Miris, Baru 28 Persen Lahan Milik TNI Disertifikasi

Rendy NugrohoRendy Nugroho - Selasa, 23 Desember 2014
Miris, Baru 28 Persen Lahan Milik TNI Disertifikasi

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengakui bahwa masih sekitar 28 persen lahan milik TNI yang telah disertifikasi. Lamanya proses sertifikasi lahan milik TNI dipicu keterbatasan dana yang dimiliki TNI.

"TNI sebenarnya tidak ingin berbenturan dengan rakyat, tetapi ini kan tanahnya negara yang harus diamankan," ucap Panglima TNI di sela-sela Rapat pimpinan TNI tahun 2015 di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Selasa (23/12).

Mantan Kasad ini mengakui, seperti daerah-daerah latihan semakin hari semakin sulit didapatkan. Pasalnya, untuk meningkatkan kualitas prajurit dibutuhkan saran latihan untuk meningkatkan kemampuan latihannya.

Selain itu alumnus Akabri terbaik tahun 1981 menambahkan Dalam Rapim TNI 2015 kali ini pihaknya mengundang tujuh Kementrian terkait. Kehadiran para pembantu Presiden itu untuk dapat melakukan sinergisitas dengan TNI ke depan.

"Karena salah satu kebijakan Panglima TNI adalah melakukan sinergitas dengan beberapa kementerian dalam rangka mempercepat pembangunan nasional untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia,"tegas mantan Pangdam III Silihwangi.

Lebih lanjut Panglima TNI mengutarakan, TNI memiliki struktur dan komando yang sangat kuat, dan memiliki aset yang cukup banyak, dan memiliki sarana dan prasarana.

Menurutnya, yang paling penting adalah memiliki memangat yang kuat untuk bersama-sama dengan pemerintah di dalam mengakselerasi pembangunan nasional.

"Itu sebuah tekat kami. Sehingga para menteri yang hadir memberikan penjelasan tentang program-programnya, dan pada sisi mana kolobrasi dan sinergisitas bisa kita bangun,"paparnya.

Dia mengatakan, dari hasil Rapim TNI akan memberikan kejelasan sehingga dapat melaksanakannya pada 2015.

"Sehingga TNI semakin profesional, dan sejahtera hidupnya, dan semakin memiliki kapasitas yang tinggi dalam tugas pokoknya."Tambah Moeldoko.

Hadir mendampingi Kepala Staf TNI AD (Kasad) Jenderal Gatot Nurmatyo, Kepala Staf TNI AU (Kasau) Marsekal IB Putu Dunia, dan Kepala Staf TNI AL Laksamana Marsetio. (MP/BHD)

#TNI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Viral Anggota Tewas Tertebak di Papua, Kopassus: Bukan Oleh Sesama Anggota
Korban meninggal bukan karena ditembak sesama anggota TNI sebagaimana dikabarkan di media sosial.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Oktober 2026
Viral Anggota Tewas Tertebak di Papua, Kopassus: Bukan Oleh Sesama Anggota
Olahraga
Persaingan 16 Kodam Berakhir, XVII Cenderawasih Raih Gelar Juara Piala Panglima TNI Esports 2026
Kodam XVII Cenderawasih berhasil menjuarai Piala Panglima TNI Esports Championship 2026.
Soffi Amira - Sabtu, 24 Oktober 2026
Persaingan 16 Kodam Berakhir, XVII Cenderawasih Raih Gelar Juara Piala Panglima TNI Esports 2026
Indonesia
Mantan Kopassus Dibacok Tetangga di JGC Cakung, Cekcok Renovasi Rumah Berujung Darah
Geger! Mantan anggota Kopassus dibacok tetangga di Jakarta Garden City (JGC) Cakung gara-gara cekcok proyek renovasi rumah. Simak kronologi duel berdarahnya di sini.
Angga Yudha Pratama - Jumat, 23 Oktober 2026
Mantan Kopassus Dibacok Tetangga di JGC Cakung, Cekcok Renovasi Rumah Berujung Darah
Indonesia
2 TNI Aktif Diduga Terlibat Korupsi BNPB, Surat KPK ke Panglima Segera Ditindaklajuti
TNI tegaskan hormat proses hukum dan tindak lanjuti surat KPK terkait dugaan keterlibatan dua prajurit aktif dalam kasus korupsi dana bencana BNPB.
Wisnu Cipto - Kamis, 22 Oktober 2026
2 TNI Aktif Diduga Terlibat Korupsi BNPB, Surat KPK ke Panglima Segera Ditindaklajuti
Berita Foto
Latgabma Keris Woomera 2026, Marinir Indonesia dan ADF Uji Kemampuan Tempur
Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera 2026 di Pusat Latihan Pertempuran (PLP) 5 Marinir Karangtekok, Situbondo, Jawa Timur, Selasa (20/10/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 20 Oktober 2026
Latgabma Keris Woomera 2026, Marinir Indonesia dan ADF Uji Kemampuan Tempur
Indonesia
Bukan Hanya Rafale, Ini Deretan Alutsista TNI dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
Memasuki dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, penguatan alutsista TNI mencakup jet tempur Rafale, pesawat A400M, fregat, helikopter, dan kendaraan amfibi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
Bukan Hanya Rafale, Ini Deretan Alutsista TNI dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
Indonesia
Profil Jenderal Subagyo HS Wafat: Eks Danjen Kopassus Sekaligus Mantan Komandan Prabowo
Kabar duka, mantan KSAD Subagyo HS meninggal dunia di RS Panti Rapih Yogyakarta sore ini. Simak profil dan rekam jejak Jenderal Baret Merah era 3 presiden ini.
Angga Yudha Pratama - Senin, 19 Oktober 2026
Profil Jenderal Subagyo HS Wafat: Eks Danjen Kopassus Sekaligus Mantan Komandan Prabowo
Indonesia
Marsekal Yusuf Jauhari Naik Jadi Wamenhan, Jabatan Bos Logistik Pertahanan Kosong
Marsekal Yusuf Jauhari resmi dilantik jadi Wamenhan. Kemhan proses pengisian jabatan Kabaloghan yang kosong. Simak detailnya!
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Oktober 2026
Marsekal Yusuf Jauhari Naik Jadi Wamenhan, Jabatan Bos Logistik Pertahanan Kosong
Indonesia
Mayjen Kristomei Sianturi Merapat ke Istana, Kabar Kepala BPNB Letjen Suharyanto Dicopot Makin Santer
Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen Kristomei Sianturi dipanggil Presiden ke Istana. Isu penggantian Kepala BNPB Suharyanto kian menguat pasca OTT KPK!
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Oktober 2026
Mayjen Kristomei Sianturi Merapat ke Istana, Kabar Kepala BPNB Letjen Suharyanto Dicopot Makin Santer
Indonesia
TNI AL Berencana Bentuk Batalyon Sniper
Korps Marinir tidak menjelaskan secara detail terkait proses pembangunan Batalyon Snipper dan lokasi penempatannya dan tidak menjelaskan secara rinci soal jumlah
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
TNI AL Berencana Bentuk Batalyon Sniper
Bagikan