Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

MPR: Hari Kebebasan Pers Momentum Kembali ke Tujuan Bernegara

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 03 Mei 2021
MPR: Hari Kebebasan Pers Momentum Kembali ke Tujuan Bernegara

Ilustrasi (Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Peringatan World Press Freedom Day atau Hari Kebebasan Pers Sedunia yang diperingati setiap tanggal 3 Mei harus menjadi momentum bagi pers Indonesia kembali kepada tujuan bernegara. Yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa.

"Peringatan Hari Kebebasan Pers menjadi sangat penting jika dikaitkan dengan tujuan bernegara yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa," kata Wakil Ketua MPR, Jazilul Fawaid dikutip Antara, Senin (3/5).

Baca Juga:

Sepeda Motor Seorang Wartawan Online Dibakar Massa

Pernyataan Jazilul tersebut disampaikan bertepatan dengan peringatan World Press Freedom Day atau Hari Kebebasan Pers Sedunia, Senin 3 Mei 2021.

Ilustrasi demo kebebasan pers. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/Rei/pd/15.

Dia mengatakan Hari Kebebasan Pers juga harus dimaknai kebebasan pers untuk memerdekakan masyarakat dari kebodohan informasi.

Politisi PKB itu berharap agar pers Indonesia kembali kepada khittah-nya yaitu mengungkap dan menyajikan kebenaran kepada masyarakat.

Baca Juga:

Gelar Aksi, Wartawan Jakarta Protes Kekerasan Polisi Terhadap Jurnalis

"Pers harus bebas dari kecurangan, hoaks, dan fitnah. Pers juga harus membebaskan masyarakat dari kebodohan dan kezaliman," ujarnya. (*)

#Hari Kebebasan Pers #Hari Kebebasan Pers Dunia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Video
Puan Maharani: “Pers Harus Jadi Pengawas Jalannya Pemerintahan”
Puan juga dorong masyarakat membantu eksistensi media massa yang tengah alami banyak tantangan.
Rezita Kesuma - Rabu, 12 Februari 2025
Puan Maharani: “Pers Harus Jadi Pengawas Jalannya Pemerintahan”
Indonesia
Iwakum Nilai Draf RUU Penyiaran Jadi Rangkaian Melakukan Pelemahan Terhadap Kontrol Kekuasaan
Iwakum meminta pemerintah dan DPR untuk mendengar aspirasi dari insan pers
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 02 Juni 2024
Iwakum Nilai Draf RUU Penyiaran Jadi Rangkaian Melakukan Pelemahan Terhadap Kontrol Kekuasaan
Bagikan