Misi Penerbangan India ke Bulan lebih Murah dari Biaya Pembuatan Film 'Interstellar'
Prestasi luar biasa ini dicapai dengan biaya yang sangat terbatas. (ISRO)
INDIA merayakan prestasi luar biasa pada misi Bulan terbarunya, membuat sejarah sebagai negara pertama yang mendarat di wilayah kutub selatan Bulan. Chandrayaan-3 berhasil mendarat di Bulan pada Rabu (22 Agustus), setelah kegagalan misi sebelumnya pada tahun 2019.
Organisasi Penelitian Luar Angkasa India (ISRO) mengumumkan berita tersebut di Twitter dengan mengatakan, "Penjelajah Ch-3 turun dari Pendarat dan India resmi berjalan-jalan di bulan!" seperti diungkapkan Unilad.
Baca Juga:
India jadi Negara Pertama yang Mendarat di Kutub Selatan Bulan
Namun, prestasi luar biasa ini dicapai dengan biaya yang sangat terbatas. Bila dibandingkan, NASA yang menghabiskan lebih dari USD250 miliar (Rp 3.800 triliun) selama misi Apollo yang berlangsung dekade lalu. Sedangkan misi Chandrayaan-3 hanya menghabiskan biaya sekitar 6,15 miliar rupee, sekitar USD75 juta (Rp 1,1 triliun).
Kemungkinan ini dianggap sebagai pencapaian yang luar biasa. Bukan hanya dalam konteks eksplorasi ruang angkasa dan teknologi. Bahkan dibandingkan dengan biaya produksi film Hollywood.
Sebagai perbandingan, film-film seperti Interstellar karya Christopher Nolan yang dirilis pada tahun 2014 memiliki anggaran produksi sekitar USD165 juta (Rp2,5 triliun). Sedangkan The Martian yang dibintangi Matt Damon memiliki biaya produksi sekitar USD108 juta (Rp1,6 triliun).
Chandrayaan-3 mencapai kutub selatan Bulan yang merupakan pencapaian signifikan. Misi dua minggu itu penjelajah 'Pragyan' akan melakukan eksperimen unsur dan komposisi kimia menggunakan dua instrumen.
Baca Juga:
Rusia Kembali Terbang ke Bulan setelah 47 Tahun
Selain itu, Pragyan akan melakukan eksplorasi di permukaan Bulan dan melakukan latihan perencanaan jalur robotik, yang penting untuk eksplorasi luar angkasa di masa depan.
Setelah pendaratan sukses itu, Perdana Menteri India Narendra Modi menyatakan bahwa prestasi ini merupakan pencapaian luar biasa bagi negaranya. Ia mengatakan bahwa India sekarang berada di Bulan dan mencapai kutub selatan Bulan, suatu pencapaian yang belum pernah dicapai oleh negara lain.
Prestasi itu juga merupakan tepuk tangan bagi para ilmuwan India. Pencapaian sebelumnya dalam upaya mendaratkan pesawat ruang angkasa di dekat kutub selatan Bulan mengalami kegagalan empat tahun lalu.
Meski pesawat ruang angkasa tersebut telah berhasil masuk ke orbit Bulan, ia kehilangan kontak dengan pendaratnya, yang menyebabkan jatuhnya wahana saat mencoba mendarat. Kesalahan perangkat lunak diklaim sebagai penyebab kegagalan tersebut, seperti yang diungkapkan dalam laporan analisis kegagalan yang diserahkan ke ISRO. (waf)
Baca Juga:
Di Tengah Pandemi COVID-19, Badan Antariksa India Banting Stir Produksi 'Hand Sanitizer'
Bagikan
Andrew Francois
Berita Terkait
Tampilan OPPO Find X9 Ultra Terungkap, Andalkan Kamera Super 200MP
Kamera OPPO Reno 15 Pro Max Jadi Andalan, Pakai Sensor 200 MP dan Ultra-wide 50 MP
Samsung Galaxy S26 Plus Muncul di Geekbench, Gunakan Chip Exynos 2600
Siri iOS 27: Si Chatbot Sakti Apple yang Bikin ChatGPT Kelihatan Jadul dan Kuno
Samsung Galaxy S26 Series Meluncur Februari 2026, ini Jadwal Lengkapnya
Temui Profesor Oxford hingga Imperial College, Prabowo Ingin Bangun 10 Kampus Baru di Indonesia
Xiaomi Kids Watch Resmi Meluncur, Bisa Deteksi Mood Anak dengan Fitur Keamanan yang Enggak Main-Main
HP Gaming 'Monster' RedMagic 11 Air Siap Gebrak Pasar Global Pekan Depan, Spesifikasinya Bikin Merinding
Bocoran OPPO Find X9 Ultra, Bawa Teleconverter Baru dan Kamera Zoom 300mm
Redmi Note 15 Pro dan Note 15 Pro+ Siap Meluncur, Usung Kamera 200MP dan Baterai Jumbo