Modifikasi Cuaca Dinilai Bantu Turunkan 60 Persen Intensitas Hujan di Jakarta
Ilustrasi cuaca hujan petir. (ANTARA FOTO)
MerahPutih.com - Pemerintah DKI Jakarta beberapa hari ini melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menekan intensitas curah hujan di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Hasil akumulasi penurunan curah hujan selama pelaksanaan OMC mencapai 50-60 persen, dengan perkiraan presipitasi dalam dua hari ke depan tetap rendah.
Modifikasi cuaca ini dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta bersama BMKG, TNI AU, dan PT RAI.
"Laporan data akumulasi yang telah direkap oleh tim, menunjukkan penurunan curah hujan di wilayah Jakarta hingga 50-60%," jelas Ketua Sub Kelompok Logistik dan Peralatan BPBD DKI Jakarta sekaligus juru bicara pelaksanaan kegiatan OMC tahun 2025, Michael Sitanggang, Kamis (6/2).
Baca juga:
Modifikasi Cuaca Diklaim Berjalan Efektif, Jakarta Terhindar dari Hujan Ekstrem
BPBD Provinsi DKI Jakarta juga mencatat, selama operasi berlangsung, telah dilakukan delapan sorti penerbangan dengan total durasi penerbangan 19 jam 31 menit, kemudian menyemai 6.400 kg bahan semai.
"Berdasarkan supervisi BMKG, bahwa akumulasi rute penerbangan selama operasi OMC lebih banyak menyasar di wilayah barat, barat daya hingga barat laut," ucapnya.
Sementara itu, Plt. Direktur Tata Kelola Modifikasi Cuaca BMKG, Budi Harsoyo menegaskan, bahwa ekstrimitas curah hujan berhasil ditekan. BMKG juga memprediksi, jika dalam dua hari ke depan, presipitasi curah hujan di Jakarta mengalami penurunan.
Baca juga:
Potensi Terjadinya Ancaman Cuaca Ekstrem di Indonesia, BMKG Ungkap Pemicunya
"Ada kecenderunan penurunan presipitasi curah hujan pada dua hari ke depan. Ini berbeda dengan pelaksanaan OMC yang kita lihat sebelumnya mengalami peningkatan dan berhasil untuk ditekan," terangnya.
Melihat hasil yang cukup efektif, BPBD berharap OMC menjadi salah satu ikhtiar baik Pemprov DKI Jakarta dalam mengurangi potensi banjir di Jakarta dan sekitarnya, terutama di tengah kondisi cuaca yang masih berpotensi mengalami peningkatan curah hujan. (Asp)
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Cuaca Ekstrem Masih Mengintai Jakarta, Gubernur Pramono Perpanjang PJJ dan WFH hingga 1 Februari 2026
Update Banjir Jakarta Siang Ini: 28 RT Tergenang, 11 Jalan Tak Bisa Dilalui
Hujan Deras Picu Banjir Jakarta, 17 RT dan 2 Ruas Jalan Masih Terendam
Banjir Jakarta Pagi Ini, 17 RT dan 2 Ruas Jalan Masih Terendam
Luapan Kali Ciliwung, 17 RT di Jakarta Masih Terendam Banjir
Kapal Cepat Kepulauan Seribu Dilarang Berlayar, Dishub Jamin Uang Tiket Dikembalikan
11 RT di Jakarta Kebanjiran, Rabu (28/1) Petang
Banjir Jakarta dan Modifikasi Cuaca, Pramono: Ada yang Senang, Ada yang Tidak
BMKG Catat Angin Kencang, Layanan Kapal Cepat Kepulauan Seribu Disetop Sementara
BPBD DKI Imbau Warga Pesisir Jakarta Waspada Banjir Rob hingga 3 Februari 2026