Minyak Goreng Curah di DIY Mulai Langka

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 24 Maret 2022
Minyak Goreng Curah di DIY Mulai Langka

Penjual minyak goreng curah di Pasar tradisional di Daerah Istimewa Yogyakarta. (Foto: MP/Patricia Vicka)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Permasalahan minyak goreng di lapangan hingga kini belum juga selesai. Minyak goreng curah misalnya, muncul masalah kelangkaan ketika harga eceran tertinggi (HET) Rp 14.000 per liter tidak dicabut.

Di Kota Yogyakarta, minyak goreng curah mulai langka. Warga mengeluh mulai sulit menemukan minyak goreng curah seharga Rp 14.000 per liter.

Kepala Bidang Ketersediaan Pengawasan dan Pengendalian Perdagangan Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta Riswanti mengatakan, penyebab stok menipis karena tersendat distribusi barang di tingkat agen.

Baca Juga:

Distributor Keluhkan Pasokan Minyak Goreng Curah Terhenti

Pihaknya sudah melakukan pemantauan di dua agen minyak goreng curah. Hasilnya semua tempat kosong.

"Sudah kami lakukan pemeriksaan. Semua toko kosong (minyak goreng curah). Agen juga tidak mendapat kepastian waktu distribusi berikutnya,"ujar Riswanti di Yogyakarta, Kamis (24/3).

Meskipun di sejumlah toko stok masih ada, harga minyak goreng curah melebihi harga eceran tertinggi yang ditetapkan pemerintah. Seharusnya dijual paling tinggi Rp 14.000 per liter. Namun saat ini, Rp 18.000.

Sedangkan untuk minyak goreng kemasan, Riswanti menyebut tidak ada kendala distribusi dan pasokan. Namun, harga jualnya cukup bervariasi dengan rata-rata Rp 20.000 per liter.

Kelangkaan minyak goreng curah juga terjadi di Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Baca Juga:

KSP Minta Pemda Turut Awasi Harga Minyak Goreng Curah

Kepala Seksi Distribusi Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan (Disdag) Gunung Kidul Sigit Haryanto mengatakan, persediaan minyak curah minim karena rendahnya permintaan dan ditambah distribusi yang kurang lancar.

"Berdasarkan laporan petugas di lapangan bahwa distribusi minyak goreng curah kurang. Namun, kelangkaan ini tidak menimbulkan keresahan di masyarakat," kata Sigit.

Pasalnya warga lebih banyak memilih membeli minyak goreng kemasan ketimbang curah. Warga, lanjut Sigit, menyadari minyak kemasan memiliki kualitas yang lebih baik.

Berdasarkan catatan Disdag, harga minyak curah berada di kisaran Rp 15 ribu per liter. Saat kebijakan satu harga masih diberlakukan, harga minyak goreng jenis ini dipatok Rp 11.500 per liter.

Sedangkan minyak goreng kemasan, di pasar rakyat harganya berkisar antara Rp 24 ribu sampai Rp 26 ribu per liter. Sementara di tingkat ritel, harga minyak goreng kemasan rata-rata mulai dari Rp 24 ribu sampai Rp 25 ribu per liter.

"Jadi kalau yang curah langka tidak masalah, lain cerita kalau kemasan yang langka. Saat ini, pembelian minyak goreng kemasan tidak dibatasi lagi karena stoknya sekarang melimpah," katanya.

Kapolres Gunung Kidul AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah mengatakan bahwa stok minyak goreng kemasan sudah kembali normal di tingkat distributor. Hanya jenis curah yang saat ini banyak yang kosong. (Patricia Vicka/Yogyakarta)

Baca Juga:

Harga Minyak Goreng Curah di Kota Medan Tembus Rp 18.000 Per Liter

#Minyak Goreng #Yogyakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Gempa Magnitude 4,5 Goyang Bantul, 17 KA Berhenti Sementara
Penghentian sementara dilakukan untuk memastikan keselamatan sementara setelah terjadinya gempa bumi.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Januari 2026
Gempa Magnitude 4,5 Goyang Bantul, 17 KA Berhenti Sementara
Indonesia
Kemendag Klaim Harga MinyaKita Berangsur Turun, Tapi Masih di Atas HET
Sekitar 20 provinsi diklaim tercatat mengalami tren penurunan harga Minyakita secara serempak dalam beberapa pekan terakhir
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Januari 2026
Kemendag Klaim Harga MinyaKita Berangsur Turun, Tapi Masih di Atas HET
Olahraga
Gempa Bumi Magnitudo 4,5 Guncang Bantul Yogyakarta, Bikin Panik
Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 4,5 mengguncang Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan sekitarnya pada Selasa (27/1) pada pukul 13.15 WIB.
Frengky Aruan - Selasa, 27 Januari 2026
Gempa Bumi Magnitudo 4,5 Guncang Bantul Yogyakarta, Bikin Panik
ShowBiz
'Jogja Istimewa', Penghormatan Jogja Hip Hop Foundation pada Identitas Budaya dan Filosofi Kepemimpinan Yogyakarta
Lagu ini menegaskan filosofi 'Takhta untuk Rakyat'.
Dwi Astarini - Senin, 26 Januari 2026
'Jogja Istimewa', Penghormatan Jogja Hip Hop Foundation pada Identitas Budaya dan Filosofi Kepemimpinan Yogyakarta
ShowBiz
Fanny Soegi Hadirkan “Jogja Lantai 2”, Liriknya Memotret Sisi Sunyi Yogyakarta
Lagu ini dibalut nuansa ringan dan ceria, terinspirasi dari pengalaman berlibur di Yogyakarta
Wisnu Cipto - Minggu, 18 Januari 2026
Fanny Soegi Hadirkan “Jogja Lantai 2”, Liriknya Memotret Sisi Sunyi Yogyakarta
Indonesia
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Libur panjang akhir pekan kerap dimanfaatkan masyarakat untuk menjelajahi kota-kota dengan nyaman dan aman bersama keluarga dengan naik kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Indonesia
Jelang Ramadan, Bulog Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng di Aceh Aman
Bulog memastikan, stok beras dan minyak goreng di Aceh aman menjelang Ramadan 2026. Hal itu dikatakan Direktur Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Jelang Ramadan, Bulog Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng di Aceh Aman
Indonesia
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Hingga Senin (29/12) penjualan tiket Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 periode 18 Desember 2025–4 Januari 2026 telah mencapai 3.517.528 tiket.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Indonesia
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Posisi berikutnya ditempati oleh Semarang dengan 32.962 penumpang, Surabaya sebanyak 22.846 penumpang, Purwokerto sebanyak 22.139 penumpang, dan Bandung dengan 21.186 penumpang.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 Desember 2025
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Indonesia
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Proses evakuasi korban berlangsung cukup menantang mengingat medan di kawasan Gunung Merapi yang curam dan kondisi cuaca yang berubah-ubah.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Desember 2025
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Bagikan