Modifikasi Cuaca Jakarta Hari Kelima Semai 5,6 ton Garam NaCl Foodgrade

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 19 Februari 2025
Modifikasi Cuaca Jakarta Hari Kelima Semai 5,6 ton Garam NaCl Foodgrade

Ilustrasi awan tebal. (Foto: Unsplash/ Marc Wieland)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta masih terus melanjutkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dalam rangka kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi.

Kegiatan ini berkolaborasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU), dan PT Rekayasa Atmosphere Indonesia (RAI), Selasa (18/2).

Ketua Sub Kelompok Logistik dan Peralatan BPBD Jakarta sekaligus juru bicara pelaksanaan kegiatan OMC tahun 2025, Michael Sitanggang menjelaskan strategi yang diterapkan pada hari ini dengan melaksanakan dua kali penerbangan untuk menekan hujan ekstrem.

Misi tersebut dimulai pada pukul 13.00-14.41 WIB dengan area penyemaian wilayah Barat dan pada pukul 15.00-16.50 WIB dengan area penyemaian wilayah Barat-Barat Daya-Barat Laut.

Baca juga:

BPBD DKI: Modifikasi Cuaca Sebagai Strategi Cegah Bencana Hidrometeorologi

"Area ini disasar untuk menurunkan potensi cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi pada siang hari," ujar Michael, Selasa (18/2) di Jakarta.

Michael juga menjelaskan secara keseluruhan pelaksanaan OMC hingga Selasa telah dilaksanakan sebanyak 7 sorti dengan penggunaan bahan semai sebesar 5,6 ton garam NaCl foodgrade.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi komprehensif untuk menekan potensi cuaca ekstrem dan mencegah bencana hidrometeorologi di wilayah Jakarta.

Plt. Direktur Tata Kelola Modifikasi Cuaca BMKG, Budi Harsoyo menjelaskan bahwa potensi hujan sedang hingga lebat terjadi di wilayah Jakarta.

Baca juga:

Cuaca Ekstrem Lombok Timur Makan Korban Jiwa, Bocah 2 Tahun Tewas Terseret Arus 1 Km

"Potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah Banten, Jakarta, dan Jawa Barat secara umum memiliki potensi tinggi. Bahkan hal ini juga didukung dengan proses penguapan air di wilayah Selat Sunda yang cukup cepat," terang Budi.

Budi juga menambahkan bahwa potensi hujan ekstrem terpantau berhasil ditekan dengan catatan stasiun penakar di wilayah DKI Jakarta.

"Potensi curah hujan ekstrem dapat terkendali dengan pelaksanaan OMC, tercatat juga di beberapa stasiun penakar curah hujan tidak ada yang mencapai kategori lebat di atas 50 mm per hari.

"Terpantau curah hujan intensitas sedang terdeteksi di wilayah Pulo Mas dengan intensitas 24 mm/hari," tutupnya. (asp)

#Jakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Berita Foto
Pemprov DKI Jakarta Mulai Bongkar Tiang Monorel Mangkrak di Kuningan Jakarta
Kondisi besi tiang monorel mangkrak yang akan dibongkar pada pukul 03.00 WIB dini hari di Jalan H. R. Rasuna Said, Jakarta, Rabu (14/1/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Januari 2026
Pemprov DKI Jakarta Mulai Bongkar Tiang Monorel Mangkrak di Kuningan Jakarta
Berita Foto
Menilik Tren Work From Mall kini Mulai Ramaikan Cafe dan Pusat Perbelanjaan di Jakarta
Suasana aktivitas para pekerja saat Work From Mall di sebuah cafe, Mall Kota Kasablanka, Jakarta, Selasa (13/1/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 13 Januari 2026
Menilik Tren Work From Mall kini Mulai Ramaikan Cafe dan Pusat Perbelanjaan di Jakarta
Berita Foto
Hujan Deras Picu Banjir 50 Cm di Permukiman Padat Kapuk Cengkareng, Jakarta Barat
Warga tetap beraktivitas saat banjir di permukiman padat penduduk RT 08, Kompleks Karawang, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (12/1/2026).
Didik Setiawan - Senin, 12 Januari 2026
Hujan Deras Picu Banjir 50 Cm di Permukiman Padat Kapuk Cengkareng, Jakarta Barat
Berita Foto
Banjir Setinggi 50 CM Genangi Jalan Daan Mogot Cengkareng Jakarta Barat
Kendaraan melintasi banjir di Jalan Daan Mogot, Kawasan Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (12/1/2026).
Didik Setiawan - Senin, 12 Januari 2026
Banjir Setinggi 50 CM Genangi Jalan Daan Mogot Cengkareng Jakarta Barat
Indonesia
Ketinggian Banjir di Beberapa Titik Jakarta Capai 1 Meter
Ketinggian air berpotensi naik, mengingat intensitas hujan yang masih terjadi dan debit air kiriman yang terus dipantau melalui Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
Ketinggian Banjir di Beberapa Titik Jakarta Capai 1 Meter
Indonesia
BRIN: Jakarta Utara Ambles 3,5 Cm per Tahun, Risiko Banjir Naik 40 Persen
BRIN mengungkap Jakarta Utara mengalami penurunan tanah hingga 3,5 cm per tahun akibat pengambilan air tanah berlebihan. Meningkatkan risiko banjir.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Januari 2026
BRIN: Jakarta Utara Ambles 3,5 Cm per Tahun, Risiko Banjir Naik 40 Persen
Indonesia
PSI Kritik Rencana Proyek Monorel Ragunan-Setu Babakan Jakarta
August juga mempertanyakan dari mana pendanaan dan keberlanjutan dari proyek monorel yang direncanakan oleh Pemprov DKI.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Januari 2026
PSI Kritik Rencana Proyek Monorel Ragunan-Setu Babakan Jakarta
Indonesia
Aksi Tawuran Dengan Bawa Parang Digagalkan Polisi, 7 Pemuda Diamanankan
Seluruh terduga pelaku beserta barang bukti selanjutnya diamankan dan diserahkan ke Polsek Cakung, Jakarta Timur, guna proses pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Januari 2026
Aksi Tawuran Dengan Bawa Parang Digagalkan Polisi, 7 Pemuda Diamanankan
Indonesia
Begini Rencana Anggaran Rp 100 Miliar Buat Bongkar Tiang Monorel di Jakarta
Anggaran tersebut juga untuk membuat jalan, trotoar, dan merapikan keseluruhan Jalan Rasuna Said.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Januari 2026
Begini Rencana Anggaran Rp 100 Miliar Buat Bongkar Tiang Monorel di Jakarta
Berita Foto
Pemprov DKI Jakarta Bangun Kembali JPO Sarinah Dilengkapi Lift untuk Lansia dan Disabilitas
Aktivitas pekerja menyelesaikan pembangunan Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) Sarinag, Kawwasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (10/1/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 10 Januari 2026
Pemprov DKI Jakarta Bangun Kembali JPO Sarinah Dilengkapi Lift untuk Lansia dan Disabilitas
Bagikan