Minat Pengguna terhadap Threads Turun Drastis
Ketertarikan pengguna terhadap Threads menurun drastis. (Foto: Unsplash/bruce mars)
SAAT Threads telah mencapai 100 juta pengguna, analis menyatakan bahwa keterlibatan atau engagement pengguna terhadap aplikasi tersebut mengalami penurunan drastis.
NBC News melaporkan bahwa data dari Sensor Tower dan Similarweb menunjukkan bahwa platform media sosial baru dari Meta telah kehilangan minat dari pengguna.
Data dari Sensor Tower menunjukkan bahwa pada hari Selasa dan Rabu, jumlah pengguna aktif harian turun 20 persen dari hari Sabtu, sementara waktu yang dihabiskan di platform tersebut turun 50 persen dari 20 menit menjadi 10 menit, demikian seperti dilaporkan Gizmodo.
Baca juga:
Threads vs Twitter, Ini Perbedaannya
Data oleh Similarweb juga melukiskan gambaran yang sama dengan penurunan 25 persen dalam jumlah pengguna aktif harian dari puncaknya pada tanggal 7 Juli hingga hari Senin, sementara waktu yang dihabiskan dalam aplikasi turun lebih dari 50 persen dari 20 menit menjadi 8 menit.
"Meskipun masih awal, kami sangat gembira dengan kesuksesan awal Threads yang telah melampaui harapan kami. Kami telah meluncurkan aplikasi ini lebih dari seminggu yang lalu, dan saat ini fokus kami adalah memastikan kinerja yang stabil, menyediakan fitur baru, dan terus meningkatkan pengalaman pengguna dalam beberapa bulan mendatang," kata seorang juru bicara Meta.
Platform ini menghadapi beberapa tantangan dari segi desainnya sendiri, karena Threads belum tersedia di UE (Uni-Eropa) karena masalah regulasi. Meskipun beberapa pengguna tertarik pada versi aplikasi palsu, yang lain mencoba mengaksesnya melalui VPN.
Baca juga:
Menghapus Akun Threads Sama dengan Menghapus Akun Instagram?
Namun,seperti dilaporkan Engadget, Meta sekarang memblokir pengguna di UE agar tidak bisa mengakses Threads melalui VPN. Pengguna melaporkan bahwa notifikasi, konten, dan profil tidak dimuat dengan benar saat menggunakan VPN.
Meta memberitahu media bahwa UE merupakan pasar penting, tetapi mereka mengambil langkah tambahan untuk membatasi akses pengguna dari wilayah tersebut ke platform.
Threads diluncurkan sebagai pesaing Twitter dari Meta dan tersedia untuk diunduh di AS pada tanggal 5 Juli. Sejak peluncurannya, platform tersebut telah berhasil menarik lebih dari 100 juta pengguna, yang dapat mengaksesnya langsung melalui Instagram.
Namun, aplikasi ini tidak datang tanpa masalah yang cukup serius. Meta sebenarnya mencoba memposisikan Threads sebagai "tempat yang bersahabat" dan tanpa politik. Meski begitu, peluncurannya mungkin terlalu cepat karena pengguna yang ingin menghapus Threads harus menghapus seluruh akun Instagram mereka. (waf)
Baca juga:
Vice President Instagram Ingin Jauhkan Threads dari Pergulatan Politik
Bagikan
Andrew Francois
Berita Terkait
Bocoran OPPO Find X9 Ultra, Bawa Teleconverter Baru dan Kamera Zoom 300mm
Redmi Note 15 Pro dan Note 15 Pro+ Siap Meluncur, Usung Kamera 200MP dan Baterai Jumbo
Xiaomi 17 Ultra Leica Edition Siap Meluncur Global, Sudah Muncul di NBTC Thailand
OPPO A6 5G Debut di India, Dibanderol Rp 3 Jutaan dengan Baterai Jumbo
Samsung Galaxy A57 Sudah Lolos Sertifikasi TENAA, Berikut Spesifikasi Lengkapnya
iPhone 18 Pro hingga iPhone Fold Siap Meluncur September 2026, tak Bawa Dynamic Island?
Spesifikasi Samsung Galaxy S26 dan S26 Plus Bocor, Baterai dan Kamera Jadi Sorotan
Harga iPhone 18 Pro Max Diprediksi Bakal Meroket Buntut Kelangkaan Komponen RAM
Bocoran Xiaomi 18, Dikabarkan Bawa Kamera Periskop hingga Fingerprint Ultrasonik
OPPO Find X9 Ultra dan Vivo X300 Ultra Dirumorkan Pakai Kamera Ganda 200MP