Mobil Pajero Tabrak Pemotor di Pasar Jongke Solo Hingga Tewas
Kecelakaan maut antara sepeda motor Yamaha Vega dengan nopol AD 3225 UT dan Mitsubishi Pajero di jalan dr. Rajiman, Solo, (14/12). (MP/Ismail).
MerahPutih.com - Kecelakaan maut antara sepeda motor Yamaha Vega dengan nopol AD 3225 UT dan Mitsubishi Pajero dengan Nopol AD 1429 BK terjadi di jalan dr. Rajiman tepatnya di barat Pasar Jongke, Kecamatan Laweyan Sabtu (14/12) pukul 03.30 WIB.
Kejadian tersebut membuat pengendara motor SB (58), warga Desa Gentan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo kehilangan nyawa. Sementara pengemudi mobil berinisial EF (24), warga Sukoharjo, serta dua penumpang berinisial E (25), warga Bantul, dan SS (27), warga Sukoharjo mengalami luka.
Kasatlantas Polresta Solo Kompol Agung Yudiawan, mengatakan, kejadian bermula saat mobil Mitsubishi Pajero dengan Nopol AD 1429 BK melaju dari arah timur, menuju ke arah barat (Kartasura). Sementara motor Yamaha Vega dengan nopol AD 3225 UT melaju dari arah barat ke timur.
"Pengemudi Pajero Sport tidak bisa mengendalikan kendaraannya, agak serong ke kanan sehingga melalui batas Marka, dan terjadilah kecelakaan lalulintas," kata Agung, Sabtu (14/12).
Baca juga:
Kronologis Bobotoh Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Saat Tandang ke Sleman
Dikatakannya, mobil sempat menabrak korban, tiang, dua pohon, hingga mobil terbalik di pagar Panti Sosial Wanita Wanodyatama Kota Surakarta.
Pemotor yang tertabrak meninggal dunia, karena mengalami luka pada bagian kepala, dan sempat dilarikan ke RSUD dr. Moewardi Solo.
“Kami masih cek kondisi sopir apakah pemgaruh miras atau mengantuk. Kami masih menunggu penyidikan dari unit Gakkum," kata dia.
Dia menambahkan tiga orang yang berada di dalam mobil mengalami luka pada tangan, dan lecet-lecet. Ketiganya dilarikan di Rumah Sakit Kasih Ibu Solo. Pihak kepolisian juga masih mendalami keterangan saksi terkait kecelakaan tersebut. Apakah mobil melaju kencang hingga hilang kendali.
"Kami masih dalam proses pulbaket untuk mencari saksi-saksi terkait kecepatan mobil tersebut," tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)
Bagikan
Berita Terkait
Aspal Berdarah Kalideres: Nenek 73 Tahun Tewas Usai Senggolan Maut Dekat Pabrik Kaleng
Anggota Keluarga Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Datangi RS Polri Polda Sulsel, Serahkan Sampel DNA
Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Sulsel, DPR : Peringatan Keras untuk Industri Penerbangan Indonesia
Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan 21 Orang, Jumlah Korban Bisa Bertambah dengan 300 Orang Mengalami Luka Serius
Santunan Kecelakaan dari Jasa Raharja Capai Rp 3,2 Triliun, Ada 153.141 Korban Kecelakaan
Tim SAR Polda Sulsel Lampauui Cuaca Ekstrem, Tembus Lereng Gunung Bulusaraung hingga Berbuah Temuan Puing Pesawat ATR 42-500
Pesawat ATR 42-500 Diduga Hancur, Tabrak Gunung Bulusaraung
Pesawat ATR 42-500 Sempat Alami Gangguan Mesin Sehari sebelum Terbang
Angka Kecelakaan Nataru 2025 Turun, Komisi V Minta Strategi Disempurnakan untuk Mudik Lebaran 2026
Kecelakaan Penerjun, Tim SAR masih Cari Seorang Korban di Perairan Pangandaran