Kecantikan

Mitos Seputar Penggunaan Sunscreen

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Selasa, 11 Oktober 2022
Mitos Seputar Penggunaan Sunscreen

Ada banyak mitos yang sering dipercaya oleh orang ketika memakai sunscreen. (Foto: Unsplash/Wisconsin Hemp Scientific)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MENGGUNAKAN sunscreen kelihatannya menjadi salah satu rangkaian pemakaian skincare paling mudah dilakukan. Ini lantaran kamu cukup mengoleskannya ke seluruh permukaan wajah tanpa ada trik khusus. Namun, ternyata memakai sunscreen tidak semudah itu, loh.

Ardy Setiady, CEO Westcare, dan Adeline Tjahjadi, Co-founder Westcare, membeberkan banyak kesalahan dan mitos yang kerap kali terjadi atau dipercaya orang saat memakai sunscreen.

Mitos dan kesalahan ini juga termasuk ketika ingin mencegah penuaan kulit atau skin aging. Hal ini disampaikan dalam salah satu rangkaian acara Oh Beauty Festival hari terakhir di Pondok Indah Mal 3, Jakarta, Minggu (9/10).


1. Hanya memakai sunscreen di siang hari


Mungkin karena namanya adalah tabir surya, orang-orang jadi berpikir kalau sunscreen cocok dipakai pagi sampai sore saja ketika matahari menampakkan dirinya. Seiring perkembangan teknologi, ada cahaya lain yang sama berbahayanya, yaitu blue light.

Nah, sunscreen ini juga cocok untuk melindungi kulit dari pancaran cahaya gawai. Jadi, kamu sangat disarankan memakai sunscreen saat gelap langit. Sebab, banyak orang yang memainkan ponselnya sebelum dan sesudah tidur.

Baca juga:

Sunscreen Hybrid Lindungi Kulit dari Cahaya Matahari dan Gawai

mitos sunscreen
Memakai sunscreen tidak hanya saat terang tanah, tetapi juga bisa saat gelap langit. (Foto: Pexels/Tara Winstead)


2. Pemakaian ulang sunscreen saat memakai makeup


Reapply sunscreen (pemakaian ulang) sangat disarankan terutama ketika kamu banyak beraktivitas di luar ruangan dan cuaca sedang panas menyengat. Namun, reapply ini tidak semudah saat kamu memakai sunscreen pertama kalinya pada pagi hari.

Kamu perlu menghapus makeup dulu sebelum memakai sunscreen ulang. Sebab, jika mengoleskannya langsung, akan membuat sunscreen tidak menyerap ke kulit. Wajah pun jadi kotor dan bikin makeup berantakan.


3. Menganggap sunscreen hanya boleh bagi orang dewasa


Banyak yang beranggapan bahwa sunscreen baru boleh dipakai ketika seseorang menginjak usia remaja atau dewasa. Sebab, orang memandang sunscreen sebagai produk kecantikan dan perawatan kulit yang terbuat dari bahan-bahan kimia tak ramah anak-anak.

Padahal, banyak sunscreen ramah anak sudah diproduksi dan bisa diaplikasikan sejak dini sehingga kerusakan kulit dapat dicegah, terutama jika anak sering beraktivitas di luar.

Baca juga:

Bebas Kering dan Kusam, Jaga Kelembapan Kulit dengan Sunscreen

mitos sunscreen
Mengoleskan sunscreen bagi orang berkulit terang maupun gelap sangat penting untuk mencegah kanker kulit. (Foto: Pexels/Tara Winstead)


4. Asal memilih produk dan jenis sunscreen


Semua jenis sunscreen terlihat sama saja. Padahal, jenis dan kandungan yang berbeda juga cocok untuk jenis kulit yang berbeda. Pertama ada jenis physical yang kandungannya diisi seng oksida dan Titanium dioksida yang lebih cocok untuk kulit kering serta sensitif. Jenis ini bekerja dengan cara membentuk lapisan tabir untuk memantulkan cahaya surya.

Kedua, jenis chemical yang mengandung Aminobenzoic acid dan oksibenzon yang lebih cocok untuk kulit berminyak serta kombinasi. Jenis ini bekerja dengan cara menyerap sinar matahari dan mengubahnya jadi panas biasa sehingga tidak merusak lapisan kulit.

Selain itu, semakin tinggi angka SPF (Sun Protection Factor) pada suatu produk sunscreen, semakin baik pula ia dalam bekerja menahan sinar matahari yang terpapar ke kulit.


5. Hanya yang berkulit terang yang wajib memakai sunscreen


Banyak orang yang memakai sunscreen semata-mata takut kulitnya menggelap. Jadi, orang pun berasumsi bahwa sunscreen hanya berguna bagi yang kulitnya cerah. Ini pandangan salah kaprah.

Mereka yang berkulit gelap juga sangat disarankan memakai sunscreen guna mencegah kerusakan kulit lebih jauh. Meskipun memang mereka yang berkulit gelap secara alami lebih tahan terhadap cahaya UV.

“Kalau kulitnya gelap, itu natural SPF-nya 13. Beda yang kulitnya terang, itu SPF-nya paling hanya 3,” jelas Ardy tentang SPF pada akhir sesi talkshow. (mcl)

Baca juga:

Sedang Ramai di TikTok, Begini Tips Menggunakan Powder Sunscreen

#Tips Kecantikan #Mitos #Produk Kecantikan
Bagikan
Ditulis Oleh

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.

Berita Terkait

Lifestyle
Tips Menjaga Wellness ala Dara Saraswati di Tengah Aktivitas Padat
Menjaga kesehatan dan wellness saat ini bukan lagi soal mengejar kesempurnaan, melainkan membuat seseorang bisa merasa nyaman dengan dirinya sendiri.
Dwi Astarini - Sabtu, 30 Mei 2026
Tips Menjaga Wellness ala Dara Saraswati di Tengah Aktivitas Padat
Lifestyle
Hempas Bekas Jerawat dengan Niacef, Kulit Sehat Terawat Bikin Percaya Diri Meningkat
Kepercayaan bukan hadir karena kulit yang sempurna, melainkan dari kulit yang sehat dan dirawat dengan tepat.
Dwi Astarini - Rabu, 27 Mei 2026
Hempas Bekas Jerawat dengan Niacef, Kulit Sehat Terawat Bikin Percaya Diri Meningkat
Fashion
Perawatan Kulit Organik nan Menyeluruh dengan Minyak Bunga Matahari dari Kebun Sendiri
Kulit butuh perawatan yang menyeluruh dan organik demi menghindari kemungkinan alergi.
Dwi Astarini - Selasa, 12 Mei 2026
 Perawatan Kulit Organik nan Menyeluruh dengan Minyak Bunga Matahari dari Kebun Sendiri
Lifestyle
Penting Banget nih, Perawatan Rambut Mindfull buat Rambut Sehat
TRESemme menghadirkan solusi melalui rangkaian perawatan salon profesional terbaru TRESemme Silk Press.
Dwi Astarini - Minggu, 12 April 2026
Penting Banget nih, Perawatan Rambut Mindfull buat Rambut Sehat
Fashion
Hilangkan Jerawat Bandel Seminggu sebelum Lebaran, Moisturizer Bahan Aktif Cica dan Panthenol Jawabannya
Jerawat dapat dipicu berbagai faktor, seperti produksi minyak berlebih, penumpukan sel kulit mati, bakteri, hingga peradangan akibat stres, polusi, atau paparan sinar matahari.
Dwi Astarini - Senin, 16 Maret 2026
Hilangkan Jerawat Bandel Seminggu sebelum Lebaran, Moisturizer Bahan Aktif Cica dan Panthenol Jawabannya
Fashion
Pilih Cushion yang Tepat, Kunci Make-Up Lebaran Awet Seharian
Ritme istirahat dan asupan cairan yang kurang dapat membuat kulit terasa lebih sensitif atau kurang prima.
Dwi Astarini - Kamis, 12 Maret 2026
Pilih Cushion yang Tepat, Kunci Make-Up Lebaran Awet Seharian
Lifestyle
Kamu Juga Bisa Nih, Pakai Perawatan Kulit Harian ala Jennifer Coppen
Penting untuk melindungi seluruh area kulit, termasuk bibir, dari paparan sinar matahari sehari-hari.
Dwi Astarini - Sabtu, 28 Juni 2025
Kamu Juga Bisa Nih, Pakai Perawatan Kulit Harian ala Jennifer Coppen
Lifestyle
Tren Kecantikan Indonesia Berkembang Pesat, Konsumen Minati Prosedur Noninvasif dengan Teknologi Aman dan Tesertifikasi
Dalam kedokteran estetika, pasien menjadi prioritas utama.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Mei 2025
Tren Kecantikan Indonesia Berkembang Pesat, Konsumen Minati Prosedur Noninvasif dengan Teknologi Aman dan Tesertifikasi
Lifestyle
Tidur dengan Masker Menempel di Wajah tak Membuat Kulit Lebih Sehat Malah Merugikan, Pantang Dilakukan Nih
Malah bikin kulit jadi kering loh.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Maret 2025
Tidur dengan Masker Menempel di Wajah tak Membuat Kulit Lebih Sehat Malah Merugikan, Pantang Dilakukan Nih
Indonesia
BPOM Akan Terbitkan Larangan Influencer Review Produk Kecantikan
Aturan ini nantinya akan melarang influncer kecantikan mengumumkan review produk mandiri tanpa merujuk hasil penelitian dari BPOM.
Wisnu Cipto - Rabu, 05 Februari 2025
BPOM Akan Terbitkan Larangan Influencer Review Produk Kecantikan
Bagikan