founder & Chief Marketing Officer tiket.com, D Gaery Undarsa, dalam konferensi pers Tiket Green di Jakarta, Rabu (22/4/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 22 April 2026
Kolaborasi Hadirkan Tiket Green Perkuat Tren Sustainable Travel di Indonesia
Travel
Robert Downey Jr Berkati Kapal Disney Adventure, Siap Berlayar dalam Keajaiban Pesta Musik dan Storytelling di Laut
Kapal dengan kapasitas 6.700 penumpang itu merupakan kapal terbaru dan terbesar dalam armada Disney Cruise Line.
Dwi Astarini - Kamis, 05 Maret 2026
Robert Downey Jr Berkati Kapal Disney Adventure, Siap Berlayar dalam Keajaiban Pesta Musik dan Storytelling di Laut
Fun
Pesawat Delay Jadi Momok, Intip Tip dan Triknya Bagi Pelaku Bisnis Wisata
Gangguan transportasi massal merupakan momok yang dapat menurunkan kepuasan dan kepercayaan wisatawan.
Wisnu Cipto - Selasa, 10 Februari 2026
Pesawat Delay Jadi Momok, Intip Tip dan Triknya Bagi Pelaku Bisnis Wisata
Travel
Liburan Seru di Luar Negeri, Cobain Airbnb Experiences mulai dari Malaysia hingga Jepang
Dengan Airbnb Experiences, kamu dan keluarga dimudahkan untuk dapat menjelajah dan menjalin kebersamaan lewat perjalanan.
Dwi Astarini - Rabu, 25 Juni 2025
Liburan Seru di Luar Negeri, Cobain Airbnb Experiences mulai dari Malaysia hingga Jepang
Indonesia
WNI Kini Bisa Kunjungi China Tanpa Visa, ini Syarat yang Wajib Dipenuhi
WNI kini bisa mengunjugi China tanpa visa. Namun, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi sebelum berkunjung ke sana.
Soffi Amira - Kamis, 12 Juni 2025
WNI Kini Bisa Kunjungi China Tanpa Visa, ini Syarat yang Wajib Dipenuhi
Kuliner
Airbnb Kenalkan Layanan Terbaru untuk Pengalaman Menginap yang Lebih Seru
Airbnb Services dan Airbnb Experience merupakan dua layanan terkini yang akan memudahkan kamu dalam mendapatkan pengalaman menginap nan luar biasa.
Dwi Astarini - Senin, 19 Mei 2025
Airbnb Kenalkan Layanan Terbaru untuk Pengalaman Menginap yang Lebih Seru
Travel
Tripadvisor Umumkan 10 Pantai Terbaik Dunia 2025, Salah Satunya Ada di Bali
Daftar ini mencakup enam benua dan 50 negara dengan lebih dari 100 pantai terbaik.
Dwi Astarini - Rabu, 26 Februari 2025
Tripadvisor Umumkan 10 Pantai Terbaik Dunia 2025, Salah Satunya Ada di Bali
Travel
Airbnb Paparkan Tren Pariwisata Indonesia 2025, Gen Z Senangi Petualangan, Pengalaman Unik, dan Keberlanjutan
Kuala Lumpur dan Bangkok sebagai dua kota internasional yang paling sering dipesan.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Februari 2025
Airbnb Paparkan Tren Pariwisata Indonesia 2025, Gen Z Senangi Petualangan, Pengalaman Unik, dan Keberlanjutan
Travel
Liburan Petualangan nan Menantang di Australia Barat
Negara bagian terluas di Benua Australia ini menjanjikan pengalaman petualangan tak tertandingi yang memikat wisatawan.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Februari 2025
Liburan Petualangan nan Menantang di Australia Barat
Bagikan