5 Mobil Listrik Paling Murah di GIIAS 2024, Mulai Rp 180 Jutaan
Pameran GIIAS 2024. Foto: MerahPutih,com/Didik Setiawan
MerahPutih.com - GIIAS 2024 menghadirkan berbagai mobil listrik yang dipasarkan di Indonesia. Harganya pun sangat bervariasi, yaitu mulai dari ratusan juta hingga miliaran rupiah.
Bagi kamu yang tertarik membeli mobil listrik di GIIAS 2024, maka berikut ini adalah rekomendasinya yang dikutip dari KabarOto.com:
Baca juga:
5 Mobil Listrik Termurah di GIIAS 2024
1. Seres E1
Seres E1 ditawarkan dalam dua varian, yakni Type B dan Type L. Untuk Type B, harganya dibanderol Rp 189 juta. Sementara itu, Type L dijual Rp 219 juta, dengan status on the road (OTR) Jakarta.
Mobil listrik ini dibekali baterai litium dengan kapasitas 13,8 kWh dan jarak tempuh maksimal 180 KM. Kemudian, dapat diisi 10-90 persen menggunakan soket AC Type 2 dalam waktu 3,5 jam.
2. Wuling Air Ev Lite
Selanjutnya, ada Wuling Air Ev Lite yang dibanderol Rp 190 jutaan di GIIAS 2024. Mobil listrik mungil ini menggendong motor listrik 30 kW sebagai mesin penggeraknya.
Lalu, sanggup memproduksi tenaga sebesar 40 dk dan torsi 110 Nm. Selain itu, sistem transmisi pada Air ev menggunakan single reduction gear dengan penggerak roda belakang (RWD).
Sedangkan untuk baterainya, menggunakan jenis lithium ferro-phosphate (LFP) IP67 rating berkapasitas 17,3 kWh untuk tipe Standard Range dan Lite dengan kemampuan jarak tempuh 200 km. Lalu, tipe Long Range menggunakan baterai 26,7 kWh sanggup menempuh jarak hingga 300 km.
Baca juga:
Wuling BinguoEV, Mobil Listrik Hatchback Ikonis yang Menarik Perhatian Pengunjung GIIAS 2024
3. VinFast VF5
VinFast VF5 dibanderol seharga Rp 218 juta. Mobil listrik ini ditawarkan dengan skema penyewaan baterai. Selain itu, harga khusus ini berlaku untuk 1.000 konsumen pertama dari masing-masing produk.
Harga sewa baterai mulai dari Rp 999.000 per bulan untuk jarak tempuh 1.500 km, kemudian Rp 1.415.000 per bulan dengan jarak tempuh 3.000 km, dan Rp 2.360.000 per bulan untuk jarak tempuh di atas 2.000 km.
4. Neta V-II
Neta V-II juga termasuk menjadi mobil listrik paling murah di GIIAS 2024. Mobil listrik tersebut dibanderol Rp 299 juta untuk on the road Jakarta.
Performanya dibekali baterai Lithium Ferro-Phosphate (LFP) berkapasitas 36,1 kWh. Bahkan, NETA V-II mampu menempuh jarak hingga 401 km dalam sekali pengisian daya.
Selain itu, mobil ini sudah dibekali teknologi DC Fast Charging, sehingga memungkinkan pengisian daya baterai dari 30% hingga 80% dalam waktu 30 menit.
Baca juga:
BAIC Indonesia dan Dewa United Resmikan Kerjasama di Ajang Otomotif GIIAS 2024
5. BYD M6
BYD M6 dipasarkan dalam tiga varian, yaitu Standar, Superior, dan Superior Captain. Harganya sendiri dibanderol mulai dari Rp 379 juta hingga Rp 429 juta.
Bicara soal performa, BYD M6 dibekali motor tipe AC Permanent Magnet Synchronous Motor, dengan penggerak roda depan.
Kemudian, varian Standar bertenaga 120 kW, sedangkan Superior dan Superior Captain bertenaga 150 kW. Torsinya sama 310 Nm dan kecepatan maksimumnya 180 kpj.
Baterai yang digunakan adalah Blade Battery buatan BYD sendiri. Ada dua opsi ditawarkan, yakni versi Standar menggunakan kapasitas 55,4 kWh dengan jarak tempuh 420 km. Pengisian daya dilakukan dengan DC 89 kW dan AC 7 kW. Akselerasi 0-100 kpj ditempuh dalam Waktu 10,1 detik. (*)
Bagikan
Soffi Amira
Berita Terkait
Pemerintah Belum Putuskan Insentif Bagi Industri Otomotif, Fokus Kembangkan Mobil Nasional
Honda Ubah Logo H Legendaris, Desain Baru Debut Mulai 2027
VinFast Indonesia Ungkap Visi Strategis di Balik Pabrik EV Subang
Penutupan Feders Gathering 2025 Jadi Ajang Temu Komunitas Motor Matic
Peduli Bencana Sumatera Utara: Bantuan Pakaian dan Layanan Penggantian Oli Gratis untuk Warga Terdampak
Tsunami Kendaraan Listrik 2025 Segera Usai, Pakar ITB Ramal Bakal Terjadi 'Kiamat Kecil' Buat EV Impor
VinFast Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Subang, Tegaskan Komitmen Lokalisasi di Indonesia
Riding Bareng hingga Sharing Session, 'Sowan Nyaman' Rangkul Komunitas Motor Matic
IIMS 2026 Perkenalkan Infinite Program: Integrasi Otomotif, Teknologi, dan Gaya Hidup
Tingkatkan Penjualan Mobil Listrik, Kemenperin Tetap Siapkan Insentif di 2026