MUI Data Titik Rawan Gerakan Aliran Sesat

Andika PratamaAndika Pratama - Minggu, 19 November 2017
MUI Data Titik Rawan Gerakan Aliran Sesat

Ilustrasi Aliran Sesat. Foto: Ist

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, melakukan pendataan dan pemetaan terhadap titik - titik rawan gerakan aliran keagamaan yang diduga sesat dan dapat menyesatkan masyarakat.

"Kami antisipasi, awasi penyebaran aliran sesat, jika ada temuan langsung dilakukan pembinaan," kata Ketua Majlelis Ulama Indonesia (MUI) Kuantan SIngingi (Kuansing) Sarpeli di Teluk Kuantan, Minggu (19/11).

Ia mengatakan, pemetaan dilakukan dalam rangka mengetahui wilayah terindikasi rawan pergerakan dan tumbuhnya sejumlah aliran yang dapat menyesatkan penduduk di 15 kecamatan se-Kuansing, sekaligus mencarikan solusi jika ada indikasi.

MUI Kuansing sangat antisipasi setiap ada gerakan yang dikhawatirkan dapat memicu konflik keagamaan, adanya aliran baru yang menyesatkan, sosialisasi terkait dampak buruk jika masuk daftar aliran sesat, pihak MUI terus minngkatkan kinerja untuk itu menyampaikan ke semua pihak untuk tetapberhati - hati.

"Kegiatan pemetaan sudah berjalan baik dan lancar," ujarnya sebagaimana diberitakan Antara

Diakuinya, kendati kepengurusan MUI terdapat di semua kecamatan, langkah pemetaan terkait aliran diduga sesat itu bukan pekerjaan mudah, sehingga MUI sangat membutuhkan bantuan dan kerja sama semua pihak, termasuk organisasi - organisasi kemasyarakatan keagamaan yang ada di Kuansing.

" Kami juga selalu menggelar kegiatan pembinaan terhadap sejumlah warga, organisasi agar tidak termasuk kelompok aliran sesat," ujarnya.

Kabupaten Kuansing ditengarai ada terdapat aliran diduga sesat khususnya berada pada daerah yang jauh dari pusat kota, namun demikian tim dari MUI terus bekerja dan memantau pergerakan dengan meminta bantuan masyarakat.

Misalnya, ada yang menyebutkan Negara Islam Indonesia (NII), Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) dan organisasi Gabungan Fajar Nusantara (Gafatar) dan bahkan ada salah satu murid Ahmad Musadeq yang mengaku sebagai Nabi.

" Pemerintah mesti tegas menyikapi persoalan aliran sesat dan menyesatkan itu," pintanya.

Pemerintah harus melakukan pendampingan serta pembinaan terhadap warga terindikasi mengikuti aliran sesat tersebut, walaupun menetapkan sesat atau tidaknya sebuah gerakan keagamaan, khususnya yang mengatasnamakan Islam tidak mudah.

#Aliran Sesat #Majelis Ulama Indonesia
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Indonesia
Produk AS Masuk RI Wajib 2 Label Halal, Ini Penjelasan BPJPH
BPJPH pastikan produk AS tetap wajib dua label halal meski ada kesepakatan dagang RI-AS. Skema MRA jamin standar halal tetap aman.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 24 Februari 2026
Produk AS Masuk RI Wajib 2 Label Halal, Ini Penjelasan BPJPH
Indonesia
Kesepakatan Dagang Indonesia - AS Disorot, MUI Ingatkan Kewajiban Sertifikasi Halal
MUI menyoroti perjanjian dagang Indonesia dan Amerika Serikat. Umat diminta selektif membeli produk tanpa sertifikasi halal sesuai UU Jaminan Produk Halal.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 23 Februari 2026
Kesepakatan Dagang Indonesia - AS Disorot, MUI Ingatkan Kewajiban Sertifikasi Halal
Indonesia
Di Hadapan MUI, Prabowo Ajak Bangsa Bersatu Lawan Korupsi
Presiden Prabowo Subianto mengajak seluruh elemen bangsa bersatu memberantas korupsi saat menghadiri pengukuhan pengurus MUI di Masjid Istiqlal, Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 07 Februari 2026
Di Hadapan MUI, Prabowo Ajak Bangsa Bersatu Lawan Korupsi
Indonesia
Kukuhkan Pengurus MUI 2025–2030, Prabowo: Lambang Bersatunya Ulama dan Umara
Presiden Prabowo Subianto menghadiri pengukuhan pengurus MUI periode 2025–2030 di Masjid Istiqlal dan menegaskan pentingnya persatuan ulama dan umara.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 07 Februari 2026
Kukuhkan Pengurus MUI 2025–2030, Prabowo: Lambang Bersatunya Ulama dan Umara
Indonesia
Hadiri Acara MUI, Prabowo Tekankan Persatuan Ulama dan Umara untuk Kemajuan Bangsa
Presiden Prabowo menegaskan persatuan ulama dan umara menjadi fondasi perdamaian dan kemakmuran bangsa saat menghadiri pengukuhan MUI di Masjid Istiqlal.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 07 Februari 2026
Hadiri Acara MUI, Prabowo Tekankan Persatuan Ulama dan Umara untuk Kemajuan Bangsa
Indonesia
MUI Isyaratkan Dukungan Pilkada Lewat DPRD, Soroti Politik Uang dan Biaya Tinggi
Ketua MUI Bidang Fatwa Asrorun Ni’am Sholeh menyebut pilkada langsung menimbulkan biaya tinggi dan politik uang.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Januari 2026
MUI Isyaratkan Dukungan Pilkada Lewat DPRD, Soroti Politik Uang dan Biaya Tinggi
Indonesia
MUI Keluarkan Fatwa Soal Pajak, Dirjen Segera Tabayyun Biar Tidak Terjadi Polemik
Fatwa MU memutuskan jika pungutan pajak terhadap sesuatu yang jadi kebutuhan pokok, seperti sembako dan rumah serta bumi yang huni, tidak mencerminkan keadilan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 November 2025
MUI Keluarkan Fatwa Soal Pajak, Dirjen Segera Tabayyun Biar Tidak Terjadi Polemik
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: MUI Dukung Serangan Israel karena Iran Menganut Syiah
Beredar informasi yang menyebut Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendukung penuh langkah Israel menyerang Iran.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 04 Juli 2025
[HOAKS atau FAKTA]: MUI Dukung Serangan Israel karena Iran Menganut Syiah
Indonesia
Idul Fitri 1446 H, MUI Ajak Umat Islam untuk Tetap Miliki Integritas yang Tercermin dalam 3 Aspek
Tiga aspek yang dimaksud meliputi menjaga lisan, menegakkan kejujuran dan kedisiplinan, serta menjauhi hal-hal yang syubhat dan melanggar etika.
Frengky Aruan - Senin, 31 Maret 2025
Idul Fitri 1446 H, MUI Ajak Umat Islam untuk Tetap Miliki Integritas yang Tercermin dalam 3 Aspek
Indonesia
Gus Miftah Olok-olok Penjual Es Teh, MUI: Jangan Ditiru!
Miftah Maulana Habiburrahman atau yang dikenal Gus Miftah mengolok-olok hingga berkata kasar ke penjual es teh.
Frengky Aruan - Rabu, 04 Desember 2024
Gus Miftah Olok-olok Penjual Es Teh, MUI: Jangan Ditiru!
Bagikan