Mitos Kera di Petilasan Sunan Kalijaga Cirebon

Ana AmaliaAna Amalia - Senin, 18 April 2016
Mitos Kera di Petilasan Sunan Kalijaga Cirebon

@robbycain

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Budaya - Kawasan hutan di Petilasan Sunan Kalijaga, Harjamukti, Kota Cirebon, tak hanya sekadar menyimpan sejarah dan nilai religinya. Di kawasan yang tak jauh dari perumahan elit tersebut juga terdapat puluhan kera jenis ekor panjang, keberadaan puluhan kera justru menjadi daya tarik.

"Itu gak gigit, gak ngusik pengunjung kok. Kalau ada pengunjung, langsung itu kumpul. Pengunjung senang kan, ngasih makan kera. Nakalnya, paling suka ngelepasin kaca spion motor yang diparkir," kata Wanti, salah seorang pedagang di Petilasan Sunan Kalijaga, kepada merahputih.com, baru-baru ini.

Setiap hari, puluhan kera mendapat makan dari para pengunjung. Kera-kera itu silih berganti memperebutkan makanan dari pengunjung.

 

Petilasan Sunan Kalijaga, Cirebon, Jawa Barat/MP/Ferdywansyah

Pemerintah Kota Cirebon sengaja melestarikan puluhan kera tersebut. Salah satu sisi kawasan petilasan bahkan terdapat lapak pengunjung memberi makan kera. Selain daya tarik pengunjung, keberadaan kera-kera tersebut tak terlepas dari mitos.

Menurut cerita yang berkembang, puluhan kera Petilasan Sunan Kalijaga merupakan jelmaan para murid Sunan Kalijaga. Mereka menjelma jadi kera akibat melawan perintah dan ajaran Sunan Kalijaga.

"Katanya sih itu kutukan. Karena bandel, terus dikutuk jadi kera," papar Wanti.

 

Bertiga????

A photo posted by Sukarno (@sukarno80) on

Pada waktu-waktu tertentu, kera-kera tersebut tawuran. Kera-kera berteriak seakan-akan saling mengejek. Tidak jarang perkelahian antar kera itu menyebabkan kera terluka. Meski terluka, kadang warga sekitar memberi makanan yang baik untuk mempercepat luka. Tak ada satu pun warga yang berani mengambil kera tersebut untuk dijual atau dipelihara di rumah.

"Katanya kalau ngambil kera di sini bisa kena sial," imbuh Wanti. (Fre)

BACA JUGA:

  1. Borobudur Writers and Cultural Festival 2015 Resmi Dibuka
  2. Ulang Tahun PBB, Borobudur "Membiru"
  3. Google Umumkan Street View Pertama Candi Borobudur
  4. Pesona Candi Borobudur
  5. Indahnya Panorama Matahari Terbit di Candi Borobudur
#Religi #Cirebon Jawa Barat #Kanjeng Sunan Kalijaga
Bagikan
Ditulis Oleh

Ana Amalia

Happy life happy me

Berita Terkait

ShowBiz
“Bapakku NU, Ibuku Muslimat” Ramai di TikTok setelah Dinyanyikan Ning Umi Laila, Simak Lirik Lagunya
Bapakku NU, Ibuku Muslimat, lagu bernuansa religi tersebut kerap menjadi topik hangat sekaligus digunakan sebagai musik latar dalam berbagai video kreatif yang dibuat oleh warganet.
Frengky Aruan - Kamis, 19 Maret 2026
“Bapakku NU, Ibuku Muslimat” Ramai di TikTok setelah Dinyanyikan Ning Umi Laila, Simak Lirik Lagunya
ShowBiz
Makna Lagu “Cinta dan Doa” dari Putri Ariani, Tentang Cinta Allah yang Selalu Menyertai
Melalui lagu ini, Putri Ariani mengajak pendengar menyadari kehadiran cinta Allah dalam setiap helaan napas. Di tengah pencarian panjang mencari sandaran hati, sesungguhnya jawaban terdekat berada pada kasih sang pencipta
Angga Yudha Pratama - Rabu, 18 Maret 2026
Makna Lagu “Cinta dan Doa” dari Putri Ariani, Tentang Cinta Allah yang Selalu Menyertai
Indonesia
Kemenkum Tagih Royalti Lagu Religi, Pelaku Usaha Dilarang Putar Musik 'Gratisan' Pas Ramadan
Pertumbuhan musik religi Indonesia memang meningkat pesat setiap tahun, namun apresiasi bagi para musisi harus tetap menjadi prioritas utama
Angga Yudha Pratama - Selasa, 24 Februari 2026
Kemenkum Tagih Royalti Lagu Religi, Pelaku Usaha Dilarang Putar Musik 'Gratisan' Pas Ramadan
Lifestyle
Sekut Cuy! Gofar Hilman Rilis Lagu 'Sobat Till Jannah', Simak Nih Liriknya
Bukan bualan otomotif atau konten kontroversial, kali ini sebuah ajakan menuju kebaikan menggema lewat untaian lirik religius
Angga Yudha Pratama - Selasa, 17 Februari 2026
Sekut Cuy! Gofar Hilman Rilis Lagu 'Sobat Till Jannah', Simak Nih Liriknya
ShowBiz
Ceritakan Polemik Pernikahan Beda Agama hingga Hak Asuh Anak, Film 'Jangan Panggil Mama Kafir' Siap Tayang 16 Oktober 2025
Film Jangan Panggil Mama Kafir menghadirkan kisah tentang perjuangan seorang perempuan dalam mempertahankan hak asuh anaknya.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 04 Oktober 2025
Ceritakan Polemik Pernikahan Beda Agama hingga Hak Asuh Anak, Film 'Jangan Panggil Mama Kafir' Siap Tayang 16 Oktober 2025
Lifestyle
Film 'Tak Kenal Maka Taaruf' Gambarkan Pergaulan Remaja yang Sehat
Film Tak Kenal Maka Taaruf merilis poster perdananya. Film ini akan dirilis dalam beberapa waktu ke depan. Cerita dalam film ini diadaptasi dari novel dengan judul yang sama.
Soffi Amira - Rabu, 17 Juli 2024
Film 'Tak Kenal Maka Taaruf' Gambarkan Pergaulan Remaja yang Sehat
Bagikan