Minta PM Malaysia Lengser, Anonymous Ancam Retas 150 Situs Pemerintah

Ana AmaliaAna Amalia - Kamis, 13 Agustus 2015
Minta PM Malaysia Lengser, Anonymous Ancam Retas 150 Situs Pemerintah

YouTube

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Internasional - Setelah santernya isu untuk menggulingkan Perdana menteri Malaysia Najib Razak akibat dugaan kasus korupsi, kelompok peretas misterius Anonymous mengancam akan meretas sistem kemanan informasi Malaysia.

Seperti yang dilansir Asiaone, melalui akun Facebook, Anonymous Malaysia meminta agar Najib turun dari jabatannya karena diduga korup dalam sebuah video berdurasi 4 menit.

Anonymous Malaysia mengancam akan meretas berbagai situs instansi pemerintah Malaysia seperti kepolisian, Komisi pemberantasan Korupsi Malaysia dan 150 situs pemerintah lainnya.

Untuk menanggulangi hal itu, pemerintah Malaysia meminta agar sepuluh instansi penting memperkuat sistem keamanan informasi mereka.

Melalui menteri Sains, Teknologi, dan Inovasi Madius Tangau, pemerintah Malaysia mengungkapkan pakar keamanan cyber Malaysia sudah siap menghadapi para peretas tersebut.

BACA JUGA:

Anonymous Temukan 9.200 Akun Twitter ISIS

Anonymous Hack Media Sosial Milik ISIS

Anonymous Sebar Video Youtube untuk Lawan Teroris

#Anonymous Hacker #Perdana Menteri Malaysia Najib Razak
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ana Amalia

Happy life happy me
Show More

Berita Terkait

Tekno
Desain Rahasia Tesla Hingga Apple Berpotensi Dijual ke Kompetitor Buntut Data Engineering Luxshare Diretas 'RansomHub'
Hingga saat ini, baik pihak Luxshare maupun Apple masih bungkam dan belum memberikan pernyataan resmi terkait ancaman serius ini
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
Desain Rahasia Tesla Hingga Apple Berpotensi Dijual ke Kompetitor Buntut Data Engineering Luxshare Diretas 'RansomHub'
Indonesia
Akun X @H4ckmanac Klaim Bobol 700.000 Data Penerimaan CPNS, Begini Penjelasan Kemenhan
Situs yang sebelumnya diserang peretas atau hacker merupakan situs internal Biro Humas Kemhan. Situs tersebut sudah tidak terpakai karena aplikasinya sudah tidak beroperasi lagi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 11 Juli 2025
Akun X @H4ckmanac Klaim Bobol 700.000 Data Penerimaan CPNS, Begini Penjelasan Kemenhan
Bagikan