Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Minimalisasi Macet, PT KAI Siapkan Lahan Khusus untuk Bus dan Ojek

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Jumat, 24 November 2017
Minimalisasi Macet, PT KAI Siapkan Lahan Khusus untuk Bus dan Ojek

Halte bus Transjakarta di Terminal Blok M, Jakarta Selatan, Rabu (20/1). (Foto: MerahPutih/Venansius Fortunatus)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan menyiapkan lahan khusus untuk pengendapan angkutan pengumpan (feeder) seperti bus Transjakarta, ojek dan angkutan lainnya yang mangkal sebagai penanggulangan kemacetan di badan jalan Stasiun Manggarai.

Berdasarkan hasil koordinasi Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Kepala Daop I menyatakan penyediaan lahan kosong akan dibuat lebih baik mengingat antrean bus Transjakarta yang banyak serta ojek yang menurun dan menaikkan penumpang hingga memakan badan jalan.

"Nanti bus-bus itu tidak mengantre di jalan tetapi langsung masuk ke parkiran. Dari situ nanti transaksi di lakukan antara penumpang dan Transjakarta," kata Hendy Helmi seperti dilansir Antara, Kamis (23/11).

Hendy menjelaskan, kemacetan di sekitar Stasiun Manggarai bisa mencapai satu kilometer karena angkutan seperti bajay, bus Transjakarta, ojek pangkalan dan ojek online memenuhi badan jalan stasiun.

Kepala BPTJ Bambang Prihartono akan menertibkan banyaknya ojek online dan pangkalan yang menggunakan bahu jalan untuk menurun dan menaikkan penumpang. Selain itu, BPTJ akan menyediakan lahan khusus untuk parkiran ojek.

"Dalam waktu dekat ini, kita sedang bekerja bersama antara BPTJ, PT KAI, Dinas Pekerjaan DKI, dan Dishub, untuk menyediakan lahan supaya ojek-ojek online ataupun ojek lainnya bisa parkir seperti yang kita lakukan di Dukuh Atas," kata Bambang.

Ia memaparkan saat ini penumpang kereta meningkat luar biasa sehingga jika tidak ditanggulangi, kondisi stasiun bisa semakin kacau pada 2019.

Ada pun jumlah penumpang kereta saat ini mencapai satu juta orang per tahun dan diperkirakan mencapai 2 juta penumpang pada 2019.

Sementara itu, Wakil Kepala Stasiun Manggarai Ade Iskandar menambahkan jika para penumpang tertata dan ditempatkan dengan baik, otomatis akan menata para pedagang yang ada di pinggir jalan.

"Biasanya para pedagang itu kan mengikuti dimana banyak orang berkumpul atau menanti angkutan," ujar Ade.

BPTJ akan segera menindaklanjuti penataan angkutan dengan sejumlah pihak, seperti Dinas Tata Kota, Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR, Satpol PP, Kepolisian dan Dinas Perhubungan serta Camat Manggarai untuk membahas pananganan kemacetan Stasiun Manggarai. (*)

#TransJakarta #PT KAI #Tukang Ojek
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
KAI Beri Diskon 20 Persen, 609.657 Lansia Manfaatkan Tarif Reduksi KAI
Sebanyak 609.657 lansia memanfaatkan tarif reduksi KAI pada Januari-Juni 2026, naik 31,09 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 26 Juli 2026
KAI Beri Diskon 20 Persen, 609.657 Lansia Manfaatkan Tarif Reduksi KAI
Indonesia
Transjakarta Gelar Merakids 2026, Ajak Anak Belajar Transportasi Publik di Hari Anak Nasional
Transjakarta menggelar Merakids 2026 dalam rangka Hari Anak Nasional. Sebanyak 80 anak mengikuti kegiatan edukasi transportasi publik.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Transjakarta Gelar Merakids 2026, Ajak Anak Belajar Transportasi Publik di Hari Anak Nasional
Indonesia
PT KAI Rampungkan Pengadaan 54 Lokomotif CC205 Teranyar, Bisa Angkut 85 Juta Ton Batu Bara Per Tahun
Pengadaan 54 lokomotif CC205 menjadi bagian dari penyiapan sarana untuk merespons kebutuhan layanan batu bara dan komoditas lainnya di Sumatra bagian selatan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
PT KAI Rampungkan Pengadaan 54 Lokomotif CC205 Teranyar, Bisa Angkut 85 Juta Ton Batu Bara Per Tahun
Indonesia
Pengguna Transportasi Umum di Jakarta Naik Sekitar 9,7 Persen, Tercatat 230,8 Juta Penumpang di Juni 2026
Pemprov DKI terus meningkatkan layanan transportasi publik dan infrastruktur pendukung yang semakin baik dan terintegrasi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
Pengguna Transportasi Umum di Jakarta Naik Sekitar 9,7 Persen, Tercatat 230,8 Juta Penumpang di Juni 2026
Indonesia
KAI dan INKA Mulai Integrasi Strategis, Kebutuhan KRL hingga 2040 Diproyeksikan Capai 156 Rangkaian
KAI dan INKA memulai integrasi strategis untuk memperkuat industri kereta api nasional. Kebutuhan KRL hingga 2040 diproyeksikan mencapai 156 rangkaian.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Juli 2026
KAI dan INKA Mulai Integrasi Strategis, Kebutuhan KRL hingga 2040 Diproyeksikan Capai 156 Rangkaian
Indonesia
PT KAI Habiskan 119,44 Juta Liter BBM Bersubsidi, Mulai Beralih ke B50
KAI mulai menerapkan penggunaan biodiesel B50 secara bertahap pada armada diesel sejak 1 Juli 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
PT KAI Habiskan 119,44 Juta Liter BBM Bersubsidi, Mulai Beralih ke B50
Indonesia
Perkuat Keselamatan Jalur Kereta Api, Balai Yasa Kiaracondong Bangun Jembatan Baja Seberat 138 Ton
Seluruh produk yang dihasilkan Balai Yasa Kiaracondong ditujukan untuk menjaga keandalan rel dan jembatan yang menjadi tulang punggung operasional kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
Perkuat Keselamatan Jalur Kereta Api, Balai Yasa Kiaracondong Bangun Jembatan Baja Seberat 138 Ton
Indonesia
Kelas Eksekutif KAI Makin Diminati, Jumlah Penumpang Naik Jadi 7,5 Juta pada Semester I 2026
Kelas eksekutif KAI kini makin diminati. Jumlah penumpang naik menjadi 7,5 juta pada semester I 2026.
Soffi Amira - Sabtu, 18 Juli 2026
Kelas Eksekutif KAI Makin Diminati, Jumlah Penumpang Naik Jadi 7,5 Juta pada Semester I 2026
Indonesia
Konser Akbar di Monas, 13 KA keberangkatan Gambir Berhenti di Jatinegara
Pola operasi berhenti luar biasa (BLB) tersebut diterapkan untuk memberikan alternatif akses keberangkatan kepada pelanggan.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 Juli 2026
Konser Akbar di Monas, 13 KA keberangkatan Gambir Berhenti di Jatinegara
Indonesia
Halte Kebon Sirih Arah Kota tak Melayani Pelanggan untuk Sementara Mulai Hari Ini
Pelanggan yang biasa menggunakan Halte Kebon Sirih arah Kota diimbau untuk memanfaatkan halte terdekat sebagai alternatif perjalanan.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Halte Kebon Sirih Arah Kota tak Melayani Pelanggan untuk Sementara Mulai Hari Ini
Bagikan