Monumen Kapal Lampulo, Saksi Bisu Dahsyathya Tsunami Aceh

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 26 Desember 2024
Monumen Kapal Lampulo, Saksi Bisu Dahsyathya Tsunami Aceh

Monumen Kapal Lampulo di Aceh mengingatkan akan dahsyatnya tsunami di 2004. (foto: instagram/acehtorismtravel)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Bencana tsunami Aceh yang terjadi 20 tahun silam menyisakan kengerian. Kapal nelayan Lampulo menjadi saksi bisu dahsyatnya bencana alam yang terjadi di Aceh pada 26 Desember 2004. Monumen Kapal Lampulo menjadi ikon sekaligus pariwisata edukatif terkait bencana tsunami Aceh.

Bencana tsunami besar itu terjadi sekitar pukul 07.50 WIB disertai kekuatan gelombang gempa 9,3 Skala Richter (SR), dan memicu sejumlah efek kerusakan parah di kawasan dekat titik gempa sekitar 157 kilometer barat Kota Meulaboh dengan kedalaman 10 kilometer di bawah dasar laut mengalami tsunami.

Baca juga:

Belajar dari Aceh 20 Tahun Silam, Ini Persiapan Siaga Ketika Terjadi Tsunami

Monumen Kapal Lampulo terletak di Desa Lampulo, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh. Cerita kapal Kampulo menjadi ikonik sebab ia terdampar akibat arus tsunami yang ketinggiannya mencapai 30 meter, dengan kecepatan gelombang mencapai darat 800 kilometer per jam.

Kapal Lampulo terdampar di atas atap rumah warga lokal. Kapal besar itu memiliki bobot 65 ton, dengan panjang 25 meter, dan memiliki lebar 5,5 meter. Kapal Apung Lampulo kontruksinya dibuat dari kayu, bagian bawah kapal di cat dengan warna hitam, dan badan kapal dicat warna perak. Sementara beberapa dinding kapal sudah kelihatan lapuk.

Baca juga:

Smong, Kearifan Lokal yang Selamatkan Banyak Nyawa saat Tsunami 2004

Kapal Lampulo kini dijadikan sebagai lokasi wisata edukasi. Jika berkunjung ke sini akan dijelaskan berbagai macam informasi terkait sejarahnya. Salah satunya, sebuah plakat yang ditulis dalam tiga bahasa: Aceh, Indonesia, dan Inggris.

Plakat ini dirancang oleh tim Bustanussalatin dan bantuan recovery Aceh-Nias Trust Fund Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR).

Pada plakat itu ditulis kalimat panjang bagaimana krononologi kapal sampai ke atap. Disebutkan berkat kapal ini 59 orang terselamatkan pada kejadian itu.

Pengunjung tidak dipungut biaya jika ingin mengunjungi dan masuk ke lokasi objek wisata Kapal Lampulo. Di sana ada sebuah kotak amal, dan pengunjung bisa memberikan sumbangan seikhlasnya. (Tka)

#Wisata Indonesia #Aceh #Wisata Aceh #Wisata Di Aceh #Tsunami
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Mesin Kapal ASDP Bersandar di Aceh Meledak, 2 Mahasiswa Praktik Poltek Pelayaran Malahayati Gugur
Akibatnya, 15 orang mengalami luka bakar, terdiri dari 14 mahasiswa Poltek Pelayaran Malahayati yang sedang praktik dan seorang anak buah kapal.
Wisnu Cipto - Jumat, 26 Juni 2026
Mesin Kapal ASDP Bersandar di Aceh Meledak, 2 Mahasiswa Praktik Poltek Pelayaran Malahayati Gugur
Indonesia
Peringatan Tsunami di Sangihe Dicabut, Kepala BMKG : Tak ada lagi Kenaikan Muka Air Laut
Hasil pemantauan menunjukkan tidak ada lagi kenaikan muka air laut yang signifikan dan membahayakan masyarakat pesisir.
Dwi Astarini - Senin, 08 Juni 2026
Peringatan Tsunami di Sangihe Dicabut, Kepala BMKG : Tak ada lagi Kenaikan Muka Air Laut
Indonesia
Gempa M 7.7 Sangihe, BNPB Catat Adanya Sejumlah Tsunami ‘Kecil’
Berdasarkan hasil evaluasi alat pemantau muka air laut, gelombang tsunami minor telah terdeteksi di beberapa stasiun pemantau pantai.
Dwi Astarini - Senin, 08 Juni 2026
Gempa M 7.7 Sangihe, BNPB Catat Adanya Sejumlah Tsunami ‘Kecil’
Indonesia
BMKG Catat Tsunami Gelombang Pertama Gempa M 7,7 di 3 Lokasi, Tingginya Belasan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi gelombang tsunami pertama pascagempa tektonik magnitudo 7,7 di Laut Sulawesi, Senin (8/6) pagi, telah tiba.
Wisnu Cipto - Senin, 08 Juni 2026
BMKG Catat Tsunami Gelombang Pertama Gempa M 7,7 di 3 Lokasi, Tingginya Belasan
Indonesia
Warga Kepulauan Sangihe Mulai Mengungsi Imbas Peringatan Tsunami Gempa M 7,7
Gempa 7,7 SR di Pantai Selatan Mindanao, Filipina, memicu kepanikan warga Kepulauan Sangihe.
Wisnu Cipto - Senin, 08 Juni 2026
Warga Kepulauan Sangihe Mulai Mengungsi Imbas Peringatan Tsunami Gempa M 7,7
Indonesia
Gempa M 7,7 Mindanao-Filipina Picu Peringatan Tsunami, Subduksi Lempeng Biang Keladinya
Gempa 7,7 SR mengguncang Pantai Selatan Mindanao, Filipina, Senin (8/6) memicu peringatan tsunami. BMKG menyebut gempa akibat subduksi lempeng dengan potensi tsunami di sejumlah wilayah pesisir Indonesia.
Wisnu Cipto - Senin, 08 Juni 2026
Gempa M 7,7 Mindanao-Filipina Picu Peringatan Tsunami, Subduksi Lempeng Biang Keladinya
Indonesia
Daftar 22 Wilayah Pesisir 5 Provinsi Berpotensi Tsunami, Imbas Gempa M 7,7 Sangihe
Episenter gempa berada di laut lepas timur Pulau Sangihe, berbatasan langsung dengan Filipina, pada kedalaman 105 km. Lokasi episenter tercatat di koordinat 5,69° LU dan 125,05° BT.
Wisnu Cipto - Senin, 08 Juni 2026
Daftar 22 Wilayah Pesisir 5 Provinsi Berpotensi Tsunami, Imbas Gempa M 7,7 Sangihe
Dunia
Gempa Jepang, Otoritas Turunkan Status Peringatan Tsunami di Wilayah Pesisir Timur Laut, Peringatkan Guncangan Besar dalam Sepekan Mendatang
Japan Meteorological Agency memperingatkan gempa dengan skala serupa dapat terjadi dalam sepekan mendatang.
Dwi Astarini - Senin, 20 April 2026
 Gempa Jepang, Otoritas Turunkan Status Peringatan Tsunami di Wilayah Pesisir Timur Laut, Peringatkan Guncangan Besar dalam Sepekan Mendatang
Dunia
Gempa Jepang M 7,4, Gelombang Tsunami Pertama Hantam Pelabuhan Miyako
Gempa terjadi pukul 16.53 dengan kedalaman sekitar 10 kilometer, berpusat di perairan dekat Prefektur Iwate.
Wisnu Cipto - Senin, 20 April 2026
Gempa Jepang M 7,4, Gelombang Tsunami Pertama Hantam Pelabuhan Miyako
Dunia
Gempa M7,5 Guncang Jepang, JMA Keluarkan Peringatan Tsunami Setinggi 3 Meter
Gempa bermagnitudo 7,5 mengguncang Jepang utara, Senin (20/4). JMA keluarkan peringatan tsunami hingga 3 meter di Iwate, Aomori, dan Hokkaido.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 April 2026
Gempa M7,5 Guncang Jepang, JMA Keluarkan Peringatan Tsunami Setinggi 3 Meter
Bagikan